Banner iklan disini

Cara Mengatasi Baterai Android yang Boros dengan Kalibrasi

Daftar Isi [Tutup]


    depeliar.blogspot.com


    Depeliar – Selamat siang, malam dan pagi untuk sobat dimanapun kalian berada. Tentu sobat sudah pernah dong beli ponsel langsung di gerainya. Kalau iya, pasti sobat pernah mendengar saran dari mbak – mbak atau mas – mas yang menjaga gerai tersebut agar mencharge ponsel baru sobat terlebih dahulu.Seperti yang saya alami tiga hari yang lalu ”Dek, setelah sampai dirumah, ponselnya jangan langsung dipakai yah, usahakan dicharge sampai penuh dulu” biasanya mbaknya bilang begitu sambil tersenyum. Ya saya jawab saja “Siap mbak”. Meski saya jawab begitu, saya tak tau apa alasannya. Jadi saya tanya ke simbak “Memangnya kenapa mbak?” “Ya pokoknya harus gitu dek”. Saya menelan ludah kemudian mengucapkan “oh yaudah mbak” seraya balik badan mau keluar gerai. Tiba tiba “Dek itu bayar dulu Hpnya, jangan pulang dulu” sekarang mbaknya tak senyum lagi, malah berwajah masam.

    Yah itu cerita saya beberapa hari yang lalu yang sedikit saya rekayasa ups. Pasti sobat pernah disarankan begitukan sama simbak, dan sobat tidak tau kenapa harus begitu? Hal ini bermula akibat penggunaan baterai berjenis  NICD atau NIMH yang digunakan mayoritas ponsel pada tahun tahun 95-2000an. Baterai ini memang harus dicharge dalam waktu lama agar memperpanjang usia baterai tersebut.

    Baca juga : Cara Membuat Tampilan Layar Android Menjadi Melengkung

    Nah itu kan metode pada beberapa tahun yang lalu tuh, nah apakah ditahun tahun sekarang metode seperti itu masih perlu dilakukan? Jawabannya adalah “ya”. Metode yang bernama kalibrasi ini masih cocok digunakan bagi baterai smartphone kekinian yang tujuannya juga untuk memperpanjang usia baterai.Selain biasa dipakai pada ponsel baru, metode ini juga bisa dipakai untuk mengatasi baterai yang boros. Nah bagaimana cara kalibrasi yang tepat? Begini caranya

    Cara Mengatasi Baterai Android yang Boros  dengan Kalibrasi

    1. Pertama, ponsel baru atau ponsel yang boros baterainya dinyalakan terlebih dahulu,lalu chargelah hp tersebut.

    2. Kedua, Biarkan ponsel tersebut hingga terisi penuh hingga 100%. Saat ponsel dicharge matikan dulu data selulernya ya.

    3.Setelah terisi penuh, segera matikan ponsel tersebut. Lalu charge lagi dalam keadaan mati sekitar 10 menit. Dan terkadang ditemui masalah saat ponsel sobat dimatikan, maka baterainya akan 0%, jika begini charge lagi hingga terisi penuh.

    4.Setelah itu, nyalakan kembali ponsel sobat lalu sobat pakai ponsel tersebut untuk apapun, baik browsing,chattingan,main game, atau stalking akun mantan sampai baterai ponsel agan terkuras habis, dan mati atau biasa disebut drop.

    5.Setelah drop, jangan langsung dicharge lagi, tunggulah sekitar 10 menit, setelah 10 menit sobat boleh langsung mencharge ponsel tersebut

    6. Dan tunggu hingga terisi penuh, dan jangan sobat cabut chargernya sebelum terisi 100%.

    7. Selesai, dan apabila ponsel sobat masih dirasa boros, agan bisa mengulangi metode kalibrasi ini hingga 2 atau 3 kali. Dan apabila masih boros, berarti baterai ponsel agan itu sudah soak dan harus diganti atau beli ponsel baru. Hehehe

    Metode ini sudah tidak asing lagi dikalangan para pengguna android. Saya sendiri juga pernah melakukannya untuk mengatasi borosnya baterai pada android Galaxy saya dulu. Dan hasilnya, lumayan mengurangi keborosan itu. Dan saya lihat di grup grup android, memang banyak yang menggunakan metode kalibrasi ini baik ponsel,Xiaomi, Samsung, Oppo,dan juga Smartfren. Jadi jika ponsel baterai sobat dirasa sangat boros, agan bisa mencoba melakukan metode kalibrasi ini, siapa tau keborosan itu bisa berkurang, iya kan?


    Nah itulah “Cara Mengatasi Baterai Android yang Boros dengan Kalibrasi”. Sekian tutorial kali ini, terima kasih sudah membaca, dan semoga bermanfaat