Pengertian Pembelahan Mitosis Dan Tahap-Tahap Pembelahan Mitosis

Daftar Isi [Tutup]

    Dalam pembelahan mitosis mempunyai tahap-tahap pembelahan yang biasa juga disebut fase-fase pembelahan mitosis. Sebelum itu mari kita membahas pertama-tama pengertian pembelahan mitosis. Pembelahan mitosis yakni proses pembelahan inti sel menjadi dua inti sel gres melalui tahap-tahap tertentu dan menghasilkan sel anak dengan jumlah dan jenis kromosom yang sama dengan sel induknya. Dari satu sel kemudian menjadi dua sel anak identik, masing-masing sel anak mewarisi kromosom yang sama banyak dengan kromosom induknya.


    Jika sel induk mempunyai 2n kromosom, setiap sel anak juga mempunyai 2n kromosom Pembelahan mitosis terjadi melalui beberapa tahapan. Mula-mulai bab inti sel membelah, sesudah diikuti pembelahan sitoplasma. Adapun tahap-tahap pembelahan mitosis yang sanggup dilihat ibarat yang ada dibawah ini..

    Mitosis merupakan pembelahan sel yang terjadi pada organisme eukariot. Pembelahan sel secara mitosis terjadi pada jaringan somatik. Dalam pembelahan mitosis ini, satu sel membelah menjadi dua sel yang sama persis.

    Pembelahan mitosis terdiri atas pembelahan inti dan pembelahan sitoplasma. Pembelahan mitosis ini di awali dengan pembelahan inti. Oleh alasannya itu, bila kita melihat kumpulan sel yang sedang membelah, mungkin kita akan menemukan satu atau beberapa sel yang mempunyai dua inti. Hal ini berarti sel telah selesai melaksanakan pembelahan inti tetapi belum melaksanakan pembelahan sitoplasma.

    Mitosis merupakan periode pembelahan sel yang berlangsung pada jaringan titik tumbuh (meristem), ibarat pada ujung akar atau pucuk tanaman. Proses mitosis terjadi dalam empat fase, yaitu profase, metafase, anafase, dan telofase. Fase mitosis tersebut terjadi pada sel flora maupun hewan.

    Terdapat perbedaan fundamental antara mitosis pada binatang dan tumbuhan. Pada binatang terbentuk aster dan terbentuknya alur di ekuator pada membran sel pada dikala telofase sehingga kedua sel anak menjadi terpisah.

    Dengan mitosis terjadi proses pertumbuhan dan perkembangan jaringan dan organ badan makhluk hidup. Tujuan pembelahan mitosis yakni mewariskan semua sifat induk kepada kedua sel anaknya. Pewarisan sifat induk kepada kedua sel anaknya terjadi secara sedikit demi sedikit fase demi fase. Fase-fase dalam pembelahan mitosis yakni sebagai berikut:

    Tahap-Tahap Pembelahan Mitosis

    Tahap-tahap pembelahan mitosis terdiri dari profase, metafese, anafase, telofase dan interfase. antara lain sebagai berikut...

    a. Profase

    Profase merupakan fase pertama pembelahan. Pada fase ini kromosom mulai terjadi pemendekan, menebal, dan masing-masing saling berpasangan (2n) yang bangun dari dua benang. Pada fase ini, membran ini masih tampak.

    Profase. Pada awal profase, sentrosom dengan sentriolnya mengalami replikasi dan dihasilkan dua sentrosom. Masing-masing sentrosom hasil pembelahan bermigrasi ke sisi berlawanan dari inti.

    Pada dikala bersamaan, mikrotubul muncul diantara dua sentrosom dan membentuk benang-benang spindle, yang membentuk ibarat bola sepak. Pada sel hewan, mikrotubul lainnya menyebar yang kemudian membentuk aster. Pada dikala bersamaan, kromosom teramati dengan jelas, yaitu terdiri dua kromatid identik yang terbentuk pada interfase. Dua kromatid identek tersebut bergabung pada sentromernya. Benang-benang spindel terlihat memanjang dari sentromer (Campbell et al. 1999).

    Ciri-Ciri Tahap Profase

    Benang-benang kromonema menjadi pendek dan bertambah tebal membentuk kromosom homolog dengan duplikatnya sehingga mengakibatkan kromosom menjadi 2
    Nukleous dan membran inti menghilang
    Sentriol membelah 2 dan bergerak berlawanan kearah dua kutub yang berlawanan pula
    Setiap sentriol menuju ke benang spinder (benang gelendong)

    b. Metafase

    Pada fase ini membran inti melebur. Kromosom berkumpul di bidang ekuator yang ada di tengah sel. Kromosom memperbanyak diri maka setiap kromosom terdiri dari dua kromatid. Pada dikala ini sanggup dikatakan bahwa sel mempunyai 4n kromosom.

    Masing-masing sentromer mempunyai dua kinetokor dan masing-masing kinetokor dihubungkan ke satu sentrosom oleh serabut kinetokor. Sementara itu, kromatid bersaudara begerak ke bab tengah inti membentuk keping metafase (metaphasic plate) (Campbell et al. 1999).

    Ciri-Ciri Tahap Metafase

    Setiap kromosom homolog dengan duplikatnya sejajar di bidang metafase/dataran metafase

    c. Anafase

    Pada fase anafase setiap kromosom memisahkan diri menjadi dua bab yang sama, masing-masingbergerak menuju ke arah kutub sel yang saling berlawanan, jadi 2n kromosom bergerak ke kutup yang satu, dan 2n kromosom bergerak kekutub yang lain.

    Masing-masing kromatid memisahkan diri dari sentromer dan masing-masing kromosom membentuk sentromer. Masing-masing kromosom ditarik oleh benang kinetokor ke kutubnya masing-masing (Campbell et al. 1999).

    Ciri-Ciri Tahap Anafase

    Setiap kromosom homolog memisahkan diri dublikatnya kearah dua kutup berlawanan dengan gerakan kontraksi dari daya tarik benang spindel

    d. Telofase

    Kromosom hingga di kutub masing-masing kemudian terbentuk membran inti yang mengelilingi kelompok kromosom. Setiap kedua inti yang gres terbentuk itu, muncul membran pemisah. Kemudian terbentuklah membran sel yang memisahkan kedua sel anak tersebut. Maka lengkaplah sudah proses pembelahan mitosis, dari satu sel menjadi dua sel anak. Setiap sel anak mempunyai 2n kromosom.

    Ketika kromosom saudara hingga ke kutubnya masing-masing, mulainya telofase. Kromosom saudara tampak tidak beraturan dan kalau diwarnai, terpulas besar lengan berkuasa dengan pewarna histologi (Campbell et al. 1999).

    Ciri-Ciri Tahap Telofase

    Kromosom homolog dan kromosom dublikatnya saling menuju ke kutub selnya masing-masing
    Mulai terlihat membran inti sel dan nukleolus
    Dibagian tengah sel mulai terbentuk dan adanya sekat pemisah
    Terbentuknya dua sel anak

    Tahap berikutnya terlihat benang-benang spindle hilang dan kromosom tidak terlihat (membentuk kromatin; difuse). Keadaan ibarat ini merupakan karakteristik dari interfase. Pada hasilnya membran inti tidak terlihat diantara dua anak inti (Campbell et al. 1999).

    Sitokinesis. Selama fase tamat pembelahan mitosis, muncul lekukan membran sel dan lekukan makin dalam yang hasilnya membagi sel tetua menjadi dua sel anak. Sitokinesis terjadi alasannya dibantu oleh protein aktin dan myosin (Campbell et al. 1999).

    Berikut ini klarifikasi lebih lengkapnya:

    Source: Makalah Pembelahan Sel, Oleh : Ade Salimah, Ir. & Erni Suminar, S.P., Fakultas Pertanian Unpad, 2007.

    Sekian pembahan tentang Pengertian Pembelahan Mitosis dan Tahap-tahapnya Semoga artikel Pengertian Pembelahan Mitosis dan Tahap-tahapnya ini dapat bermanfaat bagi sahabat sekalian.