Banner iklan disini

Cara Membangun Cinta Dan Romantika Untuk Pasangan Bahagian Berdasarkan Vastu Sastra

Daftar Isi [Tutup]
    DEPELIAR – Keluarga yang aman, selamat, makmur dan sejatehra merupakan dambaan setiap manusia. Hal tersebut tentunya tidak lepas dari tugas ayah, ibu dan anak-anak. Ketiga pilar ini sangat memilih kokoh dan rapuhnya suatu rumah tangga. Peran Ayah, dalam perspektif agama Hindu yakni bertanggung jawab terhadap kesehatan jasmaniah dan rohaniah anak, memperkokoh pilar ekonomi, meningkatkan kepemimpinan keluarga, mempersiapkan dana pendidikan anak, melaksanakan yajna mengawinkan anak dan menghormati serta menggauli istrinya (Mas, 2013:66-79).

    Kemudian kewajiban seorang istri yakni membuat kesejahteraan keluarga, menawarkan pendidikan terhadap anak-anak,  menjaga kebersihan, kesehatan dan kerapian rumah tangga, menyelenggarakan aktifitas agama, meneruskan keturunan, menjaga kerukunan dan kedamaian keluarga, menjaga kesetiaan terhadap suami, menjaga kesucian keluarga, menambah pengetahuan dan melaksanakan penghormatan terhadap leluhur (mas, 2013:80-91).

    Sedangkan anak mempunyai tugas untuk menghormati kedua orang tua, berbudi luhur, berguru dengan baik sehingga berpengetahuan, menyelamatkan arwah leluhur dari neraka, melaksanakan kebajikan (dharma), mengendalikan pikiran perkataan dan perbuatan dan percaya terhadap tuhan, lantaran dengan percaya kepada Tuhan seseorang akan memperoleh kebahagian ibarat dijelaskan dalam Rg VIII.97.3 dan Rg VII 20.6 yang mengataka bahwa orang yang beriman kepada yang kuasa yang maha esa tidak pernah kehilangan. Juga dikatakan bahwa ia yang menyembah sang hyang widhi Indra dan berbicara kebenaran, menikmati keberlimpahan kekayaan. Sebalikny orang yang tidak beriman kepada Tuhan yang maha Esa mati oleh perbuatannya sendiri (Mas,2013:98).

    Ketiga pilar diatas yakni ayah, Ibu dan anak kalau bisa menjalankan kewajiban dengan baik, makan akan tercipta kebahagian dan kesejahteran serta ketentraman dalam keluaraga. Ayah sebagai kepala keluarga hendaknya menjadi teladan yang baik lantaran merupakan kunci utama kebahagian keluarga. Dia juga berperan untuk membina keluarga sehingga tidak terjadi kehancuran dalam keluarga.

    Pengertian Vastu Sastra

    Selain ketiga pilar diatas di dalam agama Hindu juga terdapat Vastu Sastra atau Vastushastra, yaitu ilmu yang mempelajari ihwal struktur dan tata bangunan. Vastu Sastra merupakan kitab turunan dari Catur Veda yang ditulis sekitar 6000 tahun yang kemudian (Dharmasastra3, 2010.online).

    Vastu Sastra Untuk Menciptakan Keluarga Bahagia

    Vastu Sastra atau pola bangunan dalam agama Hindu ternyata mempunyai tugas yang sangat besar dalam membuat keluarga bahagia. Terutama dalam hal pengelolaan kamar tidur. Kamar tidur dalam Vastu Sastra dikenal sebagai Rati-Kaksha yang secara hafiah berarti ruangan untuk bercinta. Ruangan ini di desain dan ditata sedemikian rupa, lantaran merupakan tempat yang sangat penting ibarat yang dijelaskan dalam Brihat Samhita Bab 73 sloka 1 yang berbunyi demikian.

    “Raja membuat istananya hanya di ibu kota meskipun telah menaklukkan seluruh jagat raya. Istananya yakni suatu yang sangat penting dikeseluruhan ibu kota. Kamar tidurnya yakni tempat yang paling penting di dalam istana. Ratu yakni sumber kebahagian, cinta, kasih sayang, kenyamanan, dan penghibur hatinya.”

    Kamar dalam Vastu Sastra dianggap bukan hanya sebagai tempat untuk bekerjasama sex dan tidur. Tetapi juga merupakan tempat penyatuan jiwa. Sehingga sangat penting untuk menjaga kesucian dikamar. Selain itu, dikatakan juga bahwa 90 persen duduk kasus keluarga berasal dari kamar tidur (Astiti, 2003:6). Sehingga dalam artikel ini penulis akan menguraikan ihwal kamar yang ideal untuk keluarga senang ditinjauh dari Vastu Sastra. Berikut Ulasannya:

    Hal- Hal Yang Perlu Diperhatikan Dalam Membuat Kamar Ditinjauh Dari Perspektif Hindu (Vastu Sastra).

    1. Letak Tempat Tidur (Rati Kasha)

    Tempat yang paling ideal untuk kamar tidur (Rati Kasha) berdasarkan Vastu Sastra yakni serpihan Barat Daya dari rumah. Tempat tidurnya harus ditempatkan di serpihan selatan pada bagaian ini. Tempat tidur anda boleh juga ditingkat atas (kalau rumah anda bertingkat) sebelah Barat Daya ruangan rumah. Hindarkan serpihan timur maritim rumah untuk menempatkan kamar tidur lantaran kekerabatan suami istri dihentikan pada tempat ini. 

    Posisi lantai pada Rati Kaksha harus lebih tinggi dari lantai rumah yang lainnya. Kamar tidur anda seharusnya dalam bentuk empat persegi panjang. Hindari bentuk yang tidak beraturan. Tempat tidur (ranjang) harus beradah di tempat Barat Daya dalam kamar tidur. Usahakan mengosongkan sedikit ruangan di serpihan utara atau timur biar anda sanggup dengan gampang bergerak.

    2. Bentuk dan Tampilan Tempat Tidur

    Usahakan membuat tempat tidur yang besar dan dihias dengan baik. Pastikan tidak terganggu baik dari penglihatan maupun telinga dari luar. Tutup pintu dan jendela memakai korden. Selain itu letaknya juga harus jauh dari dapur serta bebas dari gangguan anak-anak. Sebab Rati Kaksha hanya diperuntuhkan bagi orang yang sudah menikah. Anak-anak sebaiknya dihentikan memasuki apalagi tidur dirungan ini. 

    Pastikan mempunyai kamar ganti, meja rias (diletakkan di timur atau utara kamar, Jangan berhadapan dengan tempat tidur), mempunyai lemari pakaian, laci-laci serta mempunyai pengharum ruangan. Menggunakan cahaya lampu yang redup, hal ini dimaksudkan untuk menurunkan ketegangan, membuat suasana intim dan membantu melepaskan beban dikala bercinta. Selain itu kamar juga perlu dilengkapi dengan alat musik yang lembut sanggup diputar ketika bercinta, lantaran music yang lembut sanggup meningkatkatkan keintiman.

    3. Hadiah

    Berikan hadiah terhadap pasangan, baik itu berupa perhiasan, maupun bunga. Sebab hadiah sanggup meningkatkan romantic dan sanggup membuat pasangan anda tersanjung dan berharga. Bungan yang paling sempurna diberikan kepada pasangan yakni bunga mawar. Berikan secara tiba-tiba biar pasangan menjadi senang dan terharu.

    4. Peralatan Yang Boleh dan Tidak Boleh Berada di Kamar

    Rati Kasha harus dilengkapi dengan bebagai peralatan ibarat laci penyimpanan benda-benda penting, almirah, tempat penyimpanan barang berharga, lemari dan yang lainnya. Semuanya harus menghadapi ke utara atau timur.  Hal yang tidak diperbolehkan berada di kamar yakni tempat sembahyang, lantaran spritualitas dan sensualitas tidak sanggup berdampingan, kalau ada ruangan pemujaan di kamar tidur, sebaiknya di tutup dengan korden. Jangan memasang beling pecah di kamar. Letakkan beberapa penak-pernik di kamar ibarat lilin, sepasang burung dan lainnya. Jangan menaruh dingklik rusak di kamar, dan hindari menyapu pada mlm hari.

    Tempatkan simbol Swastika di Luar rumah anda. Tanda ini yakni tanda Vastu yang sangat penting. Jangan menaruh tumbuhan berduri, tumbuhan kering, bunga mati. Usahkan memasang lukisan dikamar, jangan memasang foto orang yang telah meninggal di kamar dan gambar perang, kelaparan, kekeringan yang yang bersifat negative.

    5. Posisi Tidur

    Saat tidur posisi kepala sebaiknya menghadap ke selatan lantaran seiring dengan sentra maknetis bumi. Jangan pernah menghadap ke Utara lantaran akan mengganggu tekanan darah dan sirkulasi darah anda. Selain ke Selatan anda juga sanggup menghadap ke  Timur dan kaki ke Barat. Hal ini sangat baik untuk ketenangan mental, pikiran dan perasaan spiritual. Kaki sebaiknya tidak menghadap ke matahari terbit. Usahakan jangan duduk atau tidur di bawah pasak atau balok. Sebelum tidur gunakan pakaian longgar dan higienis tidak robek. Pada pagi hari ganti sebelum jam 8 atau sehabis mandi. Usahakan tidur mirik kekiri setelah makan lantaran ini akan mengaktifkan organ pencernaan anda.

    6. Peralatan Lainnya

    Jika anda perlu meletakan air minum di kamar, sebaiknya dibuatkan tempat khusus ibarat meja. Letakkan menghadapa ke timur laut. Kemudian kamar mandi seharusnya diletakkan dibagian barat maritim Rati Kasha. Ushakan kamar selalu dalam keadaan bersih, dan rapi. Rapihkan tempat tidur sebelum dan sehabis tidur. Jangan membawa pekerjaan dan kecemasan ke tempat tidur, lantaran tempat tidur yakni tempat untuk istrahat dan menghabiskan waktu bersama pasangan.

    Sangat manis kalau anda menaruh ikan di kamar, lantaran ikan merupakan fungsi Vastu. IKan juga merupakan simbol bendera Kamadev yang melambangkan impian dan kegemaran. Jika tidak memungkinkan pasang gambar ikan. Usahakan perempuan memakai anting-anting berbentuk ikan. Pada dikala bersihkan kamar usahakan gunakan air garam dikala mengepel.

    7. Warna Kamar Yang Bagus

    Usahakan memakai warna yang halus dan menyenangkan, ibarat contohnya putih lantaran sesuai bagi para guru, ilmuan dan orang terpelajar. Kemudian Biru (warna saturnus) memancarkan intelektual dan kesehatan fisik seseorang, warna ini juga sanggup menurunkan tekanan darah, denyut nadi, suhu tubuh, menyeimbangkan keseimbangan hormone, ketegangan otot, dll.

    Warna lain yang manis yakni Hijau (warna Merkuri) lantaran warna ini sanggup memberi keseimbangan, kedamaian, menyejukkan, menenangkan, mengobati tekanan darah tinggi, dan mengontrol debaran jantung. Kuning (Yupiter) sangat manis untuk para usahawan lantaran warna ini simbol dari kehangatan, energy dan kemurnian.

    8. Warna Yang Harus Dihindari

    Merah melambangkan kemarahan. Warna ini sangat kaya, hangat, berpengaruh dan agresif. Warna ini tidak cocok untuk iklim yang sejuk dari kamar tidur. Warna ini akan mempercepat pernafasan dan denyut jantung, akan tetapi sanggup mengobati batuk dan kedinginan.

    Hindari warna hitam atau abu-abu, lantaran kedua warna ini akan membuat duduk kasus diantara pasangan. Hitam dan abu-abu memperlihatkan kesedihan dan penderitaan. Warna orange memacu kreatifitas, ambisi dan aktifitas yang energik. Warna ini akan melahirkan pujian dan impian untuk melindungi diri dan orang lain, akan tetapi hindari penggunaan warna ini yang berlebihan lantaran warna ii sanggup membuat kegugupan dan kelelahan.

    Warna Nila menggabungkan intuisi dan disiplin dengan kreatifitas. Warna ini juga melambangkan proses metabolism yang terjadi pada diri anda dan hokum awet (rta) ihwal pertumbuhan dan perubahan. Warna ini mempunyai aspek negative ibarat mengacu pada kelelahan pikiran, stagnasi, dan penderitaan yang berdampak pada kegagalan.

    Warna yang tidak boleh di pakai di kamar yakni Coklat. Warna ini melambangkan kesuburan, akan tetapi biasa juga dihubungan dengan hal negative yang sangat kuat. Warna ini mengurangi vitalitas, memperlihatkan kehilangan dan meniadakan dorongan kehidupan.

    9. Hal Yang Perlu Dilakukan Bersama Pasangan

    Usahakan referesing bersama pasangan, makan bersama, olaraga bersama, bergandengan tangan ketika bepergian, mengantar pasangan kemanapun pergi, ketawa bersama, jangan mengkritik pasangan, sering bermesraan, jangan murka ketika pasangan mempunyai waktu sedikit, ucapkan selamat pagi, jangan murka kalau pasangan anda lupa terimah kasih, hargai setiap waktu bersama pasangan. Jangan mengabaikan pasangan ketika anda semakin tua, jangan mengeluh ihwal pasangan kepada orang bau tanah dan teman-teman lantaran itu sanggup merusak hubungan. Lakukan sebanyak mungkin aktifitas bersama pasangan. 

    Berikan semangat pada pasangan, jangan bawel lantaran duduk kasus sepele, baca buku bersama, nonton, dengar music, dan berikan kejutan pada pasangan pada hari-hari tertentu ibarat Valentine Day (Astiti, 2003:1-82).


    Referensi

    Mas, Gede Raka. 2013. Pedoman Hidup Untuk Meraih Kebahagian Menurut Perspektif Hindu. Surabaya: Paramita.
    Astiti, Sri. 2003. Tip-tip Kehidupan Yang Baik Vastusharstra dalam Cinta & Romantika Untuk Pasangan Bahagia. Surabaya: Paramita.
    Dharmasastra3. 2010. Vastu Sastra. Diakses https//dharmassastra3. wordpress. com tanggal 16 April 2018 (online pukul 11:42).