Kata Kata Mutiara Hindu Pilihan

Daftar Isi [Tutup]
    DEPELIAR – Kata Mutiara berdasarkan Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) Mutiara yaitu permata berbetuk bundar dan keras berasal dari kulit kerang mutiara, terbentuk sebab ada benda atau pasir yang masuk ke dalam badan kerang itu kemudian diselimuti oleh kulit ari.  Sedangkan kata yaitu unsur bahasa yang diucapkan  atau di tuliskan yang merupakan perwujudan kesatuan perasaan dan pikiran yang sanggup dipakai dalam bahasa. (kbbi, kemdibud, 2018. Online)

    Mutiara berdasarkan pandangan agama hindu yaitu watu kecil yang memasuki lapisan laut, maka bahari pun akan mengubahnya menjadi permata. Hal ini terdapat daalam kitab Mahabharata saat Krisna menasehati Draupadi yang merasa tidak bermoral telah tetapkan mempunyai lima suami.

    Kaprikornus berdasarkan ekonomis penulis kata mutiara yaitu serangkaian unsur bahasa yang dikemas sedemikian rupa yang merupakan perwakilan dari perasaan dan pikiran, sehingga berbentuk untaian kalimatyang begitu indah.

    Ada pun kata-kata mutiara berdasarkan Hindu yang sanggup penulis kumpulkan dari aneka macam kitab suci Hindu yaitu sebagai berikut:

    Sinar Matarahari berpengaruh sebab tenaga dari Tuhan Yang Maha Pencipta, dan bumi luar biasa kuatnya sebab tenaga dari Tuhan Yang Maha Pencipta. Tuhan Yang Maha Pencipta meresap ke dalam penggalan yang terdalam dari seluruh konstelasi-konstelasi. ( Rg. Veda. 10.85.2)

    Hayati  dan ikutilah jalan kemuliaan yang mengatar pada kebahagiaan kekal… (Atharva.18.4.3)

    Sebagaimana si udik berkarya dengan keterikatan, hendaknya si bijak berkarya tanpa keterikatan, semata untuk kemajuan dunia/sesame. (BG.3.25)

    Sebagaimana contohnya pintar emas, yang melebur membesihkan emas atau perak; bila ia kurang cakap dan giat, usang benar emas yang dileburnya menjadi higienis murni; sebaliknya bila ia sangat ulet berusaha, cepat emas itu terlebur olehnya, untuk menjadi higienis murni. (Scc. 406)

    Sebab suka duaka yang dialami, pangkalnya yaitu kebodohan; kebodohan ditimbulkan oleh loba, sedangkan loba (keinginan hat) itu kebodohan asalnya; oleh hasilnya kebodohan asal mula kesengsaraan itu. (sc.401)

    Janganlah memperlihatkan sedekah kepada orang yang tidak berpekerti luhur; janganlah menceritakan kebajikan diri sendiri; janganlah mendapatkan tunjangan dari orang yang bukan orang sale; janganlah mencari proteksi kepada orang yang bepekerti licik/orang jahat. (sc.186)

    Apa pun yang kuperoleh dariMu, wahai Bunda Pertiwi, supaya segera tumbuh kembali, dan saya tak pernah melukai ataupun menyakitiMu. (Atharva 12.1.35)

    O Engkau Tuhan Yang Maha Ada! Yang mengagumkan  dan yang maha indah, kami tidak sanggup memahami Engkau sepenuhnya entah dari jauh atau dari dekat. (Reg Veda.1.30.21)

    Sama halnya dengan bumi yang mati dalam hak kesadarannya, beliau lebih mati dalam hal kesadaran daripada keadaan orang yang mati, demikian juga roh-roh yang iri hati mati (di dalam dirinya). (Ath.6.18.2)

    Angina berembus sejuk dan sungai-sungai mengalir bagi orang yang mematuhi hokum infinit dari Tuhan; supaya tanam-tanaman untuk obat-obatan penuh dengan kebaikan bagi kami. (Reg. Veda.1.90.6)

    Semoga ayah dan ibu kami hidup bahagia, sejahteralah lembu-lembu, manusia-manusia dan seluruh dunia, supaya nasib bahagia, kemuliaan, dan kebaikan selalu mendampingi kami dan supaya kami menikmati sinar surya selama jangka waktu yang sangat panjang. (Ath.1.31.4)

    Semoga malam dan fajar berbaik hati bagi kami dan supaya setiap atom dari bumi ini penuh dengan perilaku dekat dan supaya sinar surya yang menjadi pelindung bersikap bersahabat. (reg.1.90.7)

     Dengan kemuliaan diri dan perbuatanmu, railah kebahagian sejati, dan berbagilah dengan sesame. (Sama Veda.52)

    Dalam setiap tahap hidupmu, masa kecil masa muda/remaja, dan masa renta hindarilah amarah, angkara murka. (Sama Veda. 307)

    Ia yang jujur dan lurus dengan muda meraih kemuliaan tertinggi. (Yajur Veda.2.8)

    Demikian 15 kata-kata mutiara hindu yang diambil dari aneka macam kitab suci veda. Semoga bermanfaat.


    Reff:

    Krishna, Anand. 2013. The Holy Vedas, Segenggam Permata Dari Veda Yang Mulia. Jaktim: Center For Vedic And Dharmic Studies.
    Prabhupada. 2006. Bhagavad Gita Menurut Aslinya. _:Hanuman Sakti
    _.1991. Sarasamuccaya. Jakarta: Yayasan Dharma Sarathi.
    Sudharta, Tjok Rai. 2010. Mutiara Mutiara Kebijaksanaan Veda. Denpasar: Widya Dharma.