Pengertian Peranan Mamalia Serta Ciri-Ciri Dan Klasifikasinya


Secara umum Pengertian Mammalia ialah kelas Vertebrata (bertulang belakang) yang mempunyai kelenjar susu yang dipakai untuk menyusui anaknya. Mammalia berasal dari bahasa latin yaitu mammae berarti susu. Mammalia mencakup hewan-hewan yang mempunyai kelenjar susu pada betinanya, sedangkan jantan mempunyai kelenjar susu tetapi mengalami reduksi (menyusut). Sel telur pada mammalia hanya mempunyai kuning telur yang sedikit, sehingga perkembangan embrio itu berlangsung dalam rahim induknya.

Peran Mamalia dalam Ekosistem

Mamalia mempunyai tugas penting dalam jaring masakan dari hampir setiap ekosistem. Mamalia ialah anggota penting dari rantai masakan dan jaring makanan, sebagai pemakan rumput dan predator. Mamalia sanggup memberi makan pada banyak sekali tingkatan rantai makanan, menyerupai herbivora, insektivora, karnivora dan omnivora.

Mamalia juga berinteraksi dengan spesies lain dalam banyak hubungan simbiosis. Misalnya, kelelawar telah menjalin hubungan yang saling menguntungkan dengan tanaman. Kelelawar pemakan Nektarmenerima kelezatan dari setiap bunga, dan, sebagai imbalannya, mereka membantu penyerbukan bunga. Itu berarti mereka mentransfer serbuk sari dari satu bunga ke bunga yang lain, yang memungkinkan tumbuhan untuk mereproduksi. Mamalia penyerbuk Non-terbang termasuk marsupial, primata, dan binatang pengerat. 

Dalam kebanyakan kasus, hewan-hewan ini mengunjungi bunga untuk makan nektar mereka, dan berakhir dengan serbuk sari melekat di tubuh mereka. Ketika binatang mengunjungi bunga lain untuk makan nektar, serbuk sari tersebut dipindahkan ke bunga itu.

Kelelawar pemakan Buah(Gambar dibawah) juga mendapatkan masakan dari tumbuh-tumbuhan. Sebagai imbalannya, mereka membantu tumbuhan ini menyebar benih mereka. Ketika kelelawar mengkonsumsi buah, mereka juga mengkonsumsi biji dalam buah. Kemudian mereka membawa benih dalam usus mereka ke lokasi yang jauh-jauh.

kelelawar buah

Kelelawar, menyerupai kelelawar buah Mesir ini, memainkan tugas penting dalam penyebaran benih.

Zebra telah dikenal untuk berteman burung unta. Dalam hubungan simbiosis ini, kedua spesies menguntungkan. Burung unta, dengan indera penciuman dan mendengar yang jelek dan zebra dengan penglihatan yang buruk, keduanya bisa memperingatkan satu sama lain ketika ancaman sudah dekat. 

Zebra sanggup mencium atau mendengar ancaman tertentu mendekat, sementara burung unta bisa melihat ancaman lain. Keduanya dipersiapkan untuk memperingatkan satu sama lain pada ketika itu juga sehingga mereka sanggup melarikan diri masing-masing kalau diperlukan.

Punt dan impala mempunyai hubungan yang sama. Impala ialah salah satu spesies mangsa yang paling umum untuk semua predator dan harus selalu waspada. Impala mempunyai pendengaran yang baik dan penglihatan, akan menunjukkan alarm ketika ancaman sudah dekat.

Zebra dan rusa kutub yang ditemukan bahu-membahu di savana Afrika merumput pada penggalan yang berbeda dari rumput yang sama. Zebra merumput penggalan keras tanaman, menyisakan bagian-bagian lembut untuk rusa kutub tersebut.

Peranan Mamalia bagi Manusia

Kita melihat teladan mamalia (selain orang!) Yang melayani kebutuhan kita di mana-mana. Kita mempunyai binatang peliharaan yang berupa mamalia, menyerupai anjing dan kucing. Mamalia juga dipakai di seluruh dunia untuk transportasi. Misalnya, kuda, keledai, bagal, atau unta (Gambar di bawah) sanggup menjadi sarana utama transportasi di beberapa penggalan dunia. Mamalia juga melaksanakan pekerjaan untuk kita. 

Layanan anjing sanggup dilatih untuk membantu penyandang cacat. Ini termasuk anjing pemandu, yang merupakan dukungan anjing terlatih untuk memimpin orang-orang buta dan tunanetra sekitar hambatan. Kuda dan gajah sanggup membawa beban berat. Manusia juga memakai beberapa mamalia untuk makanan. Sebagai contoh, sapi dan kambing umumnya dibesarkan untuk susu dan / atau daging mereka.

unta

Unta ini menyediakan transportasi di Mesir.

Peran Mamalia dalam budaya

Mamalia juga telah memainkan tugas penting dalam dongeng rakyat budaya yang berbeda dan agama. Sebagai contoh, mamalia penting termasuk Dolly domba, anjing Lassie, dan sirip lumba-lumba. Dolly ialah mamalia pertama yang dikloning dari somatik remaja (badan) sel, dengan memakai proses transfer nuklir. Lassie ialah anjing collie yang tampil dalam tujuh film panjang penuh pada 1940-an dan 1950-an, dimulai dengan Lassie Come Home pada tahun 1943. Film Lassie pemanis dibuat baru-baru ini tahun 2005. Antara 1954 dan 1973, serial televisi Lassie ditayangkan, dengan banyak produksi pemanis baru-baru ini 2007. 

Flipper ialah botol hidung lumba-lumba yang membintangi serial televisi antara tahun 1964 dan 1967. mamalia yang paling populer mungkin king Kong, gorila raksasa yang meneror New York City pada tahun 1933 dalam film yang sama nama.

Klasifikasi Mamalia

Terdapat sekitar 4.000 spesies Mammalia yang masih hidup sampai kini yang kini dikelompokkan atau diklasifikasikan dalam beberapa ordo. Klasifikasi Mammalia ialah sebagai berikut.
Monotremata (Mammalia bertelur), famili Tachyglossidae (landak semut), contohnya Tachyglossus aculeatus dan famili Ornithorhynchidae (paltipus, binatang berparuh bebek), contohnya Ornithorhynchus anatinus.
Marsupialia (Mammalia berkantong), contohnya kuskus (Phalanger sp), kanguru merah raksasa (Megaleia rufa), dan koala (Phascolarctos cinereus).
Insectivora (pemakan serangga), contohnya tikus mondok (Talpa europea) dan celurut rumah (Crocidura russula).
Tupaioidea (tupai), contohnya tupai ekor jambul (Dendrogale melanura). Tupai panah (Dendrogale murina).
Rodentia (hewan pengerat), contohnya tupai merah (Sciurus vulgaris), dan tikus rumah (Mus musculus).
Edentata (kukang, armadilo), contohnya pemakan semut (Myrmecophaga tridactyla) dan tubuh berperisai sisik (Daypus novermcincius)
Phalidota (trenggiling), contohnya trenggiling berekor panjang (Manis tetradactyla) dan trenggiling jawa (Manis javanica)
Carnivora (Singa, harimau, anjing), contohnya serigala (Canis lupus), singa (Panthera leo), kucing (felis silvestris).
Primata (lemur, wau-wau, anjing), dibagi menjadi beberapa famili menyerupai Lemuridae contohnya lemur kerdil ekor gemuk (Cheirogaleus medius), Cercopithecidae contohnya monyet rhesus (Macaca mulatta), Pongidae contohnya gorila (Gorilla gorilla), simpanse (Pan troglodytes), orangutan Kalimantan (Pongo pygmaeus). Hominidae contohnya insan (Homo sapiens).


Peranan Mamalia - Mammalia mempunyai banyak laba yang sangat bermanfaat bagi kehidupan manusia. Peranan Mammalia ialah sebagai berikut...

Dapat dipakai dalam pertanian yaitu dengan membajak tanah sawah, contohnya kerbau
Sebagai materi wol, contohnya domba
Dapat memberantas serangga (nyamuk), contohnya kelelawar.
Dikonsumsi sebagai sumber gizi yang banyak khususnya protein contohnya susu dan daging, contohnya sapi, kambing, dan kuda.
Dapat dijadikan penjaga rumah dan pelacak jejak, contohnya anjing
Sebagai alat transportasi contohnya kuda penarik soda, sapi penarik gerobak dan unta
Barang kerajinan, contohnya tanduk yang dibuat sendok, gantungan kunci, sisir, dan tusuk konde.
Hiburan, menyerupai permainan sirkus, contohnya pada kuda, singa, gajah, harimau dan lumba-lumba


Hewan Mammalia tidak hanya menguntungkan dengan keuntungannya bagi kehidupan insan tetapi, binatang mammalia juga mempunyai kerugian bagi kehidupan manusia. Kerugian Hewan Mammalia ialah sebagai berikut.....

Pemakan buah-buahan kebun, contohnya pada kalong
Dapat merusak lahan pertanian, contohnya pada babi liar
Dapat menyebar basil penyakit, contohnya penyakit pes yang dibawah oleh tikus dan rabies yang dibawa oleh anjing terinfeksi dari virus rabies.


Ciri-Ciri Umum Mammalia -

Mammalia sanggup kita ketahui dengan memperhatikan dan mengetahui ciri-ciri mammalia. Ciri-Ciri Mammalia Umum adalah sebagai berikut...

Tubuh mammalia terdiri atas penggalan kepala, leher, tubuh dan ekor. Pada anggota gerak mammalia dimana pada penggalan depan dan belakang mempunyai jari-jari yang terdapat kuku dan cakar. Anggota gerak depan termodifikasi yang difungsikan untuk berlari, menggali lubang, berenang, dan terbang. 
 
Memiliki kelenjar susu (glandula mammae) pada anggota tubuh menyerupai dada, perut, atau ketiak. Kelenjar susu betina sanggup keluar sehabis kelahiran anaknya. Pada Marsupialia (mammalia berkantong) dan Placentalia mempunyai puting, sedangkan Monotremata (mammalia bertelur) tidak mempunyai puting. 

Pada mammalia jantan tidak menghasilkan kelenjar susu Memiliki rambut, sedikitnya dalam satu fase siklus hidupnya. Setiap helai rambut akan tumbuh didalam kantong yang mengeluarkan minyak pada kulit. Dari banyak sekali kantong-kantong rambut itu terletak pada posisi yang miring sehingga rambut mempunyai arah tertentu. Rambut sanggup bangun alasannya otot-otot dalam kulit. 
 
Mammalia bersifat homoiotern (berdarah panas). Mammalia mempertahankan suhu tubuh yaitu 36°C. Dari sebagian spesies mammalia melaksanakan hibernasi. Hibernasi ialah tidak aktif atau tidur selama demam isu dingin. Pada ketika udara yang panas, kelebihan panas tubuh mammalia yang dibuang melalui keringat. 
 
Ruas tulang belakang leher pada Mammalia berjumlah tujuh buah
Mammalia mempunyai sekat yang sanggup mengatasi rongga dada dengan rongga perut, yang disebut dengan diafragma.
Memiliki sistem pencernaan yang lengkap, sistem pencernaan mammalia mulai dari mulut, faring, esofagus, lambung, usus halus, usus besar (kolom), dan anus. Pada rahang bawah lisan dibuat oleh satu tulang tungga dan dipinggir rahang terdapat gigi. Umumnya terdapat empat tipe gigi pada mammalia yaitu gigi seri, gigi taring, gigi gerahan depan, dan gigi gerahan belakang. Mammalia hanya akan berganti gigi satu kali. Mammaia mempunyai sekum (usus buntu) pada pertemuan usus halus dengan kolon. 
 
Bernapas dengan paru-paru. Mammalia bernapas dengan paru-paru yang terdiri dari dua lobus dan terdapat didalam ruang pleura serta terdapat pita bunyi pada laring.
Sistem ekskresi Mammalia mempunyai ginjal metanefros dengan dua ureter yang mengalirkan urine ke kandung kemih (vesika urinaria). 
 
Alat indra yang berupa mata, telinga, lidah, dan hidung. Mata dilindungi oleh kelopak mata atas dan kelopak mata bawah yang sanggup dipejamkan. Mammalia mempunyai tiga tulang pendengaran, yaitu martil (maleus), landasan (incus), dan sanggurdi (stapes) yang pada jadinya organ pendengar berbentuk gelung yang disebut dengan koklea. Lidah mempunyai papila-papila pengecap rasa. Hidung berafiliasi dengan lubang tunggal di tengkorak. 
 
Mammalia mempunyai otak yang berukuran besar dan berkembang baik yang kuat pada pendaian atau intelektualnya. 
 
Memiliki alat kelamin terpisah antara jantan dan betina. Fertilisasi yang terjadi secara internal dan bersifat vivipar. Pada mammalia jantang mempunyai alat kopulasi yang berupa penis dan spermatozoid yang diproduksi oleh testis yang tersimpan di skrotum. Pada mamalia betina, embrio berkembang didalam uterus dan pada pertukaran metabolisme (misalnya respirasi dan nutrisi) antara embrio dengan induk menjadi terpisah melalui plasenta. Lubang genital pada Mammalia terpisah dengan anus.

Demikianlah artikel tentang Pengertian serta Ciri-Ciri dan Klasifikasinya. Sekian dan Terima Kasih.

Macam-Macam Jaringan Flora Dan Fungsinya


kita ketahui kalau struktur jaringan flora terdiri dari beberapa bagian. Jaringan sanggup terbentuk kalau sel-sel mempunyai bentuk dan fungsinya yang sama, dan kemudian membentuk suatu organ contohnya akar, batang dan daun yang dilakukan secara bersama sehingga terbentuk suatu sistem organ yang pada alhasil membentuk suatu individu. 

Sehingga sanggup disimpulkan dari klarifikasi diatas bahwa Pengertian Jaringan yaitu kumpulan sel yang mempunyai bentuk, asal, fungsi dan struktur yang sama. Jaringan didefinisikan sebagai sekelompok sel yang mempunyai fungsi, asal dan struktur yang sama. Jaringan dipelajari secara khusus dalam ilmu histologi. Dalam arti sempit, Pengertian jaringan flora yaitu apabila sel-sel berkumpul pada tumbuhan.

Pengertian jaringan kadang dikacaukan oleh pengertian koloni. Pengertian jaringan sering dikatakan sebagai kumpulan sel-sel yang masing-masing selnya aktif dalam segala proses hidupnya, yaitu aktif berfotosintesis, aktif mengadakan metabolisme, aktif berkembang biak, dan aktif mengadakan pengambilan zat-zat makanan, sehingga hanya merupakan individu-individu yang mengumpul. Contoh: koloni pada ganggang.


Tumbuhan pada awal perkembangannya, semua sel-sel tumbuhan melaksanakan pembelahan diri. Akan tetapi, dengan adanya pertumbuhan dan perkembangan lebih lanjut, pembelahan sel flora menjadi terbatas di serpihan khusus dari tumbuhan. Jaringan ini tetap bersifat embrionik dan selalu membelah diri.

Jaringan embrionik flora disebut meristem. Pembelahan sel intinya sanggup juga berlangsung pada jaringan selain meristem, contohnya pada jaringan korteks batang, namun jumlah pembelahan ini sangat terbatas.

Sel-sel meristem flora akan tumbuh dan mengalami spesialisasi secara morfologi dan fisiologi (mengalami diferensiasi) membentuk banyak sekali macam jaringan dan tidak mempunyai kemampuan untuk membelah diri. Jaringan ini disebut jaringan dewasa. Jaringan cukup umur penyusun organ flora tingkat tinggi antara lain sebagai berikut:

Jaringan Pelindung (epidermis)
Jaringan dasar (parenkim)
Jaringan Penguat (penyokong)
Jaringan pengangkut (vaskuler)
Jaringan Sekretoris

Macam-Macam Struktur Jaringan Tumbuhan Beserta Fungsinya

Tumbuhan dikelompokkan dalam dua macam, antara lain sebagai berikut :

A. Jaringan Meristem (Embrionik) Tumbuhan

Jaringan meristem yaitu jaringan muda sekelompok sel-sel flora aktif membelah. Sel-sel meristem akan menghasilkan sel gres yang sebagian dari hasil pembelahan akan tetap berada di dalam meristem, hal ini disebut sebagai sel permulaan atau inisial. Sedangkan dari sel-sel baru, digantikan kedudukannya oleh sel meristem yang disebut dengan derivatif atau turunan.


1. Ciri-Ciri Jaringan Mersitem 
 
Ukuran sel yang kecil
Terdiri dari sel-sel muda dalam fase pembelahan dan pertumbuhan
Sel berdinding tipis
Memiliki nukleus yang relatif besar
Vakuola berukuran kecil
Banyak mengandung sitoplasma
Selnya berbentuk kubus


2. Macam-Macam Jaringan Meristem - Jaringan meristem dikelompokkan dalam beberapa macam antara lain sebagai berikut...

a. Macam-Macam Jaringan Meristem Berdasarkan Posisi Dalam Tumbuhan 

Meristem apikal : terdapat di ujung puncak utama dan pucuk lateral serta ujung akar
Meristem interkalar : terdapat di antara jaringan dewasa, contohnya pada meristem pangkal ruas flora anggota suku rumput-rumputan
Meristem lateral : terletak sejajar dengan permukaan organ ditemukannya, contohnya pada kambium dan kambium gabus (felogen).


b. Macam-Macam Jaringan Meristem Berdasarkan Asal Usulnya 

Meristem primer : apabila sel-selnya berkembang pribadi dari sel-sel embrionik (meristem apikal)
Meristem sekunder : apabila sel-selnya berkembang dan jaringa cukup umur yang sudah mengalami deferensiasi. Contohnya kambium dan kambium gabus (felogen)

B. Jaringan Dewasa (Permanen) Tumbuhan

Jaringan meristem cukup umur yaitu jaringan yang telah mengalami deferensiasi. Jaringan ini sudah tidak mengalami pembelahan lagi atau tidak aktif.


1. Ciri-Ciri Jaringan Dewasa (Permanen)

Tidak aktif membelah diri
Berukuran lebih besar dari pada jaringan meristem
Mempunyai vakuola yang berukuran besar, sehingga mempunyai plasma sel yang sedikit dan merupakan selaput yang melekat pada dinding sel
Di sela-sela selnya mempunyai ruang antarsel
Sel telah mengalami penebalan dinding sesuai dengan fungsinya


2. Macam-Macam Jaringan Dewasa (Permanen) - Jaringan cukup umur sanggup terdiri dari beberapa macam yang dibedakan menurut dari bentuk dan fungsinya. Macam-macam jaringan cukup umur (permanen) yaitu sebagai berikut..


a. Jaringan Epidermis (Pelindung) - Jaringan epidermis yaitu lapisan paling luar pada setiap organ flora mirip akar, batang, daun, buah, bunga, biji). Jaringan epidermis berfungsi sebagai pelindung yang menutupi seluruh organ tumbuhan. Jaringan epidermis berasal dari protoderm. Setelah bau tanah bisa tetap ada atau rusak, dan kalau hingga rusak maka jaringan epidermis akan digantikan oleh gabus. Umumnya lapisan epidermis hanya terdiri dari selapisn namun ada juga yang lebih dengan bentuk dan ukuran yang beragam.


1). Ciri-Ciri Jaringan Epidermis
Memiliki susunan sel rapat tanpa disertai ruang antarsel
Terdiri dari sel-sel hidup
Dinding sel yang bermacam-macam dengan bergantung posisi dan jenis tumbuhan
Memiliki protoplasma hidup yang mengandung kristal garam, getah, kristal silikat, dan minyak.
Memiliki vakuola yang berukuran besar yang sanggup berisi antosianin
Tidak berkloroplas, kecuali pada sel penutup, pada hidrofit, dan flora dibawah naungan
Mengalami modifikasi dengan membentuk derivat jaringan epidermis mirip stomata, vilamen, trikomata (rambut-rambut), sel kersik (sel silika), spina (duri), sel kipas.


2). Fungsi-Fungsi Jaringan Epidermis - Selain sebagai fungsi pelindung, jaringan epidermis juga mempunyai fungsi lain. Macam-macam fungsi epidermis yaitu sebagai berikut...
Membatasi penguapan
Penyerapan dan penyimpan air
Penyokong mekanik


b. Jaringan Parenkim (Dasar) - Jaringan parenkin (dasar) yaitu jaringan yang terdapat diseluruh organ tumbuhan. Jaringan parenkim terbentuk dari sel-sel yang hidup dengan struktur morfologis dan siologis yang beragam. Dapat disebut sebagai jaringan dasar sebab mempunyai peranan sebagai penyusun sebagian besar jaringan pada akar, batang, daun, buah, dan biji.


1). Ciri-Ciri Jaringan Parenkim (Dasar) 
 
Terdiri atas sel-sel yang berukuran besar dan berdinding tipis
Memiliki bentuk sel segi enam
Letak inti sel mendekati dasar sel
Mempunyai banyak vakuola
Dapat bersifat embrional dan meristematik
Mempunyai ruang antarsel


2). Fungsi-Fungsi Jaringan Parenkim (Dasar)

Sebagai daerah penyimpanan cadangan makanan
Tempat berlangsungnya fotosintetis
Sebagai jaringan penyokong


3). Macam-Macam Jaringan Parenkim (Dasar) - Jaringan parenkim (dasar) dikelompokkan menjadi dua macam antara lain sebagai berikut..


Macam-Macam Jaringan Parenkim Berdasarkan Fungsinya

Parenkim asimilasi (klorenkim) : mengandung klorofil dan berfungsi untuk fotosintetis
Parenkim air : jaringan yang terdapat pada flora xerofit atau epifit sebagai penimbun/menyimpan air untuk melewati isu terkini kering.
Parenkim penimbun : Jaringan yang berfungsi sebagai daerah penyimpanan cadangan makanan. Jaringan ini biasa terdapat pada akar, buah, umbi, dan batang. Makanan tersebut sanggup berbentuk zat-zat padat, tepung, lemak, protein, gula.
Parenkim udara (Aerenkim) : jaringan yang mempunyai ruang antarsel yang berfungsi dalam mengapungkan flora di air, hal ini sanggup ditemukan pada tangkai daun Canna sp
Parenkim pengangkut : Jaringan yang berfungsi sebagai pembuluh angkut baik itu kuliner dan maupun air.


Macam-Macam Jaringan Parenkim Berdasarkan Bentuknya

Parenkim palisade : parenkin penyusun mesofil pada daun. Jaringan ini terdapat pada biji dengan bentuk sel panjang, tegak, mengandung banyak kloroplas.
Parenkim bunga karang : jaringan penyusun mesofil daun yang berukuran tidak tetap serta terdapat ruang antar sel lebar
Parenkim bintang : jaringan yang sanggup ditemukan pada tangkai daun Canna Sp. dengan bentuk mirip bintang yang bersambungan pada serpihan ujungnya
Parenkim lipatan : jaringan yang sanggup dijumpai pada mesiofil daun pinus dan padi. Terjadi perlipatan ke arah dalam pada serpihan dinding sel dan mengandung banyak kloroplas


c. Jaringan Penyokong/Penguat (Mekanik) Tumbuhan - Jaringan penyokong/penguat yaitu jaringan yang menunjukkan kekuatan bagi flora sehingga bisa bangun tegak. Jaringan penyokong (penguat) flora di bagi menurut sifat dan bentuknya antara lain sebagai berikut..


1). Jaringan Kolenkim - Jaringan kolenkim yaitu jaringan penyokong atau penguat pada organ flora muda dan tumbuhan herba. Kolenkim merupakan sel hidup yang sifatnya mirip dengan parenkim. Ada sel yang mengandung kloroplas dan berperan dalam proses fotosintetis. Kolenkim tersusun dari sel-sel hidup dengan protoplasma yang aktif dan mempunyai bentuk memanjang dengan penebalan yang tidak merata. Jaringan penyokong berfungsi dalam memperkokoh tumbuhan. Sel-sel yang kuat, tebal dan telah mengalami spesialisasi. Jaringan ini juga berfungsi sebagai pelindung biji dam belas veskuler.


Ciri-Ciri Jaringan Kolenkim
Memiliki struktur yang tebal dan juga kuat
Dapat mengalami spesialisasi
Terdapat pada batang, daun dan biji
Selnya mengalami penebalan pada serpihan sudutnya
Penebalan berupa selulosa
Pada umumnya berkelompok membentuk untaian atau silinder


Fungsi-Fungsi Jaringan Kolenkim

Menunjang dan memperkokoh bentuk tumbuhan
Melindungi berkas pengangkut
Memperkuat jaringan parenkim


2). Jaringan Sklerenkim - Jaringan sklerenkim yaitu jaringan penguat yang diri dari sel-sel mati. Sklerenkim mempunyai dinding sel yang kuat, tebal dan mengandung lignin. Sklerenkim terbagi dari dua macam menurut bentuknya yaitu, serabut dan sklereid (sel batu). Serabut atau serat berasal dari jaringan meristem yang terdiri dari sel-sel panjang dan bergerombol membentuk anyaman atau pita. Misalnya pelepah daun pisang. Sedangkan pada sklereid (sel batu) yaitu jaringan sklerenkim yang bentuk selnya membulat dengan dinding sel mengalami penebalan. Misalnya pada tempurung kelapa atau kulit biji beras.


Ciri-Ciri Jaringan Sklerenkim
Mengalami penebalan pada seluruh serpihan dinding sel
Penebalan yang berupa lignin
Berupa sel mati
Pada umumnya ditemukan pada organ flora yang tidak lagi mengalami pertumbuhan dan perkembangna
Terletak pada perisikel, korteks dan diantara xilem dan floem


Fungsi Jaringan Sklerenkim
Sebagai alat untuk bertahan terhadap tekanan dari luar
Melindungi dan menguatkan serpihan dalam sel
Sebagai alat penyokong


d. Jaringan Pengangkut - Jaringan pengangkut yaitu jaringan yang bertugas dalam mengangkut zat. Jaringan ini dibagi menjadi dua antara lain sebagai berikut..


1). Xilem : Xilem yaitu pengakut zat kuliner dengana menyalurkan air dan mineral dari akar menuju ke daun dan serpihan badan lainnya. Xilem terdiri dari dua macam antara lain sebagai berikut...
Unsur trakeal, terdiri dari trakea (sel-sel berbentuk tabung) dan trakeid (sel-sel yang panjang dengan lubang pada dinding selnya)
Serabut xilem, terdiri dari sel panjang degan ujung yang meruncing
Parenkim xilem, berisi zat seperti cadangan makanan, tanin dan kristal


2). Floem : Floem yaitu pengangkut zat kuliner dari hasil fotosintetis dari daun ke seluruh tubuh. Floem tersusun antara lain sebagai berikut...
Bulu tapis, berbentuk tabung dengan ujung yang berlubang
Sel pengiring, berbentuk silinder dengan plasma yang dekat
Serabut floem, berbentuk panjang dengan ujung berimpit dan dindingnya tebal
Parenkim floem, selnya hidup, mempunyai dinding primer dengan lubang kecil yang disebut noktah. Parenkim floem berisi tepung, damar, atau kristal.


e. Jaringan Gabus - Jaringan gabus yaitu jaringan yang tersusun dari sel-sel gabus yang berbentuk memanjang. Jaringan gabus berfungsi melindungi jaringan lain yang terdapat dibawahnya biar tidak terlalu agak tidak terlalu banyak kehilangan air. Sel gabus sanggup ditemukan dipermukaan luar batang.


1). Ciri-Ciri Jaringan Gabus
Disusun dari sel-sel parenkim gabus
Merupakan sel mati dan kosong
Berbentuk memanjang dan berdinding gabus

2). Macam-Macam Jaringan Gabus - Jaringan gabus terdiri atas dua macam antara lain sebagai berikut..
Felem : jaringan gabus yang dibuat oleh kambium gabus berarah luar dan sel-sel matinya
Feloderm : jaringan gabus yang dibuat kambium gabus ke arah dalam dan sel-selnya hidup ibarat parenkim


Demikianlah Artikel sederhana mengenai Macam-Macam Jaringan Tumbuhan dan Fungsinya. Semoga bermanfaat bagi kita semua. Sekian dan terima kasih.

Referensi :


Yayan Sutrian, 2011. Pengantar Anatomi Tumbuh-Tumbuhan (Tentang Sel dan Jaringan). Yang Menerbitkan PT Rineka Cipta: Jakarta.

Pengertian Bioteknologi Secara Umum Adalah


Apa Pengertian Bioteknologi Secara Umum, yakni aplikasi organisme atau bab badan organisme ke dalam teknologi untuk menghasilkan sesuatu yang bermanfaat. Pemanfaatan organisme atau komponen sbuselulernya dilakukan denga terarah dan terkontrol untuk melibatkan multidisiplin serta aplikasi yang terpadu dengan mikrobiologi, biokimia, biologi sel, fisiologi, genetika molekuler, dan teknik kimia.

Sebagian dari keberhasilan bioteknologi yang menarik perhatian masyarakat yakni rekayasa genetika. Rekayasa genetika merupakan bab dari bioteknologi modern yang ditemukan oleh watson dan crik tahun 1953 dari model utas ganda DNA. Sebelumnya masyarakat telah mengetahui bioteknologi tradisional. Bioteknologi tradisional yaitu diterapkan dengan pembuatan minuman anggur dan keju dengan memakai mikroba, pemulihan flora pangan, atau perkawinan silang pada hewan.

Pengertian Bioteknologi Menurut Para Ahli

Perhimpunan Kimia Murni dan Terapan: Menurutnya, pengertian bioteknologi yakni penerapan bikimia, biologi, mikrobiologi dan rekayasa kimia dalam proses industri, pembuatan produk baik itu pelayanan kesehatan, energi dan pertanian serta pada lingkungan. 
 
OECD (Organization for Economic Cooperation and Development): Pengertian bioteknologi berdasarkan OECD yakni suatu penerapan prinsip ilmiah dan rekayasa pengolahan materi oleh distributor biologi untuk menyediakan barang dan jasa.

Prinsip Dasar Bioteknologi - Bioteknologi dikembangkan dari segala bidang yang memanfaatkan kemampuan dari mikroorganisme atau bagian-bagiannya. Objek kajiannya yang luas dengan perkembangan sedikit demi sedikit sesuai perkembangan ilmu dan teknologi serta meningkatkan kebutuhan manusia. 

Sebenarnya, prinsip-prinsip bioteknologi telah diterapkan oleh masyarakat Indonesia semenjak ratusan tahun yang lalu, bahkan 6.000 tahun sebelu masehi oleh masyarakat Babilonia. 

Masyarakat Babilonia diwaktu itu telah menciptakan kuliner dan minuman secara fermentasi. Contoh-contoh bioteknologi tradisional yaitu pembuatan tempe, tape, kecap, oncom atau pembuatan minuman tuak yang tahan usang oleh nenek moyang kita. Ada tiga ciri utama dalam bioteknologi tradisional antara lain sebagai berikut...

Terdapat mikroorganisme dengan ciri tertentu dan sanggup memproduksi enzim yang berperan sebagai biokatalisator
Adanya peropde atau prosedur tertentu untuk mendayagunakan mikroorganisme (sebagai gen) secara teknologi.
Diperolehnya produk yang mempunyai nilai tambah dan bermanfaat khususnya kepentingan manusia, baik yang berupa pangan (makanan dan minuman), obat-obatan, reproduksi, pemecahan duduk kasus sampah, dan produk-produk lain,


Dalam dau dekade belakangan ini telah terjadi beberapa insiden penting dalam mendorong kemajuan dari bioteknologi modern antara lain sebagai berikut...

1. Harga materi bakar fosil menyerupai bensin, minyak tanah, dan solar) yang meningkat drastis.

2. Pemakaian enzim ligase dan endonulease yang sanggup memotong DNA dan menyambungkan kembali sehingga menghasilkan rekombinan gres untuk memanipulasi gen secara buatan.

3. Penemuan oleh Kohler dan Milstein (1975) yang memproduksi antibodi monoklonal dari memfusikan limfosit, mieloma, dan sel tumor.

Ketiga kejadian tersebut memperlihatkan efek besar bagi kemajuan bioteknologi di masa ini. Ada tiga tujuan utama dalam penelitian bioteknologi dikala ini antara lain sebagai berikut...

Menemukan ciri-ciri khusus; memodifikasi; mengontrol hasil-hasil genetis, biokimia dan proses jangkauan yang luas terhadap organisme, baik yang hidup di darat maupun yang dilaut untuk aplikasi bioteknologi.
Menggunakan alat-alat bioteknologi modern dalam duduk kasus pertanian, lingkungan, dan pabrik untuk membantu pengembangna produk gres serta perbaikan produk, proses, dan metode pengujian.
Memberikan dorongan dan menambah fasilitas, kawasan penyimpanan (gudang), dan data base.


Seperti klarifikasi diatas bahwa terdapat bioteknologi tradisional dan bioteknologi modern. Pengertian dari kedua jenis bioteknologi ini yakni sebagai berikut...

Bioteknologi Tradisional: Pengertian bioteknologi tradisional yakni bioteknologi yang sifatnya sederhana dengan memakai jasad renik (mikroba) alami di awal penggunaannya dengan bersifat kemungkinan tanpa berdasar ilmiah. 
 
Bioteknologi Modern: Pengertian bioteknologi modern yakni bioteknologi organismedengan hasil rekayasa genetika melalui perlakukan yang mengubah landasan penetu kemampuan hidup, dengan mengubah tatanan gen yang memilih sifat spesifik dai suatu organisme, sehingga berlangsung dengan efisien dan efektif.

Demikianlah warta mengenai Pengertian Bioteknologi: Apa itu Bioteknologi ?... Semoga teman-teman sanggup mendapatkan dan bermanfaat bagi kita semua. Sekian dan terima kasih. Salam Berbagi Teman-Teman.

Referensi
Muhammad Djumhana, 1995. Hukum Dalam Perkembangan Bioteknologi. Penerbit PT Citra Aditya Bakti : Bandung.
Aryulina, Diah; Choirul Muslim, Syalfinaf Manaf, Endang Widi Winarni (2007). Biologi 3 Sekolah Menengan Atas dan MA Untuk Kelas XII. Jakarta: Esis/Erlangga

Pengertian Dna Secara Umum Adalah


Secara Umum Pengertian DNA (Asam Deoksiribonukleat) adalah asam nukelat yang didalamnya terdapat sebuah sel makhluk hidup. DNA merupakan biomolekul utama semua makhluk hidup yang membntuk dan menyusun berat kering. DNA dalam bahasa inggris disebut deoxyribonucleic acid. DNA terdiri dari bahan yang membentuk kromosom-kromosom dan isu genetik yang tersimpan dalam badan makhluk hidup.

Istilah kata DNA berasal dari dua kata yakni deoxyribosa yang berarti gula pentosa dan nucleic yang berarti nukleat. DNA juga sanggup diartikan sebagai senyawa kimia pembentuk keterangan genetik suatu sel makhluk hidup, yang berlaku sebagai generasi ke generasi berikutnya. DNA sebagai cetak biru atau blue print dimana arahan kehidupan setiap makhluk hidup yang tercatat dalam sel.

Struktur DNA

Struktur DNA pertama kali ditemukan oleh James Watson dan Francis Crick. Struktur DNA disebut struktur rantai berganda Watson-Crick.

DNA yaitu makro molekul atau molekul yang besar dan berisi 2 rantai polinukleoitida yang saling berkaitan. Setiap nukelotida terbentuk tiga susunan komponen yakni nitrogen, gula pentosa, dan gugus fosfat. Di dalam basa nitrogen terdapat basa primidin dan basa purin. Basa primidin terdapat timin dan sitosin sedangkan dalam basa puring terdapat adenin dan guanin.

Replikasi DNA

Replikasi DNA dilakukan sebelum sel membelah diri. Arti replikasi DNA yaitu terjadinya penggandaan rantai ganda dari DNA itu sendiri. Pada prokariota atau makhul hidup tidak memiliki membran inti selnya replikasi DNA dilakukan secara terus menerus. lain halnya dengan Eukariota atau organism yang dengan sel yang sangat komples yang dimana disini terjadi replikasi sangat teratur dengan proses mitosis atau miosis.

Penggandaan DNA biasanya memakai ensim DNA polimerase. Ensim mini mengikat nukleotida-nukleotida dalam membentuk susunan polimer DNA. Semua proses yang dilakukan secara in vitro dengan memakai suatu proses yang disebut PCR atau reaksi berantai polymerase.

Fungsi DNA

Fungsi utama DNA yaitu sebagai pembawa bahan genetic. Namun demikian fungsi DNA sangat luas yaitu sebagai berikut..

Membawa bahan genetika dari generasi ke generasi berikutnya
Mengontrol kehidupan secara eksklusif maupun tidak
Sebagai auto katalis atau penggandaan diri
Sebagai heterokatalis atau melaksanakan sintetis terhadap senyawa lain.


Isolasi DNA

Biasanya para jago dalam mempelajari DNA melaksanakan isolasi DNA dengan cara centrifugasi. Centrifugasi akan menciptakan molekul berat ada diatas sedangkan molekul yang ringan ada dibawah tabung. Centrifugasi merupaka teknik awal dan terdapat tindakan-tindaka yang memerlukan penelian.

Tes DNA

Tes DNA sanggup mengatasi problem kriminal yang paling rumit. Karena fungsi tes DNA ialah..

Untuk mengatalisa jenis penyakit
Untuk mengetahui penyakit azaimer
Untuk mengalisa garis keturunan
Untuk menetukan cara mengatasi kobatakan dan masih banyak fungsi dari test DNA.


Demikianlah isu mengenai Pengertian DNA secara umumnya, klarifikasi Struktur, Fungsi, Isolasi, Tes DNA. Semoga sahabat sekalian sanggup mendapatkan dan bermanfaat bagi kita semua baik itu pengertian DNA, struktur DNA, fungsi DNA, isolasi DNA, replikasi DNAdan tes DNA. Sekian dan terima kasih.

Pengertian Biotik Secara Umum Adalah


Lingkungan biotik dimana komponen-komponen mempunyai fungsi dan peranan yang bermanfaat dan berdampak dalam terjadinya keseimbangan lingkungan. Secara Umum Pengertian Biotik yaitu istilah yang dipakai untuk menyebut sesuatu yang hidup (organisme). Pengertian Lingkungan Biotik yaitu semua lingkungan yang terdiri dari komponen-komponen makhluk hidup di permukaan bumi. Sedangkan pada Pengertian Komponen Abiotik yaitu komponen lingkungan yang terdiri atas makhluk hidup yang ada dibumi menyerupai lumut, flora paku, binatang vertebrata, bakteri, ganggang, jamur, flora tingkat tinggi, dan hewar invertebrata.

Komponen-Komponen Biotik - Berdasarkan segi tingkatan trofik atau nutrisi, komponen biotik dalam ekosistem dibedakan atas dua macam. Komponen-komponen biotik yaitu sebagai berikut...

Komponen Autotrof, Organisme autotrof yaitu organisme uniseluler dan multiseluler yang sanggup berfotosintesis. Seperti fitoplankton, flora lumut, flora berbiji, ganggang, flora paku. Hasil fotosintesis akan menghasilkan karbohidrat dan oksigen (O2). Organisme autotrof merupakan produsen yang utama dalam ekosistem.

Komponen Heterotrof, Organisme heterotrof yaitu organisme yang memanfaatkan materi organik yang disediakan oleh organisme lain sebagai materi makanan. Organisme heterotrof terdiri atas herbivor sebagai konsumen primer (I), karnivor memakan herbivor sebagai konsumen sekunder (II), karnivor memakan karnivor sebagai konsumen tersier (III), dekomposer serta detritivor. Dekomposer yaitu mikroorganisme yang menguraikan zat organik dari hasil sisa flora atau binatang (detritus), contohnya selulosa atau kitin, menjadi zat yang lebih sederhana. Contohnya dekomposer yaitu basil dan fungi. Nutrien anorganik hasil penguraian dilepaskan ke ekosistem (proses mineralisasi) yang kemudian dipakai kembali oleh produsen.


Organisme heterotrof juga dikelompokkan menjadi benalu dan detritivor. Parasit hidup di luar atau di dalam badan inang yang masih hidup, menyerupai kutu yang hidup di kepala manusia. Detritivor hidup dengan cara memakan bagian flora atau binatang yang sudah mati, contohnya pada rayap, cacing tanah dan binatang kaki seribu (keluwing).

Komponen biotik menurut tugas dan fungsi dibedakan menjadi 3 macam. Komponen-Komponen Biotik yaitu sebagai berikut...

Produsen : Produsen yaitu makhluk hidup yang bisa mengubah zat anorganik menjadi zat organik (organisme autotrof) yang dipakai untuk menghasilkan masakan sendiri melalui proses fotosintesis. Contoh produsen yaitu flora hijau, lumut, alga.

Konsumen : Konsumen yaitu makhluk hidup yang tidak sanggup menghasilkan makanan, sehingga bergantung pada organisme yang lain, baik itu organisme heterotrof maupun autotrof.
Dekomposer : Dekomposer yaitu organisme yang menguraikan materi organik menjadi materi anorganik yang kemudian dipakai oleh produsen. Dekomposer disebut juga detritivor atau pemakan bangkai. Contoh Dekomposer yaitu basil pembusuk dan jamur.


Demikianlah info mengenai Pengertian Biotik Secara Umum. Semoga teman-teman sanggup mendapatkan dan bermanfaat bagi kita semua. Sekian dan terima kasih.

Pengertian Protein Secara Umum Adalah

Pengertian Protein berdasarkan definisi para jago menyampaikan bahwa pengertian protein yaitu senyawa kimia yang mengandung unsur karbon (C), hidrogen (H), oksigen (O), nitrogen (N), dan kadang kala sulfur (s) atau fosfor (P). Protein terutama berfungsi sebagai lahan pembangun tubuh, yaitu untuk membentuk sel-sel gres dan memperbaiki sel-sel yang rusak. Kebutuhan protein orang cukup umur setiap hari sebanyak satu gram protein untuk setiap kilogram berat badan. Anak-anak, ibu hamil, dan orang yang gres sembuh dari sakit membutuhkan protein lebih banyak.


Fungsi Protein

Fungsi protein pada umumnya, protein berfungsi sebagai zat pembangun tubuh dan pelindung tubuh, pendorong metabolisme dan penyokong organ tubuh dalam banyak sekali aktivitasnya, tidak hanya itu saja, ada banyak fungsi protein selain itu yang sanggup dilihat dibawah ini.

Membantu dan mendorong pertumbuhan dan memelihara susunan/struktur tubuh dari sel, jaringan sampai ke organ-organ tubuh.
Protein sebagai sumber karbohidrat.
Membantu tubuh dalam melawan, menghancurkan dan menetralkan zat-zat dari luar atau abnormal yang masuk di dalam tubuh.
Protein berfungsi sebagai penyediaan energi bagi tubuh.
Protein berfungsi sebagai asupan diet dan rendah gula.
Memelihara dan menjaga keseimbangan asam basa dan cairan tubuh karna protein juga berfungsi sebagai buffer (penahan).
Mengatur dan menjalankan metabolisme tubuh karna protein sebagai enzim artinya protein mengaktifkan dan masuk kedalam reaksi kimia.
Protein juga berfungsi sebagai biokatalisator
Protein merupakan materi dalam sintesis substansi penting ibarat halnya hormon, enzim, antibodi dan kromosom.


Jenis-Jenis Protein

Dalam jenis atau macam-macam protein terbagai atas 3 bab antara lain..


a. Jenis Protein Berdasarkan Fungsinya

Protein terdiri atas 3 macam atau jenis berdasarkan Fungsinya antara lain sebagai berikut..

Protein Sempurna : protein tepat yaitu protein yang didalamnya terkandung asam amino yang lengkap. Contohnya kasein pada susu dan albumin pada putih telur. Protein tepat pada umumnya terdapat pada protein hewan.
Protein Kurang Sempurna : protein kurang tepat yaitu protein yang asam aminonya lengkap tetapi jumlah dari beberapa asam amino sedikit. Protein kurang tepat tidak bisa mencukupi pertumbuhan, tetapi protein kurang tepat ini sanggup mempertahankan jaringan yang telah ada. Contohnya protein pada lagumin yang terdapat pada kacang-kacangan dan giladin pada gandum.
Protein Tidak Sempurna : protein tidak tepat yaitu protein yang kurang atau tidak mempunyai asam amino esensial. Protein tidak tepat tak bisa mencukupi pertumbuhan dan mempertahankan yang telah ada sebelumnya. Contohnya, Zein yang terdapat pada jagung, dan beberapa protein yang ada pada tumbuhan.


b. Jenis Protein Berdasarkan Komponen-Komponen Penyusunnya

Jenis-jenis protein berdasarkan komponen-komponen penyusunnya terbagi atas 3 antara lain.

Protein Sederhana (Simple Protein) : protein sederhana yaitu protein dari hasil hidrolisa, total protein ini merupakan adonan atas banyak sekali macam asam amino.
Protein Kompleks (Complex Protein) : protein kompleks yaitu protein dari hasil hidrolisa total protein jenis ini yang terdiri dari banyak sekali macam asam amino selain itu juga tedapat komponen-komponen yang lain ibarat unsur logam, formasi phospat. dll Contohnya hemoglobin, lipoprotein, glikoprotein dan masih banyak lagi).
Protein Derivat (Protein derivative) : protein derivat yaitu protein yang merupakan ikatan antara (intermediate product) yang merupakan hasil dari hidrolisa parsial yang berasal dari protein native. Contohnya albumosa, peptone dan masih banyak lagi.


c. Jenis Protein Berdasarkan Sumber Protein

Protein dibedakan menjadi protein nabati dan protein hewani.

Protein Nabati : Protein nabati yaitu protein yang berasal dari tumbuh-tumbuhan. Contohnya, kedelai, kacang-kacangan, tahu, dan tempe.
Protein Hewani : Protein nabati yaitu protein yang berasal dari hewan. Contohnya, daging, susu, keju, telur dan ikan.


Sekian artikel perihal klarifikasi secara umum pengertian protein beserta keterangan, Jenis, dan Fungsi Protein supaya bermanfaat .

Pengertian Pembelahan Mitosis Dan Tahap-Tahap Pembelahan Mitosis


Dalam pembelahan mitosis mempunyai tahap-tahap pembelahan yang biasa juga disebut fase-fase pembelahan mitosis. Sebelum itu mari kita membahas pertama-tama pengertian pembelahan mitosis. Pembelahan mitosis yakni proses pembelahan inti sel menjadi dua inti sel gres melalui tahap-tahap tertentu dan menghasilkan sel anak dengan jumlah dan jenis kromosom yang sama dengan sel induknya. Dari satu sel kemudian menjadi dua sel anak identik, masing-masing sel anak mewarisi kromosom yang sama banyak dengan kromosom induknya.


Jika sel induk mempunyai 2n kromosom, setiap sel anak juga mempunyai 2n kromosom Pembelahan mitosis terjadi melalui beberapa tahapan. Mula-mulai bab inti sel membelah, sesudah diikuti pembelahan sitoplasma. Adapun tahap-tahap pembelahan mitosis yang sanggup dilihat ibarat yang ada dibawah ini..

Mitosis merupakan pembelahan sel yang terjadi pada organisme eukariot. Pembelahan sel secara mitosis terjadi pada jaringan somatik. Dalam pembelahan mitosis ini, satu sel membelah menjadi dua sel yang sama persis.

Pembelahan mitosis terdiri atas pembelahan inti dan pembelahan sitoplasma. Pembelahan mitosis ini di awali dengan pembelahan inti. Oleh alasannya itu, bila kita melihat kumpulan sel yang sedang membelah, mungkin kita akan menemukan satu atau beberapa sel yang mempunyai dua inti. Hal ini berarti sel telah selesai melaksanakan pembelahan inti tetapi belum melaksanakan pembelahan sitoplasma.

Mitosis merupakan periode pembelahan sel yang berlangsung pada jaringan titik tumbuh (meristem), ibarat pada ujung akar atau pucuk tanaman. Proses mitosis terjadi dalam empat fase, yaitu profase, metafase, anafase, dan telofase. Fase mitosis tersebut terjadi pada sel flora maupun hewan.

Terdapat perbedaan fundamental antara mitosis pada binatang dan tumbuhan. Pada binatang terbentuk aster dan terbentuknya alur di ekuator pada membran sel pada dikala telofase sehingga kedua sel anak menjadi terpisah.

Dengan mitosis terjadi proses pertumbuhan dan perkembangan jaringan dan organ badan makhluk hidup. Tujuan pembelahan mitosis yakni mewariskan semua sifat induk kepada kedua sel anaknya. Pewarisan sifat induk kepada kedua sel anaknya terjadi secara sedikit demi sedikit fase demi fase. Fase-fase dalam pembelahan mitosis yakni sebagai berikut:

Tahap-Tahap Pembelahan Mitosis

Tahap-tahap pembelahan mitosis terdiri dari profase, metafese, anafase, telofase dan interfase. antara lain sebagai berikut...

a. Profase

Profase merupakan fase pertama pembelahan. Pada fase ini kromosom mulai terjadi pemendekan, menebal, dan masing-masing saling berpasangan (2n) yang bangun dari dua benang. Pada fase ini, membran ini masih tampak.

Profase. Pada awal profase, sentrosom dengan sentriolnya mengalami replikasi dan dihasilkan dua sentrosom. Masing-masing sentrosom hasil pembelahan bermigrasi ke sisi berlawanan dari inti.

Pada dikala bersamaan, mikrotubul muncul diantara dua sentrosom dan membentuk benang-benang spindle, yang membentuk ibarat bola sepak. Pada sel hewan, mikrotubul lainnya menyebar yang kemudian membentuk aster. Pada dikala bersamaan, kromosom teramati dengan jelas, yaitu terdiri dua kromatid identik yang terbentuk pada interfase. Dua kromatid identek tersebut bergabung pada sentromernya. Benang-benang spindel terlihat memanjang dari sentromer (Campbell et al. 1999).

Ciri-Ciri Tahap Profase

Benang-benang kromonema menjadi pendek dan bertambah tebal membentuk kromosom homolog dengan duplikatnya sehingga mengakibatkan kromosom menjadi 2
Nukleous dan membran inti menghilang
Sentriol membelah 2 dan bergerak berlawanan kearah dua kutub yang berlawanan pula
Setiap sentriol menuju ke benang spinder (benang gelendong)

b. Metafase

Pada fase ini membran inti melebur. Kromosom berkumpul di bidang ekuator yang ada di tengah sel. Kromosom memperbanyak diri maka setiap kromosom terdiri dari dua kromatid. Pada dikala ini sanggup dikatakan bahwa sel mempunyai 4n kromosom.

Masing-masing sentromer mempunyai dua kinetokor dan masing-masing kinetokor dihubungkan ke satu sentrosom oleh serabut kinetokor. Sementara itu, kromatid bersaudara begerak ke bab tengah inti membentuk keping metafase (metaphasic plate) (Campbell et al. 1999).

Ciri-Ciri Tahap Metafase

Setiap kromosom homolog dengan duplikatnya sejajar di bidang metafase/dataran metafase

c. Anafase

Pada fase anafase setiap kromosom memisahkan diri menjadi dua bab yang sama, masing-masingbergerak menuju ke arah kutub sel yang saling berlawanan, jadi 2n kromosom bergerak ke kutup yang satu, dan 2n kromosom bergerak kekutub yang lain.

Masing-masing kromatid memisahkan diri dari sentromer dan masing-masing kromosom membentuk sentromer. Masing-masing kromosom ditarik oleh benang kinetokor ke kutubnya masing-masing (Campbell et al. 1999).

Ciri-Ciri Tahap Anafase

Setiap kromosom homolog memisahkan diri dublikatnya kearah dua kutup berlawanan dengan gerakan kontraksi dari daya tarik benang spindel

d. Telofase

Kromosom hingga di kutub masing-masing kemudian terbentuk membran inti yang mengelilingi kelompok kromosom. Setiap kedua inti yang gres terbentuk itu, muncul membran pemisah. Kemudian terbentuklah membran sel yang memisahkan kedua sel anak tersebut. Maka lengkaplah sudah proses pembelahan mitosis, dari satu sel menjadi dua sel anak. Setiap sel anak mempunyai 2n kromosom.

Ketika kromosom saudara hingga ke kutubnya masing-masing, mulainya telofase. Kromosom saudara tampak tidak beraturan dan kalau diwarnai, terpulas besar lengan berkuasa dengan pewarna histologi (Campbell et al. 1999).

Ciri-Ciri Tahap Telofase

Kromosom homolog dan kromosom dublikatnya saling menuju ke kutub selnya masing-masing
Mulai terlihat membran inti sel dan nukleolus
Dibagian tengah sel mulai terbentuk dan adanya sekat pemisah
Terbentuknya dua sel anak

Tahap berikutnya terlihat benang-benang spindle hilang dan kromosom tidak terlihat (membentuk kromatin; difuse). Keadaan ibarat ini merupakan karakteristik dari interfase. Pada hasilnya membran inti tidak terlihat diantara dua anak inti (Campbell et al. 1999).

Sitokinesis. Selama fase tamat pembelahan mitosis, muncul lekukan membran sel dan lekukan makin dalam yang hasilnya membagi sel tetua menjadi dua sel anak. Sitokinesis terjadi alasannya dibantu oleh protein aktin dan myosin (Campbell et al. 1999).

Berikut ini klarifikasi lebih lengkapnya:

Source: Makalah Pembelahan Sel, Oleh : Ade Salimah, Ir. & Erni Suminar, S.P., Fakultas Pertanian Unpad, 2007.

Sekian pembahan tentang Pengertian Pembelahan Mitosis dan Tahap-tahapnya Semoga artikel Pengertian Pembelahan Mitosis dan Tahap-tahapnya ini dapat bermanfaat bagi sahabat sekalian.

Pengertian Otot Insan Secara Umum Adalah


Seperti judul artikel diatas, kali ini yang akan saya bahas ialah pengertian, fungsi, ciri-ciri atau karekteristik dan Macam-macam otot manusia. secara gari besar otot insan ini terbagi menjadi 3 bab yakni otot polos, otot lurik dan otot jantung. Setiap dari pembahasan tersebut kita akan membahas ciri-ciri dari ketiga jenis otot tersebut. Ciri-ciri dari setiap otot insan berfungsi dalam membedakan dari 3 jenis otot tersebut. Sebelum membahas macam-macam atau jenis-jenis otot manusia. Secara umum pengertian otot itu sendiri ialah jaringan yang ada didalam badan manusia, berupa alat gerak aktif yang menggerakkan tulang sehingga menyebabkan suatu organisme atau indvidu sanggup bergerak. Otot bekerja dengan cara berkontraksi dan beleraksasi.

Macam-Macam Otot Pada Manusia

Otot insan terbagi atas 3 yakni otot polos,otot lurik, dan otot jantung ibarat yang ada dibawah ini..

a. Otot Polos

Otot Polos ialah otot yang bekerja tampa kesadaran kita yang dipengaruhi oleh sistem saraf tak adar atau saraf otonom, otot polos dibuat oleh sel-sel yang berbentuk gelendong dimana kedua ujungnya runcing dan mempunyai 1 inti sel.

Ciri-ciri Otot Polos

Waktu kontraksi antara 3 hingga 180 detik
Bentuk dari otot polos ibarat perahu
Terletak pada organ dalam
Memiliki satu inti sel yang berada ditengah
Pergerakannya dari otot polos lambat, dan gampang lelah
Dipengaruhi oleh saraf otonom
Otot polos biasanya berada pada bab usus, terusan peredaran darah, otot di terusan kemih,
Tidak diperintah oleh otak atau tidak dipengaruhi oleh otak


b. Otot Lurik

Otot lurik ialah otot yang melekat pada rangka badan insan yang dipakai dalam pergerakan dimana otot lurik ialah otot yang bekerja dibawah kesadaran (volunter). Otot lurik juga dinamakan otot rangka, Mengapa ?.. karna melekat pada rangka. Dimanakan otot lurik karna adanya sisi gelap jelas yang berselang seling.

Ciri-Ciri Otot Lurik

Bentuk selindris dengan garis gelap terang
Melekat pada rangka
Bekerja secara sadar dengan perintah otak
Cepat dan gampang lelah
Bentuk yang panjang dan mempunyai banyak inti sel (multi sel)
Mempunya pigmen mioglobin
Inti sel yang berada di tepi


c. Otot Jantung

Otot jantung atau myocardium ialah otot yang bekerja secara terus menerus tampa istirahat atau berhenti. Otot jantung merupakan perpaduan antara otot lurik dan otot polos karna adanya persamaan yang ada pada otot jantung misalnya, mempunyai sisi gelap jelas dan inti sel yang berada ditengah. Otot jantung berfungsi dalam memompa darah ke seluruh tubuh. Otot Jantung bekerja dibawah kesadaran insan saraf yang memengaruhi otot jantung ialah saraf simpatik dan parasimpatik

Ciri-Ciri Otot Jantung

Otot jantung yang berbentuk silindris
Memiliki percabangan disebut sinsitium
Otot Jantung terletak pada jantung
Memiliki satu Inti sel yang berada ditengah
Bekerja tampa kesadaran manusia
Bekerja terus menerus dan tak membutuhkan istirahat

Jenis-Jenis Gerak Otot

Jenis-jenis atau macam-macam gerak otot terbagi atas 2 antara lain sebagai berikut..

a. Berlawanan (antagonis)

Misalnya saja bisep dan trisep pada otot di lengan atas. Alat gerak antagonis antara lain sebagai berikut..

Ekstensor-Fleksor : meluruskan-membengkokan
Abduktor-Adduktor : menjauhkan-mendekatkan
Depresor-Elevator : kebawa-keatas
Supinator-Prenator : menengadah-menelungkup

b. Bersamaan (sinergis)

Otot Pronator teres dan Pronator kuadratus di lengan bawah

Macam-Macam Gerak Otot

Ekstensi ialah gerak meluruskan contohnya meluruskan lutut, siku dan ruas jari
Depresi ialah gerak menekan kebawah atau menurunkan
Pronasi ialah gerak memutar lengan sehingga telapak menelungkup
Abduksi ialah gerak menjauhkan contohnya gerak tungkai menjauhkan dari sumbu tubuh
Supinasi ialah gerak yang memutar lengan sehingga tangan menegadah
Adduksi ialah gerak yang mendekatkan sumbu badan contohnya gerak yang mendekatkan tungkai dengan sumbu tubuh
Fleksi ialah gerak yang membengkokkan contohnya membengkokkan siku, ruas jari dan lutut

Fungsi Otot pada Manusia

Menjalankan dan melakukan kerja contohnya berjalan, mengangkat, dan memegang
Menggerakkan jantung
Mengalirkan darah yang terdiri atas zat-zat baik itu nutrisi, oksigen dan lain-lain


Karakterisitik Otot manusia

Kontrabilitas artinya kemampuan otot dalam berkontraksi (memendek)
Ekstensibilitas artinya kemampuan otot dalam berelaksasi (memanjang)
Elastisitas artinya kemampuan otot untuk kembali ke bentuk semula sehabis berkontraksi dan berelaksasi

Sekian artikel tentang Pengertian secara umum otot insan serta, fungsi, dan Macam-Macam Otot Manusia supaya artikel ini bermanfaat bagi teman sekalian, dan terimakasih

Pengertian Sendi Secara Umum Adalah


Secara umum pengertian sendi ialah penghubung antartulang sehingga tulang sanggup digerakkan. sendi merupakan mediator antara tulang yang satu dengan tulang yang lainnya sehingga tulang tersebut menyatu. Hubungan antartulang dibiasa disebut dengan artikulasi. Untuk terjadinya artikulasi maka diperlukannya sendi. Sendi diapit oleh tulang rawan yang merupakan ganjal untuk sendi. sendi di ikat oleh ligamen. ligamen ialah materi yang berpengaruh dan lentur.

Macam-Macam Sendi

Macam-macam sendi dikelompokan dalam beberapa 4 macam yakni macam-macam sendi menurut arah gerakannya, menurut struktur, menurut fungsi, menurut anatomi lokasinya. untuk mengetahui penjelasannya sanggup dilihat dibawah ini.

Macam-Macam Sendi Berdasarkan Sifat

Macam-macam sendi menurut sifat dan biasa pula dikatakan dengan pergerakan atau fungsinya, antara lain sebagai berikut.

Sinartosis (Synarthrosis) atau Sendi mati ialah hubungan antartulang yang tidak memungkinkan terjadinya gerakan, misalnya persendian pada tulang tengkorak.
Amfiartrosis (Amphiarthrosis) atau Sendi kaku ialah hubungan antartulang yang hanya sedikit memungkinkan terjadinya gerakan. Contohnya sendi kaku ialah persendian tulang-tulang pergelangan tangan, persendian tulang pergelangan kaki, dan persendian ruas-ruas tulang belakang
Diartrosis atau Sendi gerak ialah hubungan antartulang yang memungkinkan terjadinya gerak, baik gerak satu arah, dua arah, maupun ke segala arah.

Macam-Macam Sendi Berdasarkan Arah Gerakannya

Macam-macam sendi menurut Arah gerakannya antara lain sebagai berikut..

Sendi Engsel adalah hubungan antartulang yang memungkinkan gerakan satu arah maju atau mundur. Contoh sendi engsel ialah persendian pada siku, lutut, dan persendian antararuas jari tangan.
Sendi Peluru adalah hubungan antar tulang yang memungkinkan gerak ke segala arah. Contoh sendi peluru ialah persendian antara tulang paha dan tulang gelang panggul serta antara persendian pangkal lengan atas dan gelang bahu.

Sendi Putar adalah hubungan antartulang yang memungkinkan gerakan tulang yang satu mengelilingi tulang lainnya sebagai poros. Contoh sendi putar ialah persendian tulang tengkorak dan tulang atlas serta persendian tulang hasta dan tulang pengumpul.

Sendi Geser adalah hubungan antartulang yang memungkinkan gerakan tulang yang satu menggeser pada tulang yang lain. Contoh sendi geser ialah persendian antartulang karpal.
Sendi Pelana adalah antartulang yang memungkinkan gerakan tulang ke dua arah yang saling tegak lurus ibarat gerakan orang naik kuda. Contoh sendi pelana ialah persendian tulang tumit dan tulang kering.

Macam-Macam Sendi Berdasarkan Strukturnya

Macam-macam sendi menurut Strukturnya antara lain sebagai berikut...

Sendi Fibrosa ialah sendi yang terdiri atas serat-serat kolagen yang sebagian besar dari sendi fibrosa tidak sanggup digerakkan sama sekali karna jarak antar tulang sangat bersahabat yang dipisahkan selapis jaringan ikat fibrosa. Contoh letak sendi fibrosa ialah sutura pada antara tulang tengkorak.
Sendi Kartilaginosa ialah persendian yang arahnya gerakannya kurang atau terbatas. yang hubungkan oleh tulang rawan hialin. Contohnya Tulang iga.
Sendi Sinovial ialah sendi yang arah gerakannya leluasa atau bebas, sendi sinovial ialah sendi yang paling banyak pada badan manusia. Contohnya sikut dan lutut, pundak dan panggul, pergelangan tangan dan kaki, sendi pada tulang jari tangan dan kaki.

Macam-Macam Sendi Berdasarkan Anatomi Lokasi

Sendi artikulasi Tangan
Sendi pergelangan
Sendi siku
Sendi Bahu aksila (Glenohumeral dan sendi akromioklavikularis)
Sendi sternoklavikularis
Sendi artikulatoris vertebra
Sendi Sakroiliaka panggul
Sendi temporomandibular rahang
Sendi artikulasi Kaki
Sendi pinggul
Sendi lutut

Sekian artikel tentang Pengertian Sendi Secara umum beserta Macam-Macam Sendi, semoga artikel ini bermanfaat bagi teman sekalian, terima kasih

Pengertian Pembuluh Darah Kapiler Secara Umum Adalah


Kembali lagi kami membuatkan artikel sederhana, kali ini ialah seputar pengertian, fungsi, dan ciri-ciri pembuluh kapiler. Secara umum pengertian pembuluh kapiler ialah pembuluh darah yang sangat kecil dengan diameter 5-10 mikrometer, dengan menghubungkan arteriola dan venula yang memungkinkan terjadinya pertukaran air, oksigen, karbon dioksida, dan nutriun serta zat kimia sampah antara jaringan dan darah di sekitarnya. Darah dari jantung, melalui pembuluh nadi, mengalir menuju jaringan tubuh. Dalam jaringan tubuh, pembuluh nadi bercabang-cabang menjadi pembuluh-pembuluh yang sangat kecil, yaitu pembuluh kapiler atau pembuluh rambut.

Pembuluh kapiler membentuk jaringan yang rapat dan eksklusif bekerjasama dengan sel-sel tubuh. Selain itu, dinding pembuluh kapiler tersusun dari selapis sel dan sangat sempit sehingga hanya sanggup dilalui sel-sel darah satu per satu. Oleh alasannya ialah itu, darah dari pembuluh kapiler sanggup eksklusif memperlihatkan oksigen dan zat-zat masakan kepada sel tubuh. Pada waktu yang sama, sel darah juga mengangkut zat-zat sisa metabolisme dari sel-sel badan dibawa melalui pembuluh balik menuju jantung. Dengan demikian, jaringan pembuluh kapiler menhubungkan pembuluh nadi terkecil atau arteriol dan pembuluh bilik terkecil atau venula. Kaprikornus peredaran darah dari jantung ke sel-sel badan melalui pembuluh nadi, pembuluh kapiler, terus menuju pembuluh balik untuk kembali ke jantung merupakan sistem peredaran (sirkulasi) darah tertutup.

Kesimpulan :

Ciri-Ciri Pembuluh Kapiler

Berkuran sangat kecil dengan berdiamater 5-10 mikrometer.
Denyutnya tidak sanggup dirasakan
Tidak memiliki katub
tersebar di seluruh permukaan tubuh
jika mengalami terluka, darah akan meneter
Bercabang-cabang
Tersusun atas selapis sel dan sangat sempit


Fungsi Pembuluh Kapiler

Tempat terhubungnya arteri dan vena
Wadah terjadinya pertukaran cairan, makanan, elektrolit, hormon, dan bahan-bahan lainnya
Filtrasi pada ginjal
Absorbsi sekret kelenjar
Absorbsi nutrisi pada usus
Membuang sampah terhadap sel-sel disekitarnya


Demikianlah klarifikasi singkat tentang Pengertian pembuluh kapiler secara umu beserta, Fungsi, dan Ciri-Ciri Pembuluh Darah Kapiler, biar bermanfaat bagi sobat, sekian dan terimakasih.

Pengertian Respirasi Secara Umum Adalah


Artikel sederhana yang kini saya bagikan yaitu membahas ihwal pengertian respirasi. Secara umum pengertian respirasi yaitu seluruh proses mulai dari pemasukan udara, pengambilan oksigen (O2) dan penggunaan oksigen untuk oksidasi, hingga dengan pengeluaran zat-zat sisa pernapasan. Oksigen di dalam badan dipakai untuk memperabukan zat-zat makanan atau proses oksidasi.

Peristiwa oksidasi di dalam sel-sel badan disebut juga oksidasi biologi. Oksidasi biologi menghasilkan energi dan mengeluarkan zat sisa berupa karbon dioksida (CO2) dan uap air. Jadi, tujuan dari pernapasan yaitu untuk mendapatkan energi. Pernapasan secara tidak pribadi terjadi dua tahap. Tahap pertama disebut respirasi luar (eksternal), yaitu proses pemasukan oksigen dari luar badan ke dalam fatwa darah dan mengeluarkan karbon dioksida melalui paru-paru. Tahap kedua disebut respirasi dalam (internal), yaitu proses pertukaran gas dari fatwa darah ke sel-sel badan dan sebaliknya.


Proses tersebut mencakup proses pengikatan oksigen dan pelepasan karbon dioksida oleh sel-sel tubuh. Kedua proses itu terjadi di dalam badan serta berlangsung cepat dan terus-menerus. berikut beberapa respirasi yang mencakup :

Bernafas ,yaitu mengambil dan mengeluarkan napas
pertukaran gas,yaitu dari gas O2 ke CO2 antara sel dengan lingkunganya
reaksi enzim,terjadi reaksi enzim sitokrom pada penggunaan oksigen dalam badan ,

menurut dari tempat terjadinya penukaran gas dibedakan menjadi 2 yaitu:
pernapasan pribadi ,oksigen dari lingkungan berdifusi kedalam sel dan oksigen di lepas ke lingkungan .
penapasan tidak pribadi ,pertukaran gas antara lingkungan dan sel badan di perlukan alat pernapasan.


penapasan tidak pribadi terjadi melalui sbb:
pernapasan luar ,yaitu terjadi difusi gas dari luar masuk kedalam fatwa darah
pernapasan dalam ,yaitu pertukaran gas yang berasal dari fatwa darah denga sel tubuh,

menurut kebutuhan oksigen pernapasan maka di bagi menjadi 2 kepingan al:
penapasan aerob,yaitu serangkaian reaksi yang menghasilkan energi yang membutuhkan oksigen (menghasilkan 38 atp)
pernapasan anaerob ,serangkaian reaksi yang menghasilkan energi ,yang tidak mebutuhkan oksigen (menghasilkan 2 atp)


Respirasi jangka waktu mempunyai dua makna yang relatif berbeda dalam biologi. Pertama, respirasi yaitu proses dimana suatu organisme membutuhkan oksigen ke dalam badan dan kemudian melepaskan karbon dioksida dari tubuhnya. Dalam hal ini, respirasi sanggup dianggap sebagai kira-kira setara dengan “bernapas.” Dalam beberapa kasus, makna ini istilah diperpanjang berarti transfer oksigen dari paru-paru ke fatwa darah dan, akhirnya, menjadi sel-sel. Di sisi lain, mungkin merujuk pada pelepasan karbon dioksida dari sel ke dalam fatwa darah dan, dari situ, ke paru-paru.

Kedua, respirasi juga mengacu pada reaksi kimia yang terjadi dalam sel dimana makanan “dibakar” dan diubah menjadi karbon dioksida dan air. Dalam hal ini, respirasi merupakan kebalikan dari fotosintesis, perubahan kimia yang terjadi pada tumbuhan dimana karbon dioksida dan air diubah menjadi senyawa organik kompleks. Untuk membedakan dari makna pertama respirasi, ini “pembakaran” makanan juga disebut respirasi sebagai aerobik.

prosedur respirasi

Semua binatang mempunyai beberapa prosedur untuk menghilangkan oksigen dari udara dan mengirimkan ke fatwa darah mereka. Mekanisme yang sama dipakai untuk mengusir karbon dioksida dari fatwa darah ke lingkungan sekitarnya. Dalam banyak kasus, organ khusus yang digunakan, ibarat paru-paru, trakea, atau insang. Dalam sederhana hewan, oksigen dan karbon dioksida dipertukarkan secara pribadi antara fatwa darah organisme dan lingkungan sekitarnya. Berikut ini yaitu beberapa prosedur bahwa binatang telah berevolusi untuk memecahkan problem ini.

Difusi ke dalam darah.

Dalam difusi ke dalam darah, oksigen melewati lapisan lembab sel pada permukaan tubuh. Dari sana, melewati dinding kapiler dan ke dalam fatwa darah. Setelah oksigen dalam darah, bergerak ke seluruh badan untuk jaringan yang berbeda dan sel. Metode ini juga tidak bergantung pada organ pernapasan khusus dan dengan demikian cukup primitif. Namun, agak lebih maju daripada difusi langsung. Annelida (cacing tersegmentasi) dan amfibi memakai metode respirasi.

Difusi langsung.

Dalam difusi langsung, oksigen berpindah dari lingkungan melalui sel di permukaan binatang dan kemudian menjadi sel individu di dalam. Spons, ubur-ubur, dan cacing pipih terestrial memakai metode ini primitif respirasi. Hewan ini tidak mempunyai organ pernapasan khusus. Mikroba, jamur, dan tumbuhan semua mendapatkan oksigen yang mereka gunakan untuk respirasi seluler dengan difusi pribadi melalui permukaan mereka.

Tracheae.

Dalam trakea respirasi, udara bergerak melalui bukaan di permukaan badan yang disebut spirakel. Kemudian masuk ke dalam tabung pernapasan khusus yang disebut tracheae (tunggal, trakea) yang memperpanjang ke dalam tubuh. tracheae membagi menjadi banyak cabang kecil yang berada dalam kontak dengan otot dan organ. Pada serangga kecil, udara bergerak ke tracheae hanya dengan gerakan molekul. Pada serangga besar, gerakan badan membantu gerakan udara trakea. Serangga dan arthropoda darat (organisme dengan kerangka eksternal) memakai metode respirasi.

Paru-paru.

Paru-paru yaitu organ khusus dalam rongga badan terdiri dari banyak kamar kecil penuh dengan kapiler darah. Setelah udara masuk paru-paru, oksigen berdifusi ke dalam fatwa darah melalui dinding kapiler tersebut. Kemudian bergerak dari kapiler paru ke otot-otot dan organ tubuh. Manusia dan mamalia lain mempunyai paru-paru di mana udara bergerak masuk dan keluar melalui jalur yang sama. Sebaliknya, burung mempunyai paru-paru yang lebih khusus yang memakai prosedur yang disebut pertukaran crosscurrent. Pertukaran crosscurrent memungkinkan udara mengalir dalam satu arah saja, sehingga untuk pertukaran oksigen lebih efisien.

Insang

Ikan dan binatang air lainnya memakai insang untuk respirasi. Insang yaitu jaringan khusus dengan banyak infoldings. Setiap insang ditutupi oleh lapisan tipis sel dan penuh dengan kapiler darah. Kapiler ini mengambil oksigen terlarut dalam air dan mengusir karbon dioksida terlarut dalam darah.

Gerakan gas melalui tubuh

Dalam difusi dan trakea sistem langsung, oksigen dan karbon dioksida bergerak maju mundur secara pribadi antara sel dan lingkungan sekitarnya. Dalam sistem lain, beberapa prosedur yang dibutuhkan untuk membawa gas-gas ini antara sel dan lingkungan luar. Pada binatang dengan paru-paru atau insang, oksigen diserap oleh fatwa darah, diubah menjadi tidak stabil (mudah rusak) senyawa kimia, dan kemudian dibawa ke sel. Ketika senyawa mencapai sel, itu rusak dan melepaskan oksigen. Oksigen kemudian masuk ke dalam sel.

Dalam proses sebaliknya, karbon dioksida dilepaskan dari sel ke dalam fatwa darah. Ada karbon dioksida dipakai untuk membentuk senyawa kimia lain yang tidak stabil, yang dibawa oleh fatwa darah kembali ke insang atau paru-paru. Pada final perjalanan ini, senyawa rusak dan melepaskan karbon dioksida ke lingkungan sekitarnya.

Berbagai binatang memakai zat yang berbeda untuk membentuk senyawa stabil. Pada manusia, misalnya, substansi yaitu senyawa yang dikenal sebagai hemoglobin. Di paru-paru, hemoglobin bereaksi dengan oksigen membentuk oksihemoglobin. Oksihemoglobin perjalanan melalui fatwa darah ke sel, di mana itu rusak untuk membentuk hemoglobin dan oksigen. Oksigen kemudian masuk ke dalam sel. Pada perjalanan pulang, hemoglobin menggabungkan dengan karbon dioksida untuk membentuk carbaminohemoglobin. Dalam hal ini (dan lainnya) bentuk, karbon dioksida dikembalikan ke lingkungan sekitarnya.

Hewan selain insan memakai senyawa lain selain hemoglobin untuk transportasi oksigen dan karbon dioksida. Beberapa jenis Annelida (cacing tanah, banyak sekali cacing laut, dan lintah), misalnya, mengandung protein darah hijau yang disebut chlorocruorin yang berfungsi dengan cara yang sama bahwa hemoglobin tidak pada manusia. Apapun substansi yang digunakan, senyawa yang terbentuk dengan oksigen dan karbon dioksida harus stabil, harus memecah mudah. Properti ini sangat penting kalau oksigen dan karbon dioksida yang akan dirilis dengan gampang pada final perjalanan mereka ke dalam dan keluar dari sel, paru-paru, dan insang.

Respirasi sel.

Respirasi sel yaitu suatu proses dimana glukosa gula sederhana dioksidasi (dikombinasikan dengan oksigen) untuk membentuk senyawa kaya energi adenosin trifosfat (ATP). Glukosa diproduksi dalam sel oleh pemecahan karbohidrat yang lebih kompleks, termasuk tepung, selulosa, dan gula kompleks ibarat sukrosa (tebu atau gula bit) dan fruktosa (gula buah). ATP yaitu senyawa yang dipakai oleh sel untuk melakukan sebagian dari fungsi biasa, ibarat produksi komponen sel gres dan materi kimia, pergerakan senyawa melalui sel dan badan secara keseluruhan, dan pertumbuhan.

Perubahan kimia secara keseluruhan yang terjadi pada respirasi seluler sanggup diwakili oleh persamaan kimia yang cukup sederhana:

6C 6 H 12 O 6 + 6 O 2 → 6 CO 2 + 6 H 2 O + 36 ATP

Persamaan yang menyampaikan bahwa enam molekul glukosa (C 6 H 12 O 6 )bereaksi dengan enam molekul oksigen (O 2) untuk membentuk enam molekul karbon dioksida (CO 2), enam molekul air (H 2 O) dan 36 molekul ATP.

Respirasi sel, bagaimanapun, banyak yang lebih rumit bahwa persamaan ini akan menyarankan. Bahkan, hampir dua lusin reaksi kimia yang terpisah yang terlibat dalam konversi keseluruhan glukosa menjadi karbon dioksida, air, dan ATP. Kedua puluhan reaksi sanggup dikelompokkan dalam tiga siklus utama: glikolisis, asam sitrat (atau Krebs) siklus, dan rantai transpor elektron.

Dalam glikolisis, glukosa dipecah menjadi senyawa yang lebih sederhana dikenal sebagai piruvat. Piruvat, pada gilirannya, diubah dalam siklus asam sitrat untuk banyak sekali senyawa yang kaya energi, ibarat ATP dan NADH (nicotinamide adenin dinukleotida). Akhirnya, semua senyawa kaya energi tersebut dikonversi dalam rantai transpor elektron ke ATP.


Respirasi anaerobik.

Seperti persamaan di atas menunjukkan, respirasi sel biasanya membutuhkan kehadiran oksigen dan, oleh alasannya itu, sering dikenal sebagai aerobik (atau “menggunakan oksigen”) respirasi. Bentuk lain dari respirasi yaitu mungkin, salah satu yang tidak memakai oksigen. Itu berupa respirasi dikenal sebagai anaerobik (atau “tanpa oksigen”) respirasi.


Respirasi anaerobik dimulai, ibarat halnya respirasi aerobik, dengan glikolisis. Pada langkah berikutnya, bagaimanapun, piruvat tidak lulus ke siklus asam sitrat. Sebaliknya, itu mengalami salah satu dari dua reaksi kimia lainnya. Pada kepingan pertama dari reaksi ini, piruvat dikonversi menjadi etil alkohol dalam proses yang dikenal sebagai fermentasi. Fermentasi yaitu reaksi kimia populer dimana anggur, barley, beras, dan biji-bijian lain yang dipakai untuk menciptakan anggur, bir, dan minuman beralkohol lainnya.

Reaksi anaerobik kedua terjadi dikala sel-sel tidak sanggup memperoleh oksigen dengan metode yang mereka biasanya menggunakan. Misalnya, seseorang yang latihan dengan penuh semangat mungkin tidak sanggup menghirup oksigen cukup cepat untuk memenuhi kebutuhan sel nya. (Glukosa dipakai lebih cepat daripada oksigen dipasok ke sel.) Dalam hal ini, sel beralih ke respirasi anaerobik. Mereka mengubah glukosa menjadi piruvat dan kemudian dengan materi kimia lain yang dikenal sebagai laktat atau asam laktat (dua bentuk senyawa yang sama). Sebagai asam laktat mulai menumpuk di sel, menyebabkan iritasi ibarat dengan menempatkan cuka (asam asetat) dalam luka terbuka.

Kebanyakan sel sanggup beralih dari aerobik untuk respirasi anaerob bila diperlukan. Tapi mereka umumnya tidak bisa untuk terus memproduksi energi dengan proses ini untuk waktu yang lama. Para ilmuwan percaya bahwa organisme pertama yang muncul di permukaan bumi yaitu organisme anaerobik. Organisme tersebut muncul dikala atmosfer bumi mengandung sangat sedikit oksigen. Mereka harus menghasilkan energi yang mereka butuhkan, oleh alasannya itu, dengan prosedur yang tidak memerlukan oksigen. Sebagai komposisi atmosfer bumi berubah untuk memasukkan lebih banyak oksigen, organisme berevolusi untuk mengikuti keadaan dengan kondisi itu.

Pengertian Respirasi

Aerobik respirasi: Respirasi yang memerlukan kehadiran oksigen.
Respirasi anaerobik: Respirasi yang tidak memerlukan kehadiran oksigen.
ATP (adenosin trifosfat): molekul energi tinggi bahwa sel-sel gunakan untuk mengarahkan proses yang membutuhkan energi ibarat biosintesis (produksi senyawa kimia), pertumbuhan, dan gerakan.
Kapiler: pembuluh darah yang sangat tipis yang bergabung vena ke arteri.
Difusi: Gerakan acak dari molekul yang mengarah ke gerakan higienis molekul dari kawasan konsentrasi tinggi ke kawasan konsentrasi rendah.
Fermentasi: Reaksi kimia dimana karbohidrat, ibarat gula, diubah menjadi etil alkohol.
Gill: Sebuah organ yang dipakai oleh beberapa binatang untuk bernapas yang terdiri dari banyak jaringan khusus dengan infoldings. Hal ini memungkinkan binatang untuk menyerap oksigen terlarut dalam air dan mengusir karbon dioksida ke air.
Glukosa: juga dikenal sebagai gula darah, gula sederhana dipecah dalam sel untuk menghasilkan energi.
Glikolisis: Serangkaian reaksi kimia yang terjadi dalam sel dimana glukosa diubah menjadi piruvat.
Protein darah yang sanggup mengikat dengan oksigen: hemoglobin.
Asam laktat: Mirip dengan laktat, suatu senyawa kimia yang terbentuk dalam sel-sel dari piruvat dalam ketiadaan oksigen.
Piruvat: sederhana glukosa senyawa dipecah menjadi selama proses glikolisis.
Trakea: Sebuah tabung yang dipakai untuk bernafas.


Sekian pembahasan mengenai Pengertian Respirasi secara umum dari saya Semoga sobat sekalian sanggup menerima manfaat dari artikel respirasi ini karna kalau teman-teman bahagia dan sanggup menerimanya yaitu suatu kerhormatan bagi saya, sekian dan terima kasih.

Pengertian Umum Jaringan Epidermis Serta Ciri-Ciri, Fungsi Dan Bentuknya


Secara Umum Pengertian Jaringan Epidermis yaitu lapisan jaringan paling luar tumbuhan yang terbentuk dari protoderm dan umumnya terdiri selapis, sebagian tumbuhan mempunyai epidermis yang lapisan ganda. Jaringan epidermis yang lapisan berganda yaitu anggrek dll. Jaringan epidermis atau jaringan pelindung. Jaringan epidermis hanya di jumpai pada tumbuhan sedangkan binatang tidak alasannya binatang mempunyai jaringan eitel. Sebagai pola jaringan epidermis yaitu kulit bawang, pernahkah anda mengupas kulit bawang ?.. kulit bawang merupakan salah satu pola dari jaringan epidermis. untuk mengetahui Ciri-ciri, Fungsi serta bentuknya jaringan epidermis berikut akan kami jelaskan.

Ciri-Ciri Jaringan Epidermis

Ciri-Ciri Jaringan Epidermis - Berikut ciri-ciri jaringan epidermis..

Susunan sel rapat tanpa ruang antar sel
Vakuola besar sanggup berisi antosianin
Dinding sel bermacam-macam tergantung dari posisi dan jenis tumbuhannya.
Terdapat sitoplasma yang hidup dan mengandung kristal garam, kristal silikat, dan garam minyak.
Tidak berkloroplas, kecuali di bab sel penutup, pada hidrofit dan tumbuhan di bawah naungan
Fungsi Jaringan Epidermis


Fungsi Jaringan Epidermis - Terdapat beberapa fungsi dari jaringan epidermis yaitu sebagai berikut..
Fungsi jaringan epidermis yaitu sebagai pelindung atau menutu seluruh organ tumbuhan.
Fungsi jaringan epidermis yaitu membatasi penguapan, menyokong, absorpsi dan penyimpanan air.

Bentuk-Bentuk Jaringan Epidermis


Bentuk-Bentuk Jaringan Epidermis - Adapun bentuk-bentuk jaringan epidermis khusus atau derifat epidermis antara lain sebagai berikut..

Sel Silika dan Sel Gabus: Silica berisi kristal silica sedangkan sel gabus berisi endapan suberin. Kedua dari sel, selalu berpasangan yang pada umumnya ditemukan di tulang daun gramine.
Sel Kipas atau Sel Bulliform: Berupa sederet sel yang lebih besar dari sel epidermis lainnya, berdinding tipis, vakuola besar, dan berisi air. Fungsi dari sel kipas yaitu untuk membuka dan menutup daun (daun yang menggulung).

Litokis: Litokis yaitu sel yang berisi dari epidermis normal dengan pertumbuhan khusus ke arah dalam. Sel tersebut berisi kristal kalsium karbonat yang disebut dengan sistolit.

Stomata: Stomata yaitu celah dan kedua sel penutupnya. Sel epilog merupakan dua buah sel yang bentuk husus mengapit celah. Stomata sanggup ditemukan di daun, batang, rhizoma, embel-embel bunga, bakal buah dan biji. Letak stomata sanggup sejajar dengan permukaan epidermis (fanerofor) atau karam (Cryptofor).

Trikoma: Triokoma yaitu tonjolan epidermis yang terdiri dari 1 sel atau lebih yang dipakai sebagai ciri taksonomi familia. Fungsi trikoma pada tumbuhan yaitu sebagai pelindung akan gangguan yang berasal dari luar dan mengurangi penguapan.
Rambut Akar: Rambut akar yaitu modifikasi dari epidermis yang berfungsi dalam absorpsi air dalam tanah.

Demikianlah pembahasan mengenai Jaringan Epidermis secara umum, Pengertian Jaringan Epidermis, Ciri-ciri, Fungsi serta Bentuknya jaringan epidermis tersebut. Semoga sahabat sekalian sanggup mendapatkan mengambil manfaat dari pengertian jaringan epidermis, fungsi jaringan epidermis, ciri-ciri jaringan epidermis, dan bentuk-bentuk jaringan epidermis. Sekian dan terima kasih.

Referensi

Soerodikoesoemo, Wibisono, dkk, 1993, Anatomi dan Fisiologi Tumbuhan, Penerbit Universitas Terbuka, Depdikbud Jakarta

Aryulina, Diah. 2006. Biologi. Jakarta : Erlangga.

Karmana , Oman. 2006. Biologi . Jakarta : Grafindo.

Mulyani, Sri. 2006. Anatomi Tumbuhan. Kanisius . Yogyakarta : Kanisius .

Pengertian Umum Respirasi Anaerob Dan Aerob Serta Perbedaannya

Pengertian secara umum Respirasi Anaerob dan Aerob beserta perbeadaan Respirasi Anaerob dan Aerob. Secara kompleks, respirasi diartikan sebagai sebuah proses pergerakan atau mobilisasi energi oleh makhluk hidup dengan cara memecah senyawa dengan energi tinggi yaitu SET yang dipakai untuk penyokong acara dalam keseharian makhluk hidup tersebut. Kegiatan respirasi yang berlangsung untuk semua makhluk hidup baik itu pada hewan, flora dan manusia. Dalam ilmu biologi, secara umum terdapat dua jenis respirasi berdasarkan keterlibatan oksiden di dalamproses respirasi antara lain sebagai berikut.

Respirasi Anaerob

Respirasi anaerob merupakan respirasi yang tidak memerlukan oksigen atau O2. Respirasi anaerob terjadi di bab sitoplasma yang bertujuan mengurangi senyawa organik. Respirasi anaerob menghasilkan sejumlah energi yang lebih kecil yaitu 2 ATP. Proses respirasi anaerob didapati pada reaksi fermentasi dan pernapasan intra molekul. Respirasi anerob, glukosa dipecah secara tidak tepat menjadi komponen H2O dan CO2. Di respirasi anaerob, hidrogen bergabung bersama sejumlah komponen yaitu Asam Piruvat, Asetaldehida yang selanjutnya membentuk asam laktat dan etanol.

Respirasi Aerob

Respirasi aerob yaitu sebuah reaksi katabolisme yang memerlukan suasana aerobic dengan proses keberadaan oksigen sangat diharapkan yang menghasilkan energi dengan jumlah yang besar. Energi yang disimpan dalam bentuk kimiawi yang dikenal dengan instruksi ATP. Energi ATP dipakai oleh sel dalam badan makhluk hidup untuk menunjang pertumbuhan, gerak, transportasi, reproduksi dan kegiatan yang lainnya. Untuk lebih sederhananya, rumus aerob digambarkan secara sederhana yaitu C6H12+6O2=6HCO2+6H2O.

Respirasi aerob dibagi dalam 3 tahapan yaitu sebagai berikut.

Glikolisis yaitu proses pemecahan molekul C6 atau glukosa yang menjadi senyawa asam piruvat atau dikenal dengan rumus kimia C3

Siklus krebs, ialah reaksi molekul aseil CoA yang lalu menghasilkan oksalosetat dan asam sitrat.
Transpor electron, merupakan reaksi reduksi atau oksidasi NADH2 dan molekul FADH2 yang kesudahannya menghasilkan H2O energi berupa ATP

Perbedaan Respirasi Anaerob dan Aerob

1. Respirasi Aerob

Memerlukan oksigen Proses yang terjadi dalam matriks mitokondria Untuk memecah senyawa organik ke an-organik menghasilkan energi dalam jumlah besar yaitu 36 ATP


2. Respirasi Anaerob


Tidak memerlukan kehadiran oksigen dalam prosesnya Berlangsung dalam sitoplasma Tujuan untuk mengurangi senyawa organik Menghasilkan energi tapi dalam jumlah sedikit yaitu 2 ATP

Demikianlahi gosip mengenai Pengertian umum Respirasi Anaerob & Aerob serta Perbedaan Anaerob & Aerob. Semoga teman sekalian sanggup mengambil manfaat dari pengertian respirasi anaerob dan aerob serta perbedaan respirasi anaerob dan respirasi aerob tersebut .Sekian dan terima kasih.

Pengertian Umum Dna Dan Rna Serta Perbedaan Dna Dan Rna


Sebelum Membahas Perbedaan DNA dan RNA baikanya mengetahui pengertiannya dahulu. Secara umum Pengertian DNA atau Asam Ribonukleat yaitu bahan yang membentuk kromosom-kromosom yang menyimpan informasi genetik dalam badan makhluk hidup.Sedangkan, pengertian RNA (Asam Ribonukleat) yaitu polimer yang tersusun dari sejumlah neuklotida dimana satu neuklotida terdiri dari satu gugus fosfat, satu gugus gula ribosa, dan satu gugus basa nitrogen (N).

DNA sanggup mereplikasi yaitu membentuk salinan dirinya sendiri. Setiap untaian DNA berisi sekuens basis tertentu. Setiap basis juga dihubungkan oleh molekul gula dan fosfat. Bila basis membentuk anak tangga (horizontal), maka molekul gula dan fosfat membentuk bab vertikal dari tangga tersebut.

DNA merupakan abreviasi dari deoxyribonucleic acid atau dalam Bahasa Indonesia disebut asam deoksiribonukleat. DNA berasal dari tiga kata utama yaitu deoxyribo, dan nucleid acid (asam nukleat). Arti kata deoxyribo (Wikipedia) yaitu gula yang kehilangan atom oksigennya, sementara arti kata asam nukleat (Wikipedia) yaitu molekul yang mengandung informasi genetik.

Molekul-molekul DNA di badan kita tersusun dalam paket-paket yang disebut kromosom. Setiap insan mempunyai 23 pasang kromosom. Satu dari 23 pasang kromosom itu, yang disebut kromosom seks, berbeda pada laki-laki dan wanita. Wanita mempunyai dua kromosom X, laki-laki mempunyai kromosom X dan Y. Setiap organisme mempunyai jumlah kromosom yang berbeda. Misalnya, simpanze mempunyai 24 pasang, pisang 11 pasang, dan lalat hanya 4 pasang.

Selanjutnya, kromosom tersusun dalam segmen-segmen pendek DNA yang disebut gen. Bila DNA yaitu buku resep, maka setiap gen yaitu resepnya. Resep ini memberitahu sel-sel bagaimana menjalankan fungsi dan mengekspresikan sifat tertentu. Manusia mempunyai sekitar 25.000 gen. Gen inilah yang memilih warna rambut, jenis rambut, warna kulit, warna mata, dll. Misalnya, seseorang mempunyai rambut hitam keriting alasannya yaitu gen-gen yang diwarisi dari orangtuanya menginstruksikan sel-sel folikel rambut untuk membentuk rambut hitam dan keriting.

Pembahasan DNA

DNA mempunyai asam nukleat yang terdiri dari polinukleotida dari unit-unit dioknuklotida yang unit-unit pembangunnyadioksinukleot. Informasi genetik umumnya merupakan kumpulan perintah yang mengatur sel untuk melaksanakan sesuatu. DNA dalam bahasa inggris disebut deoxyribonucleic acid, sedangkan dalam bahasa Indonesia disebut Asam Deoksiribosa Nukleat. Susunan kimia dari DNA yaitu polimer yang dari rantai panjang nukleotida.

Pembahasan RNA

RNA mempunyai asam nukleat yang terdiri dari polinukleotida dari unit-unit mononukleotida. Polimer RNA tersusun dari ikatan yang berselang-seling antara gugus fosfatsatu nukleotida dengan gugus gula ribosa dan nukleotida yang lain.


Perbedaan DNA dan RNA


Bagian pentosa DNA yaitu ribosa, sedangkan pada bab pentosa DNA yaitu dioksiribosa

Bentuk molekul dari DNA yaitu heliks ganda, sedangkan pada bentuk molekul RNA yang berupa rantai tunggal yang berlipat, sehingga ibarat dengan rantai gandai.

RNA mengandung basa adenin, guanin dan sitosin ibarat DNA, tetapi RNA tidak mengandung timin yang sebagai gantinya RNA mengandung urasil.

DNA berada di dalam kromosom sedangkan RNA bergantung dari jenis RNA ibarat RNA duna yang terdapat di nukleus, RNA p atau RNA t yang terdapat di sitoplasma, sedangkan RNA r (RNA ribosom) terdaat di ribosom

Secara alami, DNA membentuk RNA sedangkan RNA membentuk protein yang penting bagi makhluk hidup ibarat membentuk otot, darah, organ tubuh, hormon, enzim dan lain-lain.


Demikianlah artikel mengenai Pengertian DNA dan RNA, serta Perbedaan DNA dan RNA. Semoga sahabat sekalian sanggup mendapatkan dan mengambil manfaat dari pengertian DNA dan RNA tersebut. Sekian dan terima kasih. Salam Berbagi Teman-Teman.

Pengertian Umum Rna Serta Fungsi, Struktur Dan Jenis Rna


Secara Umum Pengertian RNA (Asam Ribonukleat) yaitu rangkaian nukleotida yang saling terikat ibarat rantai. RNA merupakan hasil dari transkripsi dari suatu fragmen DNA, sehingga RNA sebagai polimer yang jauh lebih pendek bila dibandingkan DNA. Berbeda dengan DNA yang umumnya dijumpai dalam inti sel, Kebanyak dari RNA terdapat dalam sitoplasma, khususnya di ribosom.

Struktur RNA
Gula D-Ribosa
Fosfat
Basa Nitrogen

RNA terdiri dari rantai poliribonukleotida yang basa-basanya biasanya adalaha adenin, guanin, urasil, dan citosin. RNA berada dalam nukelus maupun sitoplasma sel. Bergam bentuk dari RNA lebih banyak dari pada DNA. RNA mempunyai berat molekul antara 25.000 hingga dengan beberapa juta. Umumnya RNA berisi rantai polinukleotida tunggal, tetapi rantai yang biasa terlipat membentuk kawasan heliks ganda yang mengandung pasangan basa A:U dan G:C.

Molekul RNA mempunyai bentuk yang berbeda dengan DNA. RNA mempunyai bentuk pita tunggal dan tidak berpilin. Tiap pita RNA merupakan polinukleotida yang tersusun dari banyak ribonukleotida. Setiap ribonukleotida tersusun dari gula ribosa, basa nitrogen dan asam fosfat. Basa dari nitrogen RNA terbagi menjadi dua yaitu basa purin dan basa pirimidin. Basa purin sama dengan DNA yang tersusun dari adenin (A) dan guanin (G), sedangkan pada basa pirimidinnya berbeda dengan DNA yakni tersusun dari sitosin (C) dan urasil (U).

Tulang Panggung RNA tersusun dari deretan ribosa dan fosfat. Ribonuleotida RNA terdapat secara bebas dalam nukleoplasma dengan bentuk nukleosida trifosfat, contohnya adenosin trifosfat (ATP), Guanosin Trifosfat (GTP), Sistidin Trifosfat (CTP), dan Uridin Trifosfat (UTP). RNA disintetis oleh DNA yang berada di inti sel dengan memakai DNA sebagai cetakannya.


Jenis-Jenis RNA

RNA terdapat tiga tipe utama atau tiga jenis utama yaitu sebagai berikut..


1. Transfer RNA (tRNA)

RNA yang dibuat dari dalam nukleus, tetapi menempatkan diri dalam sitoplasma. tRNA merupakan RNA yang terpendek dan bertindak sebagai penerjemah kodon dari mRNA. tRNA mempunyai proporsi nukleosida yang lebih relatif tinggi. Transfer RNA (transfer-Ribonucleic acid) atau asam ribonukleat transfer yaitu molekul yang menginterpretasikan pesan genetik berupa serangkaian kodon yang disepanjang molekul mRNA dengan cara mentransfer asam-asam amino ke ribosom dalam proses translasi.

Tiap tRNA mengandung suatu sekuen dengan tiga rangkaian basa pendek. Seluruh ujung 3' tRNA mengandung sekuen SSA yang berseberangan dengan sekuen antikodon. Suatu amino tertentu akan menempel pada ujung 3 tRNA. Pelekatan ini merupakan cara berfungsinya tRNA, yaitu dengan membawa asam amino spesifik yang nantinya mempunyai kegunaan dalam sintetis protein, yaitu pengurutan asam amino sesuai dengan urutan kodon pada mRNA.

2. Ribosomal RNA (rRNA)

rRNA merupakan ribosom yang mengandung protein dengan massa yang hampir mirip. Molekulnya berupa pita tunggal, tak bercabang dan fleksibel. rRNA terdiri dari 80 persen total RNA yang dalam sel dan pada sel-sel tidak mempunyai inti sejati yang terdiri dari beberapa tipe rRNA yaitu 23S rRNA, 16S rRNA, dan 5S rRNA.

3. Mesengger RNA (mRNA)

mRNA merupakan polinukleotida yang berbentuk pita tunggal linier dan disintetis oleh DNA di dalam nukleus. mRNA berupa rantai tunggal yang relatif panjang. Panjang pendeknya mRNA bekerjasama dari panjang pendeknya rantai polipeptida yang disusun. Ururtan pada rantai asam amino yang menyusun rantai polipeptida tersebut sesuai dengan urutan kodon yang ada dalam molekul mRNA yang bersangkutan. mRNA bertindak sebagai referensi cetakan dalam pembentukan polipeptida. Setiap molekul membawa salinan urutan DNA, yang ditranslasikan dalam sitoplasma menjadi satu rantai polipeptida atau lebih. Fungsi utama dari mRNA yaitu membawa kode-kode genetik dari DNA di inti sel menuju ke ribosom di sitoplasma. mRNA dibuat bila dibutuhkan dan bila tugasnya telah tamat kemudian dihancurkan dalam plasma.

Fungsi RNA


Sebagai penyimpan informasi

Sebagai mediator antara DNA dan protein dalam proses lisan genetik alasannya yaitu berlaku untuk organisme hidup.

Demikianlah artikel yang saya bagi mengenai Pengertian RNA, Fungsi, Struktur serta Jenis RNA. Semoga teman sekalian sanggup mendapatkan manfaat dari klarifikasi pengertian RNA, pengertian asam ribonukleat atau ribonucleat acid, fungsi RNA (asam ribonukleat), struktur RNA (Asam Ribonukleat), jenis-jenis RNA (asam ribonukelat). Sekian dan terima kasih.

Pengertian Umum Echinodermata Ciri-Ciri, Pembagian Terstruktur MengenaiSerta Reproduksi


Sebelum membahas ihwal Ciri-Ciri, Klasifikasi, Reproduksi, Echinodermata sebaiknya kita mengetahui dulu ihwal pengertian echinodermata itu sendiri. Secara umum, Echinodermata ialah kelompok binatang berduri yang bergerak lamban dengan santunan kaki tabung dan berada di kelaman laut. Istilah echinodermata berasal dari bahasa Yunani dari kata echi yang berarti berduri, dan derma yang berarti kulit. Echinodermata hidup di bahari atau air payau. Echinodermata tidak hidup parasit, dengan beberapa spesies hidup melekat (sesil). 

Pada Echinodermata remaja mempunyai cuilan badan berbentuk simetri radial yaitu cuilan badan yang mendistribusikan dalam susunan melingkar disekitar poros tengah. Sedangkan pada cuilan larvanya mempunyai badan yang simeteri bilateral, yaitu cuilan badan yang satu berdampingan dengan cuilan badan yang lain, dan jikalau ditarik garis dari depan ke belakang terlihat cuilan badan sama antara kiri dan kanan. Larva echinodermata merupakan binatang mikroskopis, transparan, bersilia, dan umumnya berenang bebas di laut.


1. Struktur dan Fungsi Tubuh Echinodermata

Echinodermata mempunyai kulit keras yang tersusun dari zat kapur dengan lima lengan berbentuk mirip jari, dan organ-organ badan yang berjumlah/kelipatan lima. Pada umumnya binatang ini bertubuh garang alasannya ialah terdapat tonjolan kerangka dan duri di tubuhnya. Bentuk badan echinodermata umumnya mirip bintang, bulat, pipih, bundar memanjang, dan mirip tumbuhan. Sedangkan pada cuilan tubuhnya oral (yang mempunyai mulut) dan aboral (tidak mempunyai mulut). Pada permukaan badan Echinodermata umumnya berduri, baik pendek tumpul maupun panjang berduri. Echinodermata tidak mempunyai otak dan mempunyai Ambulakral yang berfungsi dalam mengatur pergerakan.


2. Sistem Organ Echinodermata

Sistem peredaran darah, Echinodermata mempunyai sistem peredaran darah yang masih belum. Jika digambarkan secara sederhana, pembuluh darah berawal dari yang mengelilingi mulut, sesudah itu berjabang pada setiap kaki tabung.

Sistem pernapasan, Echinodermata dilakukan engan memakai insang atau pupula (tonjolan pada rongga tubuh).

Sistem persarafan, Echinodermata terdiri atas saraf yang berbentuk lingkaran (cincin) yang mempersarafi mulut, dan saraf radial yang mirip tali mempersarafi pada cuilan lengan atau kaki tabung.

Sistem pencernaan, berupa mulut, esofagus, lambung, usus, dan anus. Dapat dikatakan, sistem pencernaannya sudah sempurna. Tetapi tidak terdapat sistem ekskresi pada binatang Echinodermata.


3. Klasifikasi Echinodermata

Kelas Archoidea: Kelas archoidea ialah binatang yang dengan bentuk bintang yang biasa disebut bintang laut. Astroida sering ditemukan di bahari pantai. Astroidea merupakan spesies terbanyak dari kelas filum echinodermata yaitu terdapat 1.600 spesies. Archoidea mempunyai cuilan badan oral (bagian badan dengan mulut) dan cuilan aboral (bagian badan dengan anus). Kelas yang mempunyai sistem ambularaklakral terdiri atas pembuluh darah air (jaringan hidrolik) yang membentuk kaki/lengan, Bagian kaki/lengan mempunyai fungsi sebagai alat gerak, untuk menempel, dan untuk menemukan makanan. Pada ujung kaki terdapat bintik mata yang bisa membedakan terang dan gelap.


Bintang bahari mempunyai duri yang tumpul dan pendek. Disekelilingi duri terdapat duri kecil yang dinamakan pedicelaria yang berfungsi untuk menangkap masakan dan melindungi badan dari kotoran. Pada cuilan bersahabat anus terdapat lubang air disebut dengan medreporit. Archoidea mempunyai kanal cincin yang berada di sentra tubuh, serta kanal radial yang merupakan cabang kanal cincin di cuilan lengan.

Kelas Echinoidea: Echinoidea merupakan kelas echinodermata yang tubuhnya dipenuh mirip duri. Bulu Babi atau landak bahari merupakan salah satu jenis dari kelas Echinoidea. Bentuk badan dari echinoidea ialah agak bundar dan tidak mempunyai lengan, tetapi terdapat duri yang jumlahnya banyak. Terdapat dri ang pendek dan panjang.


Duri echinoidea mempunyai bentuk zat kapur. Tubuh echinoidea mempunyai otot dengan fungi untuk memutar duri tersebut sehingga sanggup bergerak. Mulut binatang ini mempunyai struktur yang mirip rahang membantu dalam memakan mangsa.

Kelas Crinoidea: Crinoidea mempunyai bentuk badan yang mirip dengan bunga atau tumbuhan. Crinoidea ialah anggota fillum echinodermata yang spesies paling sedikit yaitu terdapat 550 spesies. dan kelompok paling primitif dari filum echinodermata. Hewan yang hidup di pantai hingga kedalaman bahari 3.500 meter dibawah permukaan laut.


Tubuh yang tidak mempunyai duri, dan jikalau mempunyai tangkai disebut dengan lillia bahari (jika bertangkai akan melekat pada dasar bahari dengan sirri, yaitu cuilan ujung tangkai mempunyai zat tanduk), sedangkan yang tidak mempunyai tangkai disebut dengan bintang bahari berbulu. Di cuilan dasar badan (kaliks) jenis yang terdapat sisi oral (mulut) dan sisi anus sedangkan di cuilan lengannya berjumlah banyak yang mengelilingi di cuilan kaliks tersebut. Umumnya jumlah lengan Crinoidea ialah kelipatan lima dan mempunyai cabang yang disebut dengan pinula. Di sisi oral terdapat celah yang bersilia disebut dengan celah ambulakral. Celah tersebut berfungsi dalam menangkap masakan berupa cairan, zooplankton, atau partikel lainnya yang tersebar di laut.

Kelas Ophiuroidea: Kelas Ophiuroidea merupakan kelas berbentuk ibarat bintang laut, tetapi mempunyai lengan yang lebih panjang dan lebih kurus dan cakram sentra badan yang lebih jelas. Jika kaki digerakkan maka pergerakannya mirip dengan ular, sehingga Kelas Ophiuroidea disebut dengan Bintang Mengular. Kaki tabungnya ini tidak mempunyai penyedot dan bergerak dengan mencambukkan kakinya, sehingga kaki ini lebih gampang patah. Pada kaki atau lengan berfungsi menangkap mangsanya, lalu memasukkan ke dalam laut. Sebagian jenis dari pemakan cacing, moluska, suspensi atau bangkai.


Hewan ini tidak mempunyai anus dan umumnya hidup di sela bebatuan.

Kelas Holothuroidea: Holothuroidea merupakan binatang yang bentuk badan bundar memanjang dari permukaan oral ke permukaan aboral. Tubuhnya terlihat mirip bentuk buah timun sehingga sering disebut dengan timun laut. Tetapi konsistensi tubuhnya sedikit berbeda dengan kelas lain dan mempunyai badan halus dan lunak serta tergolong mempunyai cuilan bagian badan yang berkelipatan lima dengan sistem ambulakral. Mentimun bahari mempunyai tentakel di cuilan oral yang berjumlah 10-30 buah.


Tubuhnya terdapat kaki ambulakral denan fungsi bergerak dan bernapas. Pergerakan dilakukan dengan kontraksi otot ditubuhnya. Jenis binatang ini ialah hermafrodit (2 alat kel4min dalam satu tubuh), namun ada juga yang genokhoris (1 kel4min 1 individu). Pembuahan (fertilisasi) di air bahari lalu bermetamorfosis larva aurekularia. Makannya ialah plankton atau zat organik dalam laut. Ia melindungi diri dari mangsanya dengan memuntahkan organ dalam tubuhnya, sehingga mangsanya akan memakan organ itu, selanjutnya mentimun bahari membentuk kembali organ yang dimuntahkan tadi.

4. Ciri-Ciri Echinodermata

Tubuh echinodermata terdiri atas 3 lapisan dan mempunyai rongga badan atau disebut dengan tripoblastik
Memiliki bentuk badan yang simetri bilateral pada dikala masih larva, dan disaat remaja bentuk tubuhnya simteri radial
Mempunyai kulit badan yang terdiri atas zat kitin
Bergerak dengan ambulakral yaitu kaki tabung dengan lubang-lubang kecil yag berfungsi untuk menghisap.
Mempunyai sistem pencernaan tepat kecuali bintang bahari yang tidak mempunya anus.
Tidak mempunyai sistem ekskresi
Perkembangbiakan secara seksual
Pada permukaan badan terdiri atas tonjolan-tonjolan yang ibarat duri
Mempunyai sistem tabung jaringan hidrolik

5. Reproduksi Echinodermata

Echinodermata berkembang biak secara , yaitu binatang jantan dan betina yang melepaskan sel gametnya ke air laut, dan proses fertilisasi yang berlangsung secara eksternal (di dalam air laut).


6. Cara Hidup Echinodermata

Echinodermata ialah binatang yang hidup secara bebas artinya habitat binatang ini sanggup dimana saja, bisa di bahari pantai hingga bahari dalam. Makanan tergantung kepada jenisnya. Contoh masakan ialah plankton, atau organisme yang mati atau membusuk.


7. Peranan Echinodermata

Echinodermata banyak dimanfaatkan insan dalam banyak sekali hal. Peran echinodermata ialah sebagai berikut.

Peran Echinodermata yang menguntungkan: Echinodermata dimanfaatkan manusia, antara lain:
Bulu babi sanggup diambil gonadnya untuk dikonsumsi. Jepang mempunyai peternakan bulu babi yang luas. Di wilayah Indonesia, terdapat di Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Kendari.
Holothuria (mentimun laut) diperdagangkan sebagai teripang kering atau kerupuk teripang. Hongkong merupakan sentra perdagangan teripang dunia. Di negeri China, mentimun bahari dikeringkan dan dimanfaatkan sebagai materi obat-obatan.
Echinodermata memakan bangkai-bangkai, sehingga pantai menjadi bersih


Peran Echinodermata yang merugikan: Sedangkan peranan merugikan, antara lain:
Bintang bahari sering memakan kerang mutiara di daerah budidaya kerang mutiara.
Achanbasther merupakan hama pada terumbu karang, alasannya ialah memakan polip Coelenterata.


Demikianlah Artikel singkat mengenai Pengertian umum Echinodermata besrta Ciri-Ciri, Klasifikasi, Reproduksi dan Peranan Echinodermata dalam kehidupan. Semoga teman sekalian sanggup mendapatkan manfaat dari pengertian echinodermata, struktur badan echinodermata, sistem organ echinodermata, ciri-ciri echinodermata, reproduksi echinodermata, cara hidup echinodermata, pembagian terstruktur mengenai echinodermata dan peranan echinodermata baik yang bermanfaat/menguntungkan maupun yang merugikan. Sekian dan terima kasih.


Referensi:


Karmana, Oman. 2007. Cerdas Belajar BIOLOGI. Bandung : GRAFINDO Media Pratama. Setiowati, Tetty. Deswati, Furqonita. 2007. BIOLOGI interaktif untuk Sekolah Menengan Atas / MA. Jakarta : Azka Press.


Laila, Siti.2007. Biologi sains dalam kehidupan. Surabaya : Yudhistira.


Aryulina, Diah, dkk. 2007. BIOLOGI 1 Sekolah Menengan Atas dan MA kelas X. Jakarta : ESIS/Erlangga.


Neil. A Champbell, dkk. 2003. BIOLOGI. Jakarta : Erlangga.


Winatasasmita, Djumhur. Sukarno. 1996. Biologi 1 Untuk SMU Kelas 1. Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.


Halid, NA, dan A. Anger. 1984. Lingkungan Hidup. Jakarta: Sinar Harapan