Pengertian Peranan Mamalia Serta Ciri-Ciri Dan Klasifikasinya


Secara umum Pengertian Mammalia ialah kelas Vertebrata (bertulang belakang) yang mempunyai kelenjar susu yang dipakai untuk menyusui anaknya. Mammalia berasal dari bahasa latin yaitu mammae berarti susu. Mammalia mencakup hewan-hewan yang mempunyai kelenjar susu pada betinanya, sedangkan jantan mempunyai kelenjar susu tetapi mengalami reduksi (menyusut). Sel telur pada mammalia hanya mempunyai kuning telur yang sedikit, sehingga perkembangan embrio itu berlangsung dalam rahim induknya.

Peran Mamalia dalam Ekosistem

Mamalia mempunyai tugas penting dalam jaring masakan dari hampir setiap ekosistem. Mamalia ialah anggota penting dari rantai masakan dan jaring makanan, sebagai pemakan rumput dan predator. Mamalia sanggup memberi makan pada banyak sekali tingkatan rantai makanan, menyerupai herbivora, insektivora, karnivora dan omnivora.

Mamalia juga berinteraksi dengan spesies lain dalam banyak hubungan simbiosis. Misalnya, kelelawar telah menjalin hubungan yang saling menguntungkan dengan tanaman. Kelelawar pemakan Nektarmenerima kelezatan dari setiap bunga, dan, sebagai imbalannya, mereka membantu penyerbukan bunga. Itu berarti mereka mentransfer serbuk sari dari satu bunga ke bunga yang lain, yang memungkinkan tumbuhan untuk mereproduksi. Mamalia penyerbuk Non-terbang termasuk marsupial, primata, dan binatang pengerat. 

Dalam kebanyakan kasus, hewan-hewan ini mengunjungi bunga untuk makan nektar mereka, dan berakhir dengan serbuk sari melekat di tubuh mereka. Ketika binatang mengunjungi bunga lain untuk makan nektar, serbuk sari tersebut dipindahkan ke bunga itu.

Kelelawar pemakan Buah(Gambar dibawah) juga mendapatkan masakan dari tumbuh-tumbuhan. Sebagai imbalannya, mereka membantu tumbuhan ini menyebar benih mereka. Ketika kelelawar mengkonsumsi buah, mereka juga mengkonsumsi biji dalam buah. Kemudian mereka membawa benih dalam usus mereka ke lokasi yang jauh-jauh.

kelelawar buah

Kelelawar, menyerupai kelelawar buah Mesir ini, memainkan tugas penting dalam penyebaran benih.

Zebra telah dikenal untuk berteman burung unta. Dalam hubungan simbiosis ini, kedua spesies menguntungkan. Burung unta, dengan indera penciuman dan mendengar yang jelek dan zebra dengan penglihatan yang buruk, keduanya bisa memperingatkan satu sama lain ketika ancaman sudah dekat. 

Zebra sanggup mencium atau mendengar ancaman tertentu mendekat, sementara burung unta bisa melihat ancaman lain. Keduanya dipersiapkan untuk memperingatkan satu sama lain pada ketika itu juga sehingga mereka sanggup melarikan diri masing-masing kalau diperlukan.

Punt dan impala mempunyai hubungan yang sama. Impala ialah salah satu spesies mangsa yang paling umum untuk semua predator dan harus selalu waspada. Impala mempunyai pendengaran yang baik dan penglihatan, akan menunjukkan alarm ketika ancaman sudah dekat.

Zebra dan rusa kutub yang ditemukan bahu-membahu di savana Afrika merumput pada penggalan yang berbeda dari rumput yang sama. Zebra merumput penggalan keras tanaman, menyisakan bagian-bagian lembut untuk rusa kutub tersebut.

Peranan Mamalia bagi Manusia

Kita melihat teladan mamalia (selain orang!) Yang melayani kebutuhan kita di mana-mana. Kita mempunyai binatang peliharaan yang berupa mamalia, menyerupai anjing dan kucing. Mamalia juga dipakai di seluruh dunia untuk transportasi. Misalnya, kuda, keledai, bagal, atau unta (Gambar di bawah) sanggup menjadi sarana utama transportasi di beberapa penggalan dunia. Mamalia juga melaksanakan pekerjaan untuk kita. 

Layanan anjing sanggup dilatih untuk membantu penyandang cacat. Ini termasuk anjing pemandu, yang merupakan dukungan anjing terlatih untuk memimpin orang-orang buta dan tunanetra sekitar hambatan. Kuda dan gajah sanggup membawa beban berat. Manusia juga memakai beberapa mamalia untuk makanan. Sebagai contoh, sapi dan kambing umumnya dibesarkan untuk susu dan / atau daging mereka.

unta

Unta ini menyediakan transportasi di Mesir.

Peran Mamalia dalam budaya

Mamalia juga telah memainkan tugas penting dalam dongeng rakyat budaya yang berbeda dan agama. Sebagai contoh, mamalia penting termasuk Dolly domba, anjing Lassie, dan sirip lumba-lumba. Dolly ialah mamalia pertama yang dikloning dari somatik remaja (badan) sel, dengan memakai proses transfer nuklir. Lassie ialah anjing collie yang tampil dalam tujuh film panjang penuh pada 1940-an dan 1950-an, dimulai dengan Lassie Come Home pada tahun 1943. Film Lassie pemanis dibuat baru-baru ini tahun 2005. Antara 1954 dan 1973, serial televisi Lassie ditayangkan, dengan banyak produksi pemanis baru-baru ini 2007. 

Flipper ialah botol hidung lumba-lumba yang membintangi serial televisi antara tahun 1964 dan 1967. mamalia yang paling populer mungkin king Kong, gorila raksasa yang meneror New York City pada tahun 1933 dalam film yang sama nama.

Klasifikasi Mamalia

Terdapat sekitar 4.000 spesies Mammalia yang masih hidup sampai kini yang kini dikelompokkan atau diklasifikasikan dalam beberapa ordo. Klasifikasi Mammalia ialah sebagai berikut.
Monotremata (Mammalia bertelur), famili Tachyglossidae (landak semut), contohnya Tachyglossus aculeatus dan famili Ornithorhynchidae (paltipus, binatang berparuh bebek), contohnya Ornithorhynchus anatinus.
Marsupialia (Mammalia berkantong), contohnya kuskus (Phalanger sp), kanguru merah raksasa (Megaleia rufa), dan koala (Phascolarctos cinereus).
Insectivora (pemakan serangga), contohnya tikus mondok (Talpa europea) dan celurut rumah (Crocidura russula).
Tupaioidea (tupai), contohnya tupai ekor jambul (Dendrogale melanura). Tupai panah (Dendrogale murina).
Rodentia (hewan pengerat), contohnya tupai merah (Sciurus vulgaris), dan tikus rumah (Mus musculus).
Edentata (kukang, armadilo), contohnya pemakan semut (Myrmecophaga tridactyla) dan tubuh berperisai sisik (Daypus novermcincius)
Phalidota (trenggiling), contohnya trenggiling berekor panjang (Manis tetradactyla) dan trenggiling jawa (Manis javanica)
Carnivora (Singa, harimau, anjing), contohnya serigala (Canis lupus), singa (Panthera leo), kucing (felis silvestris).
Primata (lemur, wau-wau, anjing), dibagi menjadi beberapa famili menyerupai Lemuridae contohnya lemur kerdil ekor gemuk (Cheirogaleus medius), Cercopithecidae contohnya monyet rhesus (Macaca mulatta), Pongidae contohnya gorila (Gorilla gorilla), simpanse (Pan troglodytes), orangutan Kalimantan (Pongo pygmaeus). Hominidae contohnya insan (Homo sapiens).


Peranan Mamalia - Mammalia mempunyai banyak laba yang sangat bermanfaat bagi kehidupan manusia. Peranan Mammalia ialah sebagai berikut...

Dapat dipakai dalam pertanian yaitu dengan membajak tanah sawah, contohnya kerbau
Sebagai materi wol, contohnya domba
Dapat memberantas serangga (nyamuk), contohnya kelelawar.
Dikonsumsi sebagai sumber gizi yang banyak khususnya protein contohnya susu dan daging, contohnya sapi, kambing, dan kuda.
Dapat dijadikan penjaga rumah dan pelacak jejak, contohnya anjing
Sebagai alat transportasi contohnya kuda penarik soda, sapi penarik gerobak dan unta
Barang kerajinan, contohnya tanduk yang dibuat sendok, gantungan kunci, sisir, dan tusuk konde.
Hiburan, menyerupai permainan sirkus, contohnya pada kuda, singa, gajah, harimau dan lumba-lumba


Hewan Mammalia tidak hanya menguntungkan dengan keuntungannya bagi kehidupan insan tetapi, binatang mammalia juga mempunyai kerugian bagi kehidupan manusia. Kerugian Hewan Mammalia ialah sebagai berikut.....

Pemakan buah-buahan kebun, contohnya pada kalong
Dapat merusak lahan pertanian, contohnya pada babi liar
Dapat menyebar basil penyakit, contohnya penyakit pes yang dibawah oleh tikus dan rabies yang dibawa oleh anjing terinfeksi dari virus rabies.


Ciri-Ciri Umum Mammalia -

Mammalia sanggup kita ketahui dengan memperhatikan dan mengetahui ciri-ciri mammalia. Ciri-Ciri Mammalia Umum adalah sebagai berikut...

Tubuh mammalia terdiri atas penggalan kepala, leher, tubuh dan ekor. Pada anggota gerak mammalia dimana pada penggalan depan dan belakang mempunyai jari-jari yang terdapat kuku dan cakar. Anggota gerak depan termodifikasi yang difungsikan untuk berlari, menggali lubang, berenang, dan terbang. 
 
Memiliki kelenjar susu (glandula mammae) pada anggota tubuh menyerupai dada, perut, atau ketiak. Kelenjar susu betina sanggup keluar sehabis kelahiran anaknya. Pada Marsupialia (mammalia berkantong) dan Placentalia mempunyai puting, sedangkan Monotremata (mammalia bertelur) tidak mempunyai puting. 

Pada mammalia jantan tidak menghasilkan kelenjar susu Memiliki rambut, sedikitnya dalam satu fase siklus hidupnya. Setiap helai rambut akan tumbuh didalam kantong yang mengeluarkan minyak pada kulit. Dari banyak sekali kantong-kantong rambut itu terletak pada posisi yang miring sehingga rambut mempunyai arah tertentu. Rambut sanggup bangun alasannya otot-otot dalam kulit. 
 
Mammalia bersifat homoiotern (berdarah panas). Mammalia mempertahankan suhu tubuh yaitu 36°C. Dari sebagian spesies mammalia melaksanakan hibernasi. Hibernasi ialah tidak aktif atau tidur selama demam isu dingin. Pada ketika udara yang panas, kelebihan panas tubuh mammalia yang dibuang melalui keringat. 
 
Ruas tulang belakang leher pada Mammalia berjumlah tujuh buah
Mammalia mempunyai sekat yang sanggup mengatasi rongga dada dengan rongga perut, yang disebut dengan diafragma.
Memiliki sistem pencernaan yang lengkap, sistem pencernaan mammalia mulai dari mulut, faring, esofagus, lambung, usus halus, usus besar (kolom), dan anus. Pada rahang bawah lisan dibuat oleh satu tulang tungga dan dipinggir rahang terdapat gigi. Umumnya terdapat empat tipe gigi pada mammalia yaitu gigi seri, gigi taring, gigi gerahan depan, dan gigi gerahan belakang. Mammalia hanya akan berganti gigi satu kali. Mammaia mempunyai sekum (usus buntu) pada pertemuan usus halus dengan kolon. 
 
Bernapas dengan paru-paru. Mammalia bernapas dengan paru-paru yang terdiri dari dua lobus dan terdapat didalam ruang pleura serta terdapat pita bunyi pada laring.
Sistem ekskresi Mammalia mempunyai ginjal metanefros dengan dua ureter yang mengalirkan urine ke kandung kemih (vesika urinaria). 
 
Alat indra yang berupa mata, telinga, lidah, dan hidung. Mata dilindungi oleh kelopak mata atas dan kelopak mata bawah yang sanggup dipejamkan. Mammalia mempunyai tiga tulang pendengaran, yaitu martil (maleus), landasan (incus), dan sanggurdi (stapes) yang pada jadinya organ pendengar berbentuk gelung yang disebut dengan koklea. Lidah mempunyai papila-papila pengecap rasa. Hidung berafiliasi dengan lubang tunggal di tengkorak. 
 
Mammalia mempunyai otak yang berukuran besar dan berkembang baik yang kuat pada pendaian atau intelektualnya. 
 
Memiliki alat kelamin terpisah antara jantan dan betina. Fertilisasi yang terjadi secara internal dan bersifat vivipar. Pada mammalia jantang mempunyai alat kopulasi yang berupa penis dan spermatozoid yang diproduksi oleh testis yang tersimpan di skrotum. Pada mamalia betina, embrio berkembang didalam uterus dan pada pertukaran metabolisme (misalnya respirasi dan nutrisi) antara embrio dengan induk menjadi terpisah melalui plasenta. Lubang genital pada Mammalia terpisah dengan anus.

Demikianlah artikel tentang Pengertian serta Ciri-Ciri dan Klasifikasinya. Sekian dan Terima Kasih.

Macam-Macam Jaringan Flora Dan Fungsinya


kita ketahui kalau struktur jaringan flora terdiri dari beberapa bagian. Jaringan sanggup terbentuk kalau sel-sel mempunyai bentuk dan fungsinya yang sama, dan kemudian membentuk suatu organ contohnya akar, batang dan daun yang dilakukan secara bersama sehingga terbentuk suatu sistem organ yang pada alhasil membentuk suatu individu. 

Sehingga sanggup disimpulkan dari klarifikasi diatas bahwa Pengertian Jaringan yaitu kumpulan sel yang mempunyai bentuk, asal, fungsi dan struktur yang sama. Jaringan didefinisikan sebagai sekelompok sel yang mempunyai fungsi, asal dan struktur yang sama. Jaringan dipelajari secara khusus dalam ilmu histologi. Dalam arti sempit, Pengertian jaringan flora yaitu apabila sel-sel berkumpul pada tumbuhan.

Pengertian jaringan kadang dikacaukan oleh pengertian koloni. Pengertian jaringan sering dikatakan sebagai kumpulan sel-sel yang masing-masing selnya aktif dalam segala proses hidupnya, yaitu aktif berfotosintesis, aktif mengadakan metabolisme, aktif berkembang biak, dan aktif mengadakan pengambilan zat-zat makanan, sehingga hanya merupakan individu-individu yang mengumpul. Contoh: koloni pada ganggang.


Tumbuhan pada awal perkembangannya, semua sel-sel tumbuhan melaksanakan pembelahan diri. Akan tetapi, dengan adanya pertumbuhan dan perkembangan lebih lanjut, pembelahan sel flora menjadi terbatas di serpihan khusus dari tumbuhan. Jaringan ini tetap bersifat embrionik dan selalu membelah diri.

Jaringan embrionik flora disebut meristem. Pembelahan sel intinya sanggup juga berlangsung pada jaringan selain meristem, contohnya pada jaringan korteks batang, namun jumlah pembelahan ini sangat terbatas.

Sel-sel meristem flora akan tumbuh dan mengalami spesialisasi secara morfologi dan fisiologi (mengalami diferensiasi) membentuk banyak sekali macam jaringan dan tidak mempunyai kemampuan untuk membelah diri. Jaringan ini disebut jaringan dewasa. Jaringan cukup umur penyusun organ flora tingkat tinggi antara lain sebagai berikut:

Jaringan Pelindung (epidermis)
Jaringan dasar (parenkim)
Jaringan Penguat (penyokong)
Jaringan pengangkut (vaskuler)
Jaringan Sekretoris

Macam-Macam Struktur Jaringan Tumbuhan Beserta Fungsinya

Tumbuhan dikelompokkan dalam dua macam, antara lain sebagai berikut :

A. Jaringan Meristem (Embrionik) Tumbuhan

Jaringan meristem yaitu jaringan muda sekelompok sel-sel flora aktif membelah. Sel-sel meristem akan menghasilkan sel gres yang sebagian dari hasil pembelahan akan tetap berada di dalam meristem, hal ini disebut sebagai sel permulaan atau inisial. Sedangkan dari sel-sel baru, digantikan kedudukannya oleh sel meristem yang disebut dengan derivatif atau turunan.


1. Ciri-Ciri Jaringan Mersitem 
 
Ukuran sel yang kecil
Terdiri dari sel-sel muda dalam fase pembelahan dan pertumbuhan
Sel berdinding tipis
Memiliki nukleus yang relatif besar
Vakuola berukuran kecil
Banyak mengandung sitoplasma
Selnya berbentuk kubus


2. Macam-Macam Jaringan Meristem - Jaringan meristem dikelompokkan dalam beberapa macam antara lain sebagai berikut...

a. Macam-Macam Jaringan Meristem Berdasarkan Posisi Dalam Tumbuhan 

Meristem apikal : terdapat di ujung puncak utama dan pucuk lateral serta ujung akar
Meristem interkalar : terdapat di antara jaringan dewasa, contohnya pada meristem pangkal ruas flora anggota suku rumput-rumputan
Meristem lateral : terletak sejajar dengan permukaan organ ditemukannya, contohnya pada kambium dan kambium gabus (felogen).


b. Macam-Macam Jaringan Meristem Berdasarkan Asal Usulnya 

Meristem primer : apabila sel-selnya berkembang pribadi dari sel-sel embrionik (meristem apikal)
Meristem sekunder : apabila sel-selnya berkembang dan jaringa cukup umur yang sudah mengalami deferensiasi. Contohnya kambium dan kambium gabus (felogen)

B. Jaringan Dewasa (Permanen) Tumbuhan

Jaringan meristem cukup umur yaitu jaringan yang telah mengalami deferensiasi. Jaringan ini sudah tidak mengalami pembelahan lagi atau tidak aktif.


1. Ciri-Ciri Jaringan Dewasa (Permanen)

Tidak aktif membelah diri
Berukuran lebih besar dari pada jaringan meristem
Mempunyai vakuola yang berukuran besar, sehingga mempunyai plasma sel yang sedikit dan merupakan selaput yang melekat pada dinding sel
Di sela-sela selnya mempunyai ruang antarsel
Sel telah mengalami penebalan dinding sesuai dengan fungsinya


2. Macam-Macam Jaringan Dewasa (Permanen) - Jaringan cukup umur sanggup terdiri dari beberapa macam yang dibedakan menurut dari bentuk dan fungsinya. Macam-macam jaringan cukup umur (permanen) yaitu sebagai berikut..


a. Jaringan Epidermis (Pelindung) - Jaringan epidermis yaitu lapisan paling luar pada setiap organ flora mirip akar, batang, daun, buah, bunga, biji). Jaringan epidermis berfungsi sebagai pelindung yang menutupi seluruh organ tumbuhan. Jaringan epidermis berasal dari protoderm. Setelah bau tanah bisa tetap ada atau rusak, dan kalau hingga rusak maka jaringan epidermis akan digantikan oleh gabus. Umumnya lapisan epidermis hanya terdiri dari selapisn namun ada juga yang lebih dengan bentuk dan ukuran yang beragam.


1). Ciri-Ciri Jaringan Epidermis
Memiliki susunan sel rapat tanpa disertai ruang antarsel
Terdiri dari sel-sel hidup
Dinding sel yang bermacam-macam dengan bergantung posisi dan jenis tumbuhan
Memiliki protoplasma hidup yang mengandung kristal garam, getah, kristal silikat, dan minyak.
Memiliki vakuola yang berukuran besar yang sanggup berisi antosianin
Tidak berkloroplas, kecuali pada sel penutup, pada hidrofit, dan flora dibawah naungan
Mengalami modifikasi dengan membentuk derivat jaringan epidermis mirip stomata, vilamen, trikomata (rambut-rambut), sel kersik (sel silika), spina (duri), sel kipas.


2). Fungsi-Fungsi Jaringan Epidermis - Selain sebagai fungsi pelindung, jaringan epidermis juga mempunyai fungsi lain. Macam-macam fungsi epidermis yaitu sebagai berikut...
Membatasi penguapan
Penyerapan dan penyimpan air
Penyokong mekanik


b. Jaringan Parenkim (Dasar) - Jaringan parenkin (dasar) yaitu jaringan yang terdapat diseluruh organ tumbuhan. Jaringan parenkim terbentuk dari sel-sel yang hidup dengan struktur morfologis dan siologis yang beragam. Dapat disebut sebagai jaringan dasar sebab mempunyai peranan sebagai penyusun sebagian besar jaringan pada akar, batang, daun, buah, dan biji.


1). Ciri-Ciri Jaringan Parenkim (Dasar) 
 
Terdiri atas sel-sel yang berukuran besar dan berdinding tipis
Memiliki bentuk sel segi enam
Letak inti sel mendekati dasar sel
Mempunyai banyak vakuola
Dapat bersifat embrional dan meristematik
Mempunyai ruang antarsel


2). Fungsi-Fungsi Jaringan Parenkim (Dasar)

Sebagai daerah penyimpanan cadangan makanan
Tempat berlangsungnya fotosintetis
Sebagai jaringan penyokong


3). Macam-Macam Jaringan Parenkim (Dasar) - Jaringan parenkim (dasar) dikelompokkan menjadi dua macam antara lain sebagai berikut..


Macam-Macam Jaringan Parenkim Berdasarkan Fungsinya

Parenkim asimilasi (klorenkim) : mengandung klorofil dan berfungsi untuk fotosintetis
Parenkim air : jaringan yang terdapat pada flora xerofit atau epifit sebagai penimbun/menyimpan air untuk melewati isu terkini kering.
Parenkim penimbun : Jaringan yang berfungsi sebagai daerah penyimpanan cadangan makanan. Jaringan ini biasa terdapat pada akar, buah, umbi, dan batang. Makanan tersebut sanggup berbentuk zat-zat padat, tepung, lemak, protein, gula.
Parenkim udara (Aerenkim) : jaringan yang mempunyai ruang antarsel yang berfungsi dalam mengapungkan flora di air, hal ini sanggup ditemukan pada tangkai daun Canna sp
Parenkim pengangkut : Jaringan yang berfungsi sebagai pembuluh angkut baik itu kuliner dan maupun air.


Macam-Macam Jaringan Parenkim Berdasarkan Bentuknya

Parenkim palisade : parenkin penyusun mesofil pada daun. Jaringan ini terdapat pada biji dengan bentuk sel panjang, tegak, mengandung banyak kloroplas.
Parenkim bunga karang : jaringan penyusun mesofil daun yang berukuran tidak tetap serta terdapat ruang antar sel lebar
Parenkim bintang : jaringan yang sanggup ditemukan pada tangkai daun Canna Sp. dengan bentuk mirip bintang yang bersambungan pada serpihan ujungnya
Parenkim lipatan : jaringan yang sanggup dijumpai pada mesiofil daun pinus dan padi. Terjadi perlipatan ke arah dalam pada serpihan dinding sel dan mengandung banyak kloroplas


c. Jaringan Penyokong/Penguat (Mekanik) Tumbuhan - Jaringan penyokong/penguat yaitu jaringan yang menunjukkan kekuatan bagi flora sehingga bisa bangun tegak. Jaringan penyokong (penguat) flora di bagi menurut sifat dan bentuknya antara lain sebagai berikut..


1). Jaringan Kolenkim - Jaringan kolenkim yaitu jaringan penyokong atau penguat pada organ flora muda dan tumbuhan herba. Kolenkim merupakan sel hidup yang sifatnya mirip dengan parenkim. Ada sel yang mengandung kloroplas dan berperan dalam proses fotosintetis. Kolenkim tersusun dari sel-sel hidup dengan protoplasma yang aktif dan mempunyai bentuk memanjang dengan penebalan yang tidak merata. Jaringan penyokong berfungsi dalam memperkokoh tumbuhan. Sel-sel yang kuat, tebal dan telah mengalami spesialisasi. Jaringan ini juga berfungsi sebagai pelindung biji dam belas veskuler.


Ciri-Ciri Jaringan Kolenkim
Memiliki struktur yang tebal dan juga kuat
Dapat mengalami spesialisasi
Terdapat pada batang, daun dan biji
Selnya mengalami penebalan pada serpihan sudutnya
Penebalan berupa selulosa
Pada umumnya berkelompok membentuk untaian atau silinder


Fungsi-Fungsi Jaringan Kolenkim

Menunjang dan memperkokoh bentuk tumbuhan
Melindungi berkas pengangkut
Memperkuat jaringan parenkim


2). Jaringan Sklerenkim - Jaringan sklerenkim yaitu jaringan penguat yang diri dari sel-sel mati. Sklerenkim mempunyai dinding sel yang kuat, tebal dan mengandung lignin. Sklerenkim terbagi dari dua macam menurut bentuknya yaitu, serabut dan sklereid (sel batu). Serabut atau serat berasal dari jaringan meristem yang terdiri dari sel-sel panjang dan bergerombol membentuk anyaman atau pita. Misalnya pelepah daun pisang. Sedangkan pada sklereid (sel batu) yaitu jaringan sklerenkim yang bentuk selnya membulat dengan dinding sel mengalami penebalan. Misalnya pada tempurung kelapa atau kulit biji beras.


Ciri-Ciri Jaringan Sklerenkim
Mengalami penebalan pada seluruh serpihan dinding sel
Penebalan yang berupa lignin
Berupa sel mati
Pada umumnya ditemukan pada organ flora yang tidak lagi mengalami pertumbuhan dan perkembangna
Terletak pada perisikel, korteks dan diantara xilem dan floem


Fungsi Jaringan Sklerenkim
Sebagai alat untuk bertahan terhadap tekanan dari luar
Melindungi dan menguatkan serpihan dalam sel
Sebagai alat penyokong


d. Jaringan Pengangkut - Jaringan pengangkut yaitu jaringan yang bertugas dalam mengangkut zat. Jaringan ini dibagi menjadi dua antara lain sebagai berikut..


1). Xilem : Xilem yaitu pengakut zat kuliner dengana menyalurkan air dan mineral dari akar menuju ke daun dan serpihan badan lainnya. Xilem terdiri dari dua macam antara lain sebagai berikut...
Unsur trakeal, terdiri dari trakea (sel-sel berbentuk tabung) dan trakeid (sel-sel yang panjang dengan lubang pada dinding selnya)
Serabut xilem, terdiri dari sel panjang degan ujung yang meruncing
Parenkim xilem, berisi zat seperti cadangan makanan, tanin dan kristal


2). Floem : Floem yaitu pengangkut zat kuliner dari hasil fotosintetis dari daun ke seluruh tubuh. Floem tersusun antara lain sebagai berikut...
Bulu tapis, berbentuk tabung dengan ujung yang berlubang
Sel pengiring, berbentuk silinder dengan plasma yang dekat
Serabut floem, berbentuk panjang dengan ujung berimpit dan dindingnya tebal
Parenkim floem, selnya hidup, mempunyai dinding primer dengan lubang kecil yang disebut noktah. Parenkim floem berisi tepung, damar, atau kristal.


e. Jaringan Gabus - Jaringan gabus yaitu jaringan yang tersusun dari sel-sel gabus yang berbentuk memanjang. Jaringan gabus berfungsi melindungi jaringan lain yang terdapat dibawahnya biar tidak terlalu agak tidak terlalu banyak kehilangan air. Sel gabus sanggup ditemukan dipermukaan luar batang.


1). Ciri-Ciri Jaringan Gabus
Disusun dari sel-sel parenkim gabus
Merupakan sel mati dan kosong
Berbentuk memanjang dan berdinding gabus

2). Macam-Macam Jaringan Gabus - Jaringan gabus terdiri atas dua macam antara lain sebagai berikut..
Felem : jaringan gabus yang dibuat oleh kambium gabus berarah luar dan sel-sel matinya
Feloderm : jaringan gabus yang dibuat kambium gabus ke arah dalam dan sel-selnya hidup ibarat parenkim


Demikianlah Artikel sederhana mengenai Macam-Macam Jaringan Tumbuhan dan Fungsinya. Semoga bermanfaat bagi kita semua. Sekian dan terima kasih.

Referensi :


Yayan Sutrian, 2011. Pengantar Anatomi Tumbuh-Tumbuhan (Tentang Sel dan Jaringan). Yang Menerbitkan PT Rineka Cipta: Jakarta.

Pengertian Bioteknologi Secara Umum Adalah


Apa Pengertian Bioteknologi Secara Umum, yakni aplikasi organisme atau bab badan organisme ke dalam teknologi untuk menghasilkan sesuatu yang bermanfaat. Pemanfaatan organisme atau komponen sbuselulernya dilakukan denga terarah dan terkontrol untuk melibatkan multidisiplin serta aplikasi yang terpadu dengan mikrobiologi, biokimia, biologi sel, fisiologi, genetika molekuler, dan teknik kimia.

Sebagian dari keberhasilan bioteknologi yang menarik perhatian masyarakat yakni rekayasa genetika. Rekayasa genetika merupakan bab dari bioteknologi modern yang ditemukan oleh watson dan crik tahun 1953 dari model utas ganda DNA. Sebelumnya masyarakat telah mengetahui bioteknologi tradisional. Bioteknologi tradisional yaitu diterapkan dengan pembuatan minuman anggur dan keju dengan memakai mikroba, pemulihan flora pangan, atau perkawinan silang pada hewan.

Pengertian Bioteknologi Menurut Para Ahli

Perhimpunan Kimia Murni dan Terapan: Menurutnya, pengertian bioteknologi yakni penerapan bikimia, biologi, mikrobiologi dan rekayasa kimia dalam proses industri, pembuatan produk baik itu pelayanan kesehatan, energi dan pertanian serta pada lingkungan. 
 
OECD (Organization for Economic Cooperation and Development): Pengertian bioteknologi berdasarkan OECD yakni suatu penerapan prinsip ilmiah dan rekayasa pengolahan materi oleh distributor biologi untuk menyediakan barang dan jasa.

Prinsip Dasar Bioteknologi - Bioteknologi dikembangkan dari segala bidang yang memanfaatkan kemampuan dari mikroorganisme atau bagian-bagiannya. Objek kajiannya yang luas dengan perkembangan sedikit demi sedikit sesuai perkembangan ilmu dan teknologi serta meningkatkan kebutuhan manusia. 

Sebenarnya, prinsip-prinsip bioteknologi telah diterapkan oleh masyarakat Indonesia semenjak ratusan tahun yang lalu, bahkan 6.000 tahun sebelu masehi oleh masyarakat Babilonia. 

Masyarakat Babilonia diwaktu itu telah menciptakan kuliner dan minuman secara fermentasi. Contoh-contoh bioteknologi tradisional yaitu pembuatan tempe, tape, kecap, oncom atau pembuatan minuman tuak yang tahan usang oleh nenek moyang kita. Ada tiga ciri utama dalam bioteknologi tradisional antara lain sebagai berikut...

Terdapat mikroorganisme dengan ciri tertentu dan sanggup memproduksi enzim yang berperan sebagai biokatalisator
Adanya peropde atau prosedur tertentu untuk mendayagunakan mikroorganisme (sebagai gen) secara teknologi.
Diperolehnya produk yang mempunyai nilai tambah dan bermanfaat khususnya kepentingan manusia, baik yang berupa pangan (makanan dan minuman), obat-obatan, reproduksi, pemecahan duduk kasus sampah, dan produk-produk lain,


Dalam dau dekade belakangan ini telah terjadi beberapa insiden penting dalam mendorong kemajuan dari bioteknologi modern antara lain sebagai berikut...

1. Harga materi bakar fosil menyerupai bensin, minyak tanah, dan solar) yang meningkat drastis.

2. Pemakaian enzim ligase dan endonulease yang sanggup memotong DNA dan menyambungkan kembali sehingga menghasilkan rekombinan gres untuk memanipulasi gen secara buatan.

3. Penemuan oleh Kohler dan Milstein (1975) yang memproduksi antibodi monoklonal dari memfusikan limfosit, mieloma, dan sel tumor.

Ketiga kejadian tersebut memperlihatkan efek besar bagi kemajuan bioteknologi di masa ini. Ada tiga tujuan utama dalam penelitian bioteknologi dikala ini antara lain sebagai berikut...

Menemukan ciri-ciri khusus; memodifikasi; mengontrol hasil-hasil genetis, biokimia dan proses jangkauan yang luas terhadap organisme, baik yang hidup di darat maupun yang dilaut untuk aplikasi bioteknologi.
Menggunakan alat-alat bioteknologi modern dalam duduk kasus pertanian, lingkungan, dan pabrik untuk membantu pengembangna produk gres serta perbaikan produk, proses, dan metode pengujian.
Memberikan dorongan dan menambah fasilitas, kawasan penyimpanan (gudang), dan data base.


Seperti klarifikasi diatas bahwa terdapat bioteknologi tradisional dan bioteknologi modern. Pengertian dari kedua jenis bioteknologi ini yakni sebagai berikut...

Bioteknologi Tradisional: Pengertian bioteknologi tradisional yakni bioteknologi yang sifatnya sederhana dengan memakai jasad renik (mikroba) alami di awal penggunaannya dengan bersifat kemungkinan tanpa berdasar ilmiah. 
 
Bioteknologi Modern: Pengertian bioteknologi modern yakni bioteknologi organismedengan hasil rekayasa genetika melalui perlakukan yang mengubah landasan penetu kemampuan hidup, dengan mengubah tatanan gen yang memilih sifat spesifik dai suatu organisme, sehingga berlangsung dengan efisien dan efektif.

Demikianlah warta mengenai Pengertian Bioteknologi: Apa itu Bioteknologi ?... Semoga teman-teman sanggup mendapatkan dan bermanfaat bagi kita semua. Sekian dan terima kasih. Salam Berbagi Teman-Teman.

Referensi
Muhammad Djumhana, 1995. Hukum Dalam Perkembangan Bioteknologi. Penerbit PT Citra Aditya Bakti : Bandung.
Aryulina, Diah; Choirul Muslim, Syalfinaf Manaf, Endang Widi Winarni (2007). Biologi 3 Sekolah Menengan Atas dan MA Untuk Kelas XII. Jakarta: Esis/Erlangga

Pengertian Dna Secara Umum Adalah


Secara Umum Pengertian DNA (Asam Deoksiribonukleat) adalah asam nukelat yang didalamnya terdapat sebuah sel makhluk hidup. DNA merupakan biomolekul utama semua makhluk hidup yang membntuk dan menyusun berat kering. DNA dalam bahasa inggris disebut deoxyribonucleic acid. DNA terdiri dari bahan yang membentuk kromosom-kromosom dan isu genetik yang tersimpan dalam badan makhluk hidup.

Istilah kata DNA berasal dari dua kata yakni deoxyribosa yang berarti gula pentosa dan nucleic yang berarti nukleat. DNA juga sanggup diartikan sebagai senyawa kimia pembentuk keterangan genetik suatu sel makhluk hidup, yang berlaku sebagai generasi ke generasi berikutnya. DNA sebagai cetak biru atau blue print dimana arahan kehidupan setiap makhluk hidup yang tercatat dalam sel.

Struktur DNA

Struktur DNA pertama kali ditemukan oleh James Watson dan Francis Crick. Struktur DNA disebut struktur rantai berganda Watson-Crick.

DNA yaitu makro molekul atau molekul yang besar dan berisi 2 rantai polinukleoitida yang saling berkaitan. Setiap nukelotida terbentuk tiga susunan komponen yakni nitrogen, gula pentosa, dan gugus fosfat. Di dalam basa nitrogen terdapat basa primidin dan basa purin. Basa primidin terdapat timin dan sitosin sedangkan dalam basa puring terdapat adenin dan guanin.

Replikasi DNA

Replikasi DNA dilakukan sebelum sel membelah diri. Arti replikasi DNA yaitu terjadinya penggandaan rantai ganda dari DNA itu sendiri. Pada prokariota atau makhul hidup tidak memiliki membran inti selnya replikasi DNA dilakukan secara terus menerus. lain halnya dengan Eukariota atau organism yang dengan sel yang sangat komples yang dimana disini terjadi replikasi sangat teratur dengan proses mitosis atau miosis.

Penggandaan DNA biasanya memakai ensim DNA polimerase. Ensim mini mengikat nukleotida-nukleotida dalam membentuk susunan polimer DNA. Semua proses yang dilakukan secara in vitro dengan memakai suatu proses yang disebut PCR atau reaksi berantai polymerase.

Fungsi DNA

Fungsi utama DNA yaitu sebagai pembawa bahan genetic. Namun demikian fungsi DNA sangat luas yaitu sebagai berikut..

Membawa bahan genetika dari generasi ke generasi berikutnya
Mengontrol kehidupan secara eksklusif maupun tidak
Sebagai auto katalis atau penggandaan diri
Sebagai heterokatalis atau melaksanakan sintetis terhadap senyawa lain.


Isolasi DNA

Biasanya para jago dalam mempelajari DNA melaksanakan isolasi DNA dengan cara centrifugasi. Centrifugasi akan menciptakan molekul berat ada diatas sedangkan molekul yang ringan ada dibawah tabung. Centrifugasi merupaka teknik awal dan terdapat tindakan-tindaka yang memerlukan penelian.

Tes DNA

Tes DNA sanggup mengatasi problem kriminal yang paling rumit. Karena fungsi tes DNA ialah..

Untuk mengatalisa jenis penyakit
Untuk mengetahui penyakit azaimer
Untuk mengalisa garis keturunan
Untuk menetukan cara mengatasi kobatakan dan masih banyak fungsi dari test DNA.


Demikianlah isu mengenai Pengertian DNA secara umumnya, klarifikasi Struktur, Fungsi, Isolasi, Tes DNA. Semoga sahabat sekalian sanggup mendapatkan dan bermanfaat bagi kita semua baik itu pengertian DNA, struktur DNA, fungsi DNA, isolasi DNA, replikasi DNAdan tes DNA. Sekian dan terima kasih.

Pengertian Biotik Secara Umum Adalah


Lingkungan biotik dimana komponen-komponen mempunyai fungsi dan peranan yang bermanfaat dan berdampak dalam terjadinya keseimbangan lingkungan. Secara Umum Pengertian Biotik yaitu istilah yang dipakai untuk menyebut sesuatu yang hidup (organisme). Pengertian Lingkungan Biotik yaitu semua lingkungan yang terdiri dari komponen-komponen makhluk hidup di permukaan bumi. Sedangkan pada Pengertian Komponen Abiotik yaitu komponen lingkungan yang terdiri atas makhluk hidup yang ada dibumi menyerupai lumut, flora paku, binatang vertebrata, bakteri, ganggang, jamur, flora tingkat tinggi, dan hewar invertebrata.

Komponen-Komponen Biotik - Berdasarkan segi tingkatan trofik atau nutrisi, komponen biotik dalam ekosistem dibedakan atas dua macam. Komponen-komponen biotik yaitu sebagai berikut...

Komponen Autotrof, Organisme autotrof yaitu organisme uniseluler dan multiseluler yang sanggup berfotosintesis. Seperti fitoplankton, flora lumut, flora berbiji, ganggang, flora paku. Hasil fotosintesis akan menghasilkan karbohidrat dan oksigen (O2). Organisme autotrof merupakan produsen yang utama dalam ekosistem.

Komponen Heterotrof, Organisme heterotrof yaitu organisme yang memanfaatkan materi organik yang disediakan oleh organisme lain sebagai materi makanan. Organisme heterotrof terdiri atas herbivor sebagai konsumen primer (I), karnivor memakan herbivor sebagai konsumen sekunder (II), karnivor memakan karnivor sebagai konsumen tersier (III), dekomposer serta detritivor. Dekomposer yaitu mikroorganisme yang menguraikan zat organik dari hasil sisa flora atau binatang (detritus), contohnya selulosa atau kitin, menjadi zat yang lebih sederhana. Contohnya dekomposer yaitu basil dan fungi. Nutrien anorganik hasil penguraian dilepaskan ke ekosistem (proses mineralisasi) yang kemudian dipakai kembali oleh produsen.


Organisme heterotrof juga dikelompokkan menjadi benalu dan detritivor. Parasit hidup di luar atau di dalam badan inang yang masih hidup, menyerupai kutu yang hidup di kepala manusia. Detritivor hidup dengan cara memakan bagian flora atau binatang yang sudah mati, contohnya pada rayap, cacing tanah dan binatang kaki seribu (keluwing).

Komponen biotik menurut tugas dan fungsi dibedakan menjadi 3 macam. Komponen-Komponen Biotik yaitu sebagai berikut...

Produsen : Produsen yaitu makhluk hidup yang bisa mengubah zat anorganik menjadi zat organik (organisme autotrof) yang dipakai untuk menghasilkan masakan sendiri melalui proses fotosintesis. Contoh produsen yaitu flora hijau, lumut, alga.

Konsumen : Konsumen yaitu makhluk hidup yang tidak sanggup menghasilkan makanan, sehingga bergantung pada organisme yang lain, baik itu organisme heterotrof maupun autotrof.
Dekomposer : Dekomposer yaitu organisme yang menguraikan materi organik menjadi materi anorganik yang kemudian dipakai oleh produsen. Dekomposer disebut juga detritivor atau pemakan bangkai. Contoh Dekomposer yaitu basil pembusuk dan jamur.


Demikianlah info mengenai Pengertian Biotik Secara Umum. Semoga teman-teman sanggup mendapatkan dan bermanfaat bagi kita semua. Sekian dan terima kasih.

Pengertian Protein Secara Umum Adalah

Pengertian Protein berdasarkan definisi para jago menyampaikan bahwa pengertian protein yaitu senyawa kimia yang mengandung unsur karbon (C), hidrogen (H), oksigen (O), nitrogen (N), dan kadang kala sulfur (s) atau fosfor (P). Protein terutama berfungsi sebagai lahan pembangun tubuh, yaitu untuk membentuk sel-sel gres dan memperbaiki sel-sel yang rusak. Kebutuhan protein orang cukup umur setiap hari sebanyak satu gram protein untuk setiap kilogram berat badan. Anak-anak, ibu hamil, dan orang yang gres sembuh dari sakit membutuhkan protein lebih banyak.


Fungsi Protein

Fungsi protein pada umumnya, protein berfungsi sebagai zat pembangun tubuh dan pelindung tubuh, pendorong metabolisme dan penyokong organ tubuh dalam banyak sekali aktivitasnya, tidak hanya itu saja, ada banyak fungsi protein selain itu yang sanggup dilihat dibawah ini.

Membantu dan mendorong pertumbuhan dan memelihara susunan/struktur tubuh dari sel, jaringan sampai ke organ-organ tubuh.
Protein sebagai sumber karbohidrat.
Membantu tubuh dalam melawan, menghancurkan dan menetralkan zat-zat dari luar atau abnormal yang masuk di dalam tubuh.
Protein berfungsi sebagai penyediaan energi bagi tubuh.
Protein berfungsi sebagai asupan diet dan rendah gula.
Memelihara dan menjaga keseimbangan asam basa dan cairan tubuh karna protein juga berfungsi sebagai buffer (penahan).
Mengatur dan menjalankan metabolisme tubuh karna protein sebagai enzim artinya protein mengaktifkan dan masuk kedalam reaksi kimia.
Protein juga berfungsi sebagai biokatalisator
Protein merupakan materi dalam sintesis substansi penting ibarat halnya hormon, enzim, antibodi dan kromosom.


Jenis-Jenis Protein

Dalam jenis atau macam-macam protein terbagai atas 3 bab antara lain..


a. Jenis Protein Berdasarkan Fungsinya

Protein terdiri atas 3 macam atau jenis berdasarkan Fungsinya antara lain sebagai berikut..

Protein Sempurna : protein tepat yaitu protein yang didalamnya terkandung asam amino yang lengkap. Contohnya kasein pada susu dan albumin pada putih telur. Protein tepat pada umumnya terdapat pada protein hewan.
Protein Kurang Sempurna : protein kurang tepat yaitu protein yang asam aminonya lengkap tetapi jumlah dari beberapa asam amino sedikit. Protein kurang tepat tidak bisa mencukupi pertumbuhan, tetapi protein kurang tepat ini sanggup mempertahankan jaringan yang telah ada. Contohnya protein pada lagumin yang terdapat pada kacang-kacangan dan giladin pada gandum.
Protein Tidak Sempurna : protein tidak tepat yaitu protein yang kurang atau tidak mempunyai asam amino esensial. Protein tidak tepat tak bisa mencukupi pertumbuhan dan mempertahankan yang telah ada sebelumnya. Contohnya, Zein yang terdapat pada jagung, dan beberapa protein yang ada pada tumbuhan.


b. Jenis Protein Berdasarkan Komponen-Komponen Penyusunnya

Jenis-jenis protein berdasarkan komponen-komponen penyusunnya terbagi atas 3 antara lain.

Protein Sederhana (Simple Protein) : protein sederhana yaitu protein dari hasil hidrolisa, total protein ini merupakan adonan atas banyak sekali macam asam amino.
Protein Kompleks (Complex Protein) : protein kompleks yaitu protein dari hasil hidrolisa total protein jenis ini yang terdiri dari banyak sekali macam asam amino selain itu juga tedapat komponen-komponen yang lain ibarat unsur logam, formasi phospat. dll Contohnya hemoglobin, lipoprotein, glikoprotein dan masih banyak lagi).
Protein Derivat (Protein derivative) : protein derivat yaitu protein yang merupakan ikatan antara (intermediate product) yang merupakan hasil dari hidrolisa parsial yang berasal dari protein native. Contohnya albumosa, peptone dan masih banyak lagi.


c. Jenis Protein Berdasarkan Sumber Protein

Protein dibedakan menjadi protein nabati dan protein hewani.

Protein Nabati : Protein nabati yaitu protein yang berasal dari tumbuh-tumbuhan. Contohnya, kedelai, kacang-kacangan, tahu, dan tempe.
Protein Hewani : Protein nabati yaitu protein yang berasal dari hewan. Contohnya, daging, susu, keju, telur dan ikan.


Sekian artikel perihal klarifikasi secara umum pengertian protein beserta keterangan, Jenis, dan Fungsi Protein supaya bermanfaat .

Pengertian Pembelahan Mitosis Dan Tahap-Tahap Pembelahan Mitosis


Dalam pembelahan mitosis mempunyai tahap-tahap pembelahan yang biasa juga disebut fase-fase pembelahan mitosis. Sebelum itu mari kita membahas pertama-tama pengertian pembelahan mitosis. Pembelahan mitosis yakni proses pembelahan inti sel menjadi dua inti sel gres melalui tahap-tahap tertentu dan menghasilkan sel anak dengan jumlah dan jenis kromosom yang sama dengan sel induknya. Dari satu sel kemudian menjadi dua sel anak identik, masing-masing sel anak mewarisi kromosom yang sama banyak dengan kromosom induknya.


Jika sel induk mempunyai 2n kromosom, setiap sel anak juga mempunyai 2n kromosom Pembelahan mitosis terjadi melalui beberapa tahapan. Mula-mulai bab inti sel membelah, sesudah diikuti pembelahan sitoplasma. Adapun tahap-tahap pembelahan mitosis yang sanggup dilihat ibarat yang ada dibawah ini..

Mitosis merupakan pembelahan sel yang terjadi pada organisme eukariot. Pembelahan sel secara mitosis terjadi pada jaringan somatik. Dalam pembelahan mitosis ini, satu sel membelah menjadi dua sel yang sama persis.

Pembelahan mitosis terdiri atas pembelahan inti dan pembelahan sitoplasma. Pembelahan mitosis ini di awali dengan pembelahan inti. Oleh alasannya itu, bila kita melihat kumpulan sel yang sedang membelah, mungkin kita akan menemukan satu atau beberapa sel yang mempunyai dua inti. Hal ini berarti sel telah selesai melaksanakan pembelahan inti tetapi belum melaksanakan pembelahan sitoplasma.

Mitosis merupakan periode pembelahan sel yang berlangsung pada jaringan titik tumbuh (meristem), ibarat pada ujung akar atau pucuk tanaman. Proses mitosis terjadi dalam empat fase, yaitu profase, metafase, anafase, dan telofase. Fase mitosis tersebut terjadi pada sel flora maupun hewan.

Terdapat perbedaan fundamental antara mitosis pada binatang dan tumbuhan. Pada binatang terbentuk aster dan terbentuknya alur di ekuator pada membran sel pada dikala telofase sehingga kedua sel anak menjadi terpisah.

Dengan mitosis terjadi proses pertumbuhan dan perkembangan jaringan dan organ badan makhluk hidup. Tujuan pembelahan mitosis yakni mewariskan semua sifat induk kepada kedua sel anaknya. Pewarisan sifat induk kepada kedua sel anaknya terjadi secara sedikit demi sedikit fase demi fase. Fase-fase dalam pembelahan mitosis yakni sebagai berikut:

Tahap-Tahap Pembelahan Mitosis

Tahap-tahap pembelahan mitosis terdiri dari profase, metafese, anafase, telofase dan interfase. antara lain sebagai berikut...

a. Profase

Profase merupakan fase pertama pembelahan. Pada fase ini kromosom mulai terjadi pemendekan, menebal, dan masing-masing saling berpasangan (2n) yang bangun dari dua benang. Pada fase ini, membran ini masih tampak.

Profase. Pada awal profase, sentrosom dengan sentriolnya mengalami replikasi dan dihasilkan dua sentrosom. Masing-masing sentrosom hasil pembelahan bermigrasi ke sisi berlawanan dari inti.

Pada dikala bersamaan, mikrotubul muncul diantara dua sentrosom dan membentuk benang-benang spindle, yang membentuk ibarat bola sepak. Pada sel hewan, mikrotubul lainnya menyebar yang kemudian membentuk aster. Pada dikala bersamaan, kromosom teramati dengan jelas, yaitu terdiri dua kromatid identik yang terbentuk pada interfase. Dua kromatid identek tersebut bergabung pada sentromernya. Benang-benang spindel terlihat memanjang dari sentromer (Campbell et al. 1999).

Ciri-Ciri Tahap Profase

Benang-benang kromonema menjadi pendek dan bertambah tebal membentuk kromosom homolog dengan duplikatnya sehingga mengakibatkan kromosom menjadi 2
Nukleous dan membran inti menghilang
Sentriol membelah 2 dan bergerak berlawanan kearah dua kutub yang berlawanan pula
Setiap sentriol menuju ke benang spinder (benang gelendong)

b. Metafase

Pada fase ini membran inti melebur. Kromosom berkumpul di bidang ekuator yang ada di tengah sel. Kromosom memperbanyak diri maka setiap kromosom terdiri dari dua kromatid. Pada dikala ini sanggup dikatakan bahwa sel mempunyai 4n kromosom.

Masing-masing sentromer mempunyai dua kinetokor dan masing-masing kinetokor dihubungkan ke satu sentrosom oleh serabut kinetokor. Sementara itu, kromatid bersaudara begerak ke bab tengah inti membentuk keping metafase (metaphasic plate) (Campbell et al. 1999).

Ciri-Ciri Tahap Metafase

Setiap kromosom homolog dengan duplikatnya sejajar di bidang metafase/dataran metafase

c. Anafase

Pada fase anafase setiap kromosom memisahkan diri menjadi dua bab yang sama, masing-masingbergerak menuju ke arah kutub sel yang saling berlawanan, jadi 2n kromosom bergerak ke kutup yang satu, dan 2n kromosom bergerak kekutub yang lain.

Masing-masing kromatid memisahkan diri dari sentromer dan masing-masing kromosom membentuk sentromer. Masing-masing kromosom ditarik oleh benang kinetokor ke kutubnya masing-masing (Campbell et al. 1999).

Ciri-Ciri Tahap Anafase

Setiap kromosom homolog memisahkan diri dublikatnya kearah dua kutup berlawanan dengan gerakan kontraksi dari daya tarik benang spindel

d. Telofase

Kromosom hingga di kutub masing-masing kemudian terbentuk membran inti yang mengelilingi kelompok kromosom. Setiap kedua inti yang gres terbentuk itu, muncul membran pemisah. Kemudian terbentuklah membran sel yang memisahkan kedua sel anak tersebut. Maka lengkaplah sudah proses pembelahan mitosis, dari satu sel menjadi dua sel anak. Setiap sel anak mempunyai 2n kromosom.

Ketika kromosom saudara hingga ke kutubnya masing-masing, mulainya telofase. Kromosom saudara tampak tidak beraturan dan kalau diwarnai, terpulas besar lengan berkuasa dengan pewarna histologi (Campbell et al. 1999).

Ciri-Ciri Tahap Telofase

Kromosom homolog dan kromosom dublikatnya saling menuju ke kutub selnya masing-masing
Mulai terlihat membran inti sel dan nukleolus
Dibagian tengah sel mulai terbentuk dan adanya sekat pemisah
Terbentuknya dua sel anak

Tahap berikutnya terlihat benang-benang spindle hilang dan kromosom tidak terlihat (membentuk kromatin; difuse). Keadaan ibarat ini merupakan karakteristik dari interfase. Pada hasilnya membran inti tidak terlihat diantara dua anak inti (Campbell et al. 1999).

Sitokinesis. Selama fase tamat pembelahan mitosis, muncul lekukan membran sel dan lekukan makin dalam yang hasilnya membagi sel tetua menjadi dua sel anak. Sitokinesis terjadi alasannya dibantu oleh protein aktin dan myosin (Campbell et al. 1999).

Berikut ini klarifikasi lebih lengkapnya:

Source: Makalah Pembelahan Sel, Oleh : Ade Salimah, Ir. & Erni Suminar, S.P., Fakultas Pertanian Unpad, 2007.

Sekian pembahan tentang Pengertian Pembelahan Mitosis dan Tahap-tahapnya Semoga artikel Pengertian Pembelahan Mitosis dan Tahap-tahapnya ini dapat bermanfaat bagi sahabat sekalian.

Pengertian Otot Insan Secara Umum Adalah


Seperti judul artikel diatas, kali ini yang akan saya bahas ialah pengertian, fungsi, ciri-ciri atau karekteristik dan Macam-macam otot manusia. secara gari besar otot insan ini terbagi menjadi 3 bab yakni otot polos, otot lurik dan otot jantung. Setiap dari pembahasan tersebut kita akan membahas ciri-ciri dari ketiga jenis otot tersebut. Ciri-ciri dari setiap otot insan berfungsi dalam membedakan dari 3 jenis otot tersebut. Sebelum membahas macam-macam atau jenis-jenis otot manusia. Secara umum pengertian otot itu sendiri ialah jaringan yang ada didalam badan manusia, berupa alat gerak aktif yang menggerakkan tulang sehingga menyebabkan suatu organisme atau indvidu sanggup bergerak. Otot bekerja dengan cara berkontraksi dan beleraksasi.

Macam-Macam Otot Pada Manusia

Otot insan terbagi atas 3 yakni otot polos,otot lurik, dan otot jantung ibarat yang ada dibawah ini..

a. Otot Polos

Otot Polos ialah otot yang bekerja tampa kesadaran kita yang dipengaruhi oleh sistem saraf tak adar atau saraf otonom, otot polos dibuat oleh sel-sel yang berbentuk gelendong dimana kedua ujungnya runcing dan mempunyai 1 inti sel.

Ciri-ciri Otot Polos

Waktu kontraksi antara 3 hingga 180 detik
Bentuk dari otot polos ibarat perahu
Terletak pada organ dalam
Memiliki satu inti sel yang berada ditengah
Pergerakannya dari otot polos lambat, dan gampang lelah
Dipengaruhi oleh saraf otonom
Otot polos biasanya berada pada bab usus, terusan peredaran darah, otot di terusan kemih,
Tidak diperintah oleh otak atau tidak dipengaruhi oleh otak


b. Otot Lurik

Otot lurik ialah otot yang melekat pada rangka badan insan yang dipakai dalam pergerakan dimana otot lurik ialah otot yang bekerja dibawah kesadaran (volunter). Otot lurik juga dinamakan otot rangka, Mengapa ?.. karna melekat pada rangka. Dimanakan otot lurik karna adanya sisi gelap jelas yang berselang seling.

Ciri-Ciri Otot Lurik

Bentuk selindris dengan garis gelap terang
Melekat pada rangka
Bekerja secara sadar dengan perintah otak
Cepat dan gampang lelah
Bentuk yang panjang dan mempunyai banyak inti sel (multi sel)
Mempunya pigmen mioglobin
Inti sel yang berada di tepi


c. Otot Jantung

Otot jantung atau myocardium ialah otot yang bekerja secara terus menerus tampa istirahat atau berhenti. Otot jantung merupakan perpaduan antara otot lurik dan otot polos karna adanya persamaan yang ada pada otot jantung misalnya, mempunyai sisi gelap jelas dan inti sel yang berada ditengah. Otot jantung berfungsi dalam memompa darah ke seluruh tubuh. Otot Jantung bekerja dibawah kesadaran insan saraf yang memengaruhi otot jantung ialah saraf simpatik dan parasimpatik

Ciri-Ciri Otot Jantung

Otot jantung yang berbentuk silindris
Memiliki percabangan disebut sinsitium
Otot Jantung terletak pada jantung
Memiliki satu Inti sel yang berada ditengah
Bekerja tampa kesadaran manusia
Bekerja terus menerus dan tak membutuhkan istirahat

Jenis-Jenis Gerak Otot

Jenis-jenis atau macam-macam gerak otot terbagi atas 2 antara lain sebagai berikut..

a. Berlawanan (antagonis)

Misalnya saja bisep dan trisep pada otot di lengan atas. Alat gerak antagonis antara lain sebagai berikut..

Ekstensor-Fleksor : meluruskan-membengkokan
Abduktor-Adduktor : menjauhkan-mendekatkan
Depresor-Elevator : kebawa-keatas
Supinator-Prenator : menengadah-menelungkup

b. Bersamaan (sinergis)

Otot Pronator teres dan Pronator kuadratus di lengan bawah

Macam-Macam Gerak Otot

Ekstensi ialah gerak meluruskan contohnya meluruskan lutut, siku dan ruas jari
Depresi ialah gerak menekan kebawah atau menurunkan
Pronasi ialah gerak memutar lengan sehingga telapak menelungkup
Abduksi ialah gerak menjauhkan contohnya gerak tungkai menjauhkan dari sumbu tubuh
Supinasi ialah gerak yang memutar lengan sehingga tangan menegadah
Adduksi ialah gerak yang mendekatkan sumbu badan contohnya gerak yang mendekatkan tungkai dengan sumbu tubuh
Fleksi ialah gerak yang membengkokkan contohnya membengkokkan siku, ruas jari dan lutut

Fungsi Otot pada Manusia

Menjalankan dan melakukan kerja contohnya berjalan, mengangkat, dan memegang
Menggerakkan jantung
Mengalirkan darah yang terdiri atas zat-zat baik itu nutrisi, oksigen dan lain-lain


Karakterisitik Otot manusia

Kontrabilitas artinya kemampuan otot dalam berkontraksi (memendek)
Ekstensibilitas artinya kemampuan otot dalam berelaksasi (memanjang)
Elastisitas artinya kemampuan otot untuk kembali ke bentuk semula sehabis berkontraksi dan berelaksasi

Sekian artikel tentang Pengertian secara umum otot insan serta, fungsi, dan Macam-Macam Otot Manusia supaya artikel ini bermanfaat bagi teman sekalian, dan terimakasih