Pengertian, Sejarah, Teknik, Peraturan Olahraga Bulu Tangkis Lengkap

Olahraga Bulu Tangkis – Hay teman – teman jumpa lagi dengan saya, pada kesempatan kali ini saya ingin membagikan informasi seputar pengertian bulu tangkis.


Permainan olahraga bulutangkis atau yang sering di sebut dengan permainan bulu tangkis ini juga sangat terkenal ibarat halnya permainan sepak bola. Akan tetapi berbeda dengan sepak bola, materi bulu tangkis permainannya mempunyai gerak yang secara umum dikuasai antara kaki dan juga lengan. Gerakan tersebut kemudian menjadikan teknik tertentu semoga bisa memainkan raket dan juga kok.


Pengertian Bulu Tangkis

Bulu tangkis merupakan sebuah olahraga raket yang dalam permainannya dilakukan oleh dua orang yang saling berlawanan untuk permainan tunggal. Dan  untuk permainan ganda menggunakan dua pasangan yang saling berlawanan.


Permainan olahraga ini ibarat sekali dengan tenis. Bulutangkis atau bulu tangkis bertujuan untuk memukul bola permainan yang di sebut kok atau shuttlecock. Kok di pukul semoga melewati jaring supaya jatuh dalam bidang permainan lawan yang sudah di tentukan. Dan pemain harus berusaha untuk mencegah lawan melaksanakan hal yang sama. Untuk lebih jelasnya yuk simak klarifikasi di bawah ini.

Permainan bulu tangkis dikenal juga dengan istilah badminton, awal mulanya permainan ini dinamakan badminton, namun alasannya yaitu melihat pada pengertiannya maka olahraga ini mempunyai nama lain yaitu bulu tangkis.

Dan secara harfiah bulu tangkis berasal dari dua kata yaitu bulu dan tangkis. Kata bulu diambil dari bentuk kok (shuttlecock)yang terbuat dari bulu angsa.

Sedangkan tangkis diambil dari kata dasar menangkis. Dan inti dari permainan bulu tangkis yaitu menangkis pergerakan dari shuttlecock tersebut.


Sejarah Bulu Tangkis

Permainan bulu tangkis kemungkinan berkembang di Mesir Kuno sekitar 2000 tahun yang lalu, akan tetapi juga disebut-sebut di India dan Republik Rakyat Tiongkok.

Dan seiringnya perkembangan permainan bulu tangkis dikenal luas oleh masyarakat dunia pada kala pertengahan di Inggris, yaitu sebuah permainan tradisional bawah umur setempat yang berjulukan battledore dan shuttlecocks.

Anak-anak pada waktu itu biasanya akan menggunakan dayung atau tongkat dan bersiasat bersama untuk menjaga kok semoga tetap diudara dan mencegah menyentuh tanah.

Dan olahraga bulu tangkis diciptakan oleh petugas tentara Britania di Pune, India pada kala ke-19 pada dikala mereka menambahkan jaring dan memainkannya secara bersaingan.

Kemudian para tentara membawa permainan itu kembali ke Inggris pada tahun 1850-an. Dan pada tahun 1877 rancangan peraturan pertama kali ditulis oleh Klub Badminton Bath.

Selanjutnya pada tahun 1893 Asosiasi bulu tangkis Inggris di bentuk dan kejuaraan internasional pertamanya pada tahun 1899 dengan kejuaraan All England.

Setelah itu bulu tangkis menjadi sebuah olah raga terkenal di dunia, terutama di wilayah Asia Timur dan Tenggara, yang dikala ini mendominasi olah raga ini dan di negara-negara Skandinavia.

Karena perkembangannya yang sangat pesat maka perlu didirikannya organisasi internasional untuk mengatur acara bulu tangkis internasional.  Lalu diberi nama international bulu tangkis federation (IBF) pada tanggal 5 juli 1934 yang beranggotakan dari beberapa negara. Di negara Indonesia dibuat organisasi induk bulu tangkis tunggal nasional, yaitu persatuan bulu tangkis seluruh indonesia (PBSI) pada tanggal 5 mei 1951.

Kemudian pada tahun 1953 indonesia menjadi anggota IBF dan berhak untuk mengikuti pertandingan-pertandingan internasional.

Untuk mengetahui sejarah bulu tangkis lebih lengkap, silahkan baca sejarah bulu tangkis

4 Peraturan dalam Permainan Bulu Tangkis

Bulu tangkis yaitu salah satu olahraga yang paling terkenal di Indonesia. Berbagai kejuaraan dunia sanggup diraih oleh para atlet kita yang membanggakan. Ada beberapa kejuaraan bergengsi dalam pertandingan bulu tangkis. Beberapa diantaranya yaitu Olimpiade, kejuaraan dunia, All England dan Asian Games dan Sea Games untuk pertandingan regional. Ada juga beberapa pertandingan super series yang diselenggarakan oleh aneka macam negara di dunia. Untuk kejuaraan nasional ada beberapa kejurnas dan sirnas yang diselenggarakan di aneka macam tempat di Indonesia.

Banyak juga masyarakat Indonesia yang gemar bermain bulu tangkis. Mulai dari bawah umur hingga bau tanah dan muda. Akan lebih baik selain memainkan bulu tangkis dengan teknik yang benar, kita juga mengetahui apa saja peraturan dalam permainan olahraga bulu tangkis ini.

Peraturan permainan bulu tangkis ditetapkan oleh Induk organisasi Bulu tangkis Internasional atau BWF. Berikut ini yaitu peraturan dalam permainan bulu tangkis yang perlu diketahui.

1. Peraturan Penilaian

Ada beberapa macam evaluasi dalam permainan olahraga bulu tangkis, antara lain:

Dalam permainan bulu tangkis dalam nomor ganda ataupun tunggal, terdiri atas 21 angka, ibarat yang telah ditentukan sebelumnya. Misalnya saja kedua belah pihak sanggup angka sama yaitu 20-20, maka selisih poin harus 2. Misalkan Anda meraih angka 21 terlebih dahulu dan lawan Anda menerima angka 20, maka Anda belum keluar sebagai pemenang. Anda akan menjadi pemenang kalau selisih angka Anda dan tim lawan yaitu 2 , menjadi 22 – 20. Angka maksimal tiap game yaitu 30. Untuk itulah apabila terjadi poin 29-29, maka pemenangnya yaitu pemain yang terlebih dulu mencapai angka 30.

Pertandingan dalam olahraga bulu tangkis, nomor tunggal maupun nomor ganda, terdiri dari 2 set. Jika tim Anda memenangkan 2 set langsung, maka tentu saja tidak akan ada perhiasan set ketiga. Jika tim Anda menang pada set pertama dan kalah pada set kedua, maka ada perhiasan satu set yang biasa disebut rubber game. Set ketiga yaitu set penentuan di mana yang menang pada set ketiga berarti keluar sebagai pemenangnya.


2. Peraturan Pertandingan Ganda

Beberapa peraturan dalam olahraga bulu tangkis nomor pertandingan ganda yaitu sebagai berikut:

Sebelum pertandingan dimulai, telah ditetapkan pihak mana yang akan melaksanakan servis pertama kali. Pemain di bidang servis kanan akan memulai pukulan servis ke arah lawan yang bangkit secara diagonal dihadapannya.

Pukulan servis pertama yang dilakukan selalu dilakukan dari bidang servis kanan.

Hanya pemain yang menjadi berdiri secara diagonal dihadapan pemain yang servislah yang sanggup mendapatkan bola atau shuttlecock. Jika shuttlecock hasil servis tersentuh atau dipukul oleh pemain pasangannya atau yang tidak berhadapan dengan si pemain yang melaksanakan servis, maka pihak yang servislah menerima angka.


3. Peraturan Pertandingan Tunggal

Tambahan peraturan untuk pertandingan tunggal olahraga bulu tangkis yaitu sebagai berikut:

Permaianan akan melaksanakan servis dari atau mendapatkan servis dari bidang servis kanan hanya bila nilai pelaku servis yaitu 0 atau angka genap pertandingan ibarat nilai 2, 4, 6 dan seterusnya. Servis dilakukan dan diterima dari bidang servis kiri bila nilai pelaku servis merupakan angka ganjil ibarat 1, 3, 5 dan seterusnya.

Kedua pemain yang bertanding akan mengubah bidang servis tempat masing-masing pemain itu bangkit setiap kali sebuah angka dihasilkan dalam setiap pertandingan.


4. Kesalahan Pemain

Ada beberapa kesalahan yang biasa dilakukan pemain ketika melaksanakan servis. Kesalahan yang dilakukan pemain yang berada pada sisi dalam lapangan atau peain yang melaksanakan servis akan menggagalkan servis yang dilakukannya dan akan menambah poin bagi tim lawan. Jika kesalahan dilakukan oleh pemain yang berada di sisi luar atau sisi lapangan yang mendapatkan servis, maka poin akan didapatkan bagi yang melaksanakan servis.

Kesalahan-kesalahan dalam servis yang biasanya dilakukan pemain yaitu sebagai berikut:

Ketika pemain melaksanakan servis, posisi shuttlecock pada dikala disentuh raket berada di atas ketinggian pinggang dari pemain yang melaksanakan servis atau salah satu bab dari kepala raket berada pada posisi lebih tinggi dari salah satu bab tangan pelaku servis yang memegang raket ketika shuttlecock disentuh raket. Jika hal ini terjadi maka service judge akan meneriakkan foul dan pemain lawan yang akan mendapatkan poin atau nilai.

Saat pemain melaksanakan servis, shuttlecock jatuh ke bidang servis yang salah. Jatuhnya shuttlecock tidk berada di posisi yang berdiagonal dengan pemain yang melaksanakan servis; atau jatuh di depan garis servis pendek; atau jatuh dibelakang garis servis panjang; atau jatuh di luar garis batas samping lapangan. Jika shuttlecock jatuh di depan garis servs pendek maka pemain sanggup membiarkan saja tanpa memukul shuttlecock. Jika shuttlecock keluar maka poin akan didapatkan oleh pemain yang mendapatkan servis tersebut.

Kesalahan yang selanjutnya yaitu kaki pelaku servis tidak berada dalam bidang servisnya, atau kaki peserta servis tidak berada dalam bidang servisnya yang terletak bersebarangan diagonal.

Sebelum atau ketika melaksanakan servis, salah satu pemain melaksanakan gerak tipu atau akal-akalan atau secara sengaja mengejutkan lawannya dan memecahkan konsentrasi dari pemain yang lawannya maka hal ini juga termasuk dalam jenis pelanggaran.

Pada servis ataupun sedang reli, shuttlecock mengenai tubuh pemain, jatuh ke luar lapangan dan mengenai net. Makah al ini termasuk kesalahan dan poin akan diberikan kepada tim lawan.

Shuttlecock yang sedang dalam permainan dipukul sebelum menyeberang ke sisi lapangan pihak yang melaksanakan pukulan, biasanya hal ini terjadi ketika tabrak netting dengan bola yang tanggung dan cukup bersahabat dengan net. Jika bola tersebut belum masuk ke area permainan sendiri, maka bola tersebut dilarang dipukul. Jika shuttlecock masih di area permainan lawan dan sudah dipukul maka akan terjadi foul dan lawan akan mendapatkan poin.

Waktu shuttlecock dalam permainan, pemain menyentuh jaring atau tiang peyangga dengan raket, bab tubuh, atau bajunya. Hal ini juga termasuk pelanggaran dan poin akan diberikan pada tim lawan.

Kejadian shuttlecock dipukul dua kali berurutan atau juga kejadian penempelan shuttlecock di raket dikala pukulan dilakukan. Hal ini biasanya terjadi pada nomor ganda, kalau shuttlecock sudah menyentuh pemain yang ada di depan maka pemain belakang dilarang memukul shuttlecock lagi. Jika hal ini terjadi maka akan foul dan poin akan diberikan pada tim lawan. Begitu juga kalau shuttlecock telah mengenai tubuh satu pemain maka pemain lain dalam tim tersebut dilarang memukul shuttlecock yang sudah menyentuh tubuh rekannya.

Pemain pelaku servis diharuskan melaksanakan servis kalau pemain lawan sudah siap memulai permainan. Penerima servis dianggap siap kalau ia melaksanakan gerakan untuk mendapatkan servis yang telah dibayangkan. Jika peserta servis belum siap, maka peserta tersebut sanggup mengangkat tangan sebagai tanda bahwa beliau belum siap mendapatkan servis dari pemain lawannya.

Pelaku dan peserta servis harus berdiri di dalam batas bidang servisnya masing-masing dan bab dari kedua kaki pemain ini harus tetap bersentuhan dengan lantai, dalam posisi diam, hingga shuttlecock disentuh raket. Pemain yang melaksanakan dan mendapatkan servis atau pemain lain dalam nomor ganda dilarang melaksanakan gerakan yang berlebihan yang sanggup memecah konsentrasi tim lawan ketika akan melaksanakan servis.

Jika dikala servis atau reli, shuttlecock menyentuh dan tidak melampui jaring, maka hal itu dianggap tidak sah. Jika shuttlecock tidak sanggup menyebrangi net maka tentu saja poin akan diberikan pada tim lawan.


Ukuran Lapangan Permainan Bulu Tangkis

Lapangan permainan bulu tangkis berbentuk persegi panjang. Kemudian dibagi menjadi dua bidang yaitu bidang permainan yang saling berhadapan dan terpisah dengan net yang membentang ditengah.

Pada umumnya permainan bulu tangkis ada beberapa garis pada masing-masing bidang tersebut. Garis itu mencakup garis servis depan, servis tengah, servis samping (untuk permainan tunggal) sisi kanan dan kiri, dan garis servis belakang (untuk permainan ganda)

Dan garis-garis tersebut mempunyai ketebalan sekitar 40 mm. Warna garis pada lapangan bulu tangkis harus berwarna kontra dengan warna lapangan, ibarat halnya warna kuning atau putih.

Bahan yang digunakan dalam permukaan lapangan bulu tangkis yaitu materi sintetis yang lunak dan kayu serat dan dilarang menggunakan materi yang terbuat dari bhan sintetis yang keras dan beton alasannya yaitu sanggup menjadikan pemain cidera.

Berikut ini ukuran lapangan bulu tangkis internasional yang ditetapkan standar internasional.

1. Panjang lapangan :13,40 m

2. Lebar lapangan : 6,10 m

3. Jarak garis servis depan dari garis net :1,98 m

4. Sela garis servis tengah dari garis samping lapangan : 3,05 m

5. Jangka garis servis belakang (untuk pemain ganda) dari garis belakang lapangan : 0,76 m

6. Jarak garis samping permainan tunggal dari garis pinggir lapangan :0,46 m

7. Tinggi tiang net :1,55 m

8. Tinggi net :1,52 m.


Teknik-Teknik Permainan Bulu Tangkis

Dalam permainan bulu tangkis ada banyak tekhnik dasar yang harus dikuasai guna menjadi modal awal atau dasar untuk menjadi seorang pemain bulu tangkis prefesional. Berikut ini merupakan teknik dasar permainan bulu tangkis.

a. Cara Memegang Raket (Grip)

Cara memegang raket yaitu faktor utama yang paling kuat terhadap kualitas pukulan yang dihasilkan. Sebagai pemula harus benar-benar menguasai teknik dasar terlebih dahulu semoga bisa melanjutkan ke tekhnik berikutnya. Jenis memegang raket ada dua macam yaitu : Pegangan forehand, pegangan backhand.

b.Gerakan kaki (footwork)

Fungsi dari gerakan kaki yaitu sebagai penyangga tubuh semoga menempatkan tubuh dalam posisi yang memungkinkan untuk melaksanakan gerakan pukulan yang efektif.

Jika ingin memukul dengan posisi yang baik maka seorang pemain harus mempunyai kecepatan gerak.

Posisi Badan Ketika Memukul (Hitting Position)

Posisi memukul bola sering disebut dengan preparation. Waktu sekian detik yang ada pada waktu persiapan juga digunakan untuk memilih pukulan apa yang akan dilakukan.

Oleh alasannya yaitu itu posisi persiapan ini sangat penting dilakukan dengan baik dalam upaya menghasilkan pukulan berkualitas.

c. Servis

Yaitu pukulan pertama untk mengawali permainan bulu tangkis. Servis dilakukan sehabis bola mati. Jika terjadi kesalahan dalam servis maka akan menguntungkan lawan main.  Tekhnik service dilakukan dengan cara mengarahkan kok kekanan, kekiri, kedepan ataupun kebelakang pemain lawan.

Dan hal yang harus di hindari dalam service yaitu kok dengan posisi tanggung dan berada sempurna di depan lawan. Karena sama halnya kita bunuh diri alasannya yaitu service kita sanggup dikembalikan dengan gampang dan mematikan pergerakan kita. Service ada tiga macam yaitu forehand pendek, forehand tinggi dan backhand.


d. Overhead

Yaitu pukulan yang dilakukan kalau kok mengarah kebelakang posisi tubuh kita sendiri. Dan overhead ini dilakukan ibarat orang yang hanya melempar dan raket dipegang dengan teknik forehand.


e. Smash

Yaitu pukuan yang keras dan tajam. Pukulan smash bertujuan untuk mematikan lawan secepat-cepatnya.

Pada pada dasarnya salah satu manfaat pukulan smash yaitu meningkatkan kualitas permainan.


f. Dropshot (Pukulan Potong)

Yaitu pukulan yang dilakukan sama ibarat smash. Perbedaannya pada posisi raket dikala perkenaan dengan kok. Pukulan dropshot ialah  jenis pukulan yang meluncurkan kok ke tempat lawan sedekat mungkin dengan net.


Perlengkapan Permainan Bulu Tangkis

Berikut ini perlengkapan yang digunakan dalam permainan bulu tangkis yaitu sebagai berikut :

a. Raket

Hampir seluruh raket pemain bulu tangkis prefisional terbuat dari kombinasi serat karbon (plastik bertulang grafit)

Karena serat karbon mempunyai kekuatan jago dalam pertandingan berat, kaku, serta memberi perpindahan energi kinetik yang hebat. Akan tetapi beberapa model rendahan masih menggunakan baja atau alumunium untuk sebagaian ataupun keseluruhan raket.


b. Senar

Senar yaitu salah satu alat atau perlengkapan yang sangat harus diperhatikan dalam permainan bulu tangkis. Karena senar mempunyai beberapa ciri-ciri yang berbeda satu sama lainnya. Kuat dan kokoh atau keawetan senar tergantung pada kinerjanya. Pada umumnya senar mempunyai ketebalan 21 ukuran dan diuntai dengan ketegangan 18 hingga 30+ lb.


c. Kok

Yaitu bola yang digunakan dalam permainan bulu tangkis dinamakan dengan kok. Dan kok terbuat dari rangkaian bulu bebek yang disusun membentuk kerucut terbuka dengan pangkal berbentuk setengah bola yang terbuat dari gabus.


d. Sepatu

Digunakan untuk melaksanakan percepatan sepanjang lapangan. Sepatu bulu tangkis sangat memerlukan sol karet yang berfungsi untuk cengkraman yang baik. Selain itu terdapat pula dinsing sisi yang bertulang pada sepatu yang berfungsi untuk semoga tahan usang selama tarik menarik yang dilakukan.

Itulah pengertian bulu tangkis yang bisa saya sampaikan. Semoga artikel ini bermanfaat dan sanggup menambah wawasan kau ya sobat.

Teknik Permainan Bulu Tangkis yang Wajib Kamu Ketahui


Pengertian Bulu Tangkis – Jumpa lagi bersama mimin yang pada kesempatan yang baik ini akan membagikan sedikit informasi seputar Pengertian Bulu Tangkis. Bulu tangkis merupakan salah satu olahraga yang yang dimainkan oleh dua orang atau dua pasangan yang saling berlawanan. Yuk untuk lebih jelasnya mari kita simak ulasan berikut ini.

Bulu tangkis ialah suatu olahraga raket yang dimainkan oleh dua orang (untuk tunggal) atau dua pasangan (untuk ganda) yang saling berlawanan. Olah raga yang satu ini hampir menyerupai mirip tenis.


Secara harfiah bulu tangkis berasal dari dua kata, yaitu bulu dan tangkis. Kata bulu diambil dari bentuk atau wujud kok (shuttlecock) yang terbuat dri bulu angsa. Sedangkan “tangkis” diambil dari kata dasar menangkis. Inti dari permainan bulu tangkis ialah menangkis pergerakan dari shuttlecock (bulu) tersebut.

Baca juga : Sejarah Bulu Tangkis

Perihal awal mula dan asal permainan bulu tangkis, banyak sekali pendapat muncul. Pendapat pertama menjelaskan bahwa permainan ini berasal dan berkembang di Mesir kuno pada 2000 tahun yang lalu. Pendapat selanjutnya menyampaikan bahwa permainan ini berasal dari India dan daratan Tiongkok.

Berkembangnya permainan bulu tangkis ini dikenal luas oleh msyarakat dunia ialah pada masa pertengahan di Inggris, yaitu dari sebuah permainan tradisional bawah umur setempat yang berjulukan Battledore dan Shuttlecocks.

Permainan tradisional ini sangat terkenal di kalangan masyarakat hingga pada jadinya sebuah majalah berjulukan “Punch” mempublikasikan permainan ini.

Tujuan permainan bulu tangkis ialah mengumpulkan angka hingga 21. Pemain yang telah lebih dulu mengumpulkan poin atau angka hingga 21 ialah pemenangnya. Pemain bulu tangkis dibedakan menjadi paratai tunggal dan partai ganda. Partai tersebut sanggup dimainkan oleh putra maupun putri. Selain itu, partai ganda juga sanggup dimainkan secara ganda campuran.

Peraturan yang digunakan daalam permainan bulu tangkis harus sesuai dengan peraturan IBF. Kebijakan ini tidak hanya berlaku bagi perlengkapan dan peralatan yang digunakan saja, melainkan partai yang berkepentingan juga harus mengikutinya. Misalnya produsen peralatan.


Teknik Bulu Tangkis

Dalam permainan bulu tangkis ada banyak teknik dasar yang harus dikuasai guna menjadi modal awal atau dasar untuk menjadiseorang pemain bulu tangkis profesional. Berikut ini merupakan tekni-tekni dasar dalam permainan bulu tangkis.


1. Cara Memegang Raket (Grip)

Teknik yang paling dasar dalam permainan bulu tangkis adlaah cara memegang raket atau grip.

Cara memegang raket ialah faktor utama yang paling besar lengan berkuasa terhadap kualitas pukulan yang dihasilkan. Seorang pemula yang gres berguru bermain bulu tangkis harus benar-benar menguasai teknik dasar ini terlebih dahulu guna bisa melanjutkan ke teknik dasar permainan bulu tangkis berikutnya.

Jenis memegang raket atau grip dalam permainan bulu tangkis dibedakan menjadi 2 macam, yaitu sebagai berikut.


2. Pegangan Forehand

Cara memegang raket secara forehand ialah :

Pegang raket dengan tangan kiri, kepala raket menyamping. Raket dipegang menyerupai sedang “jabat tangan”. Bentuk “V” tangan diletakkan pada cuilan gagang raket.

Tiga jari, yaitu jari tengah, jari manis, dan kelingking menggenggam raket, sedangkan jari telunjuk agak terpisah.

Letakkan ibu jari di antara tiga jari dan telunjuk.


3. Pegangan Backhand

Cara memegang raket secara backhand ialah geser “V” tangan ke arah dalam. Letaknya di samping dalam, kemudian ganjal jempol berada pada pegangan raket yang lebar.


4. Footwork

Fungsi gerakan footwork ialah sebagai penyangga tubuh guna menempatkan tubuh dalam posisi yang memungkinkan untuk melaksanakan gerakan pukulan yang efektif. Agar bisa memukul dengan posisi yang baik, seorang pemain harus mempunyai kecepatan gerak. Kecepatan gerak kaki tidak sanggup dicapai apabila gerakan kaki tidak teratur.


5. Hitting Position

Posisi memukul bola atau kerap disebut dengan preparation. Waktu sekian detik yang ada pada masa persiapan ini juga digunakan guna memilih pukulan apa yang akan dilakukan. Oleh alasannya ialah itu, posisi persiapan ini sangat penting dilakukan dengan baik dalam upaya menghasilkan pukulan berkualitas. Berikut ini merupakan beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam hitting position


6. Overhead Untuk Pegangan Tangan Kanan

Berikut ini merupakan cara untuk melaksanakan overhead pegangan tangan kanan.

- Posisi tubuh menyamping arah net.

- Kaki kanan berada di belakang kaki kiri.

- Saat memukul bola harus terjadi perpindahan beban berat tubuh dari kaki kanan ke kaki kiri.

- Posisi tubuh harus selalu berada di belakang bola yang akan dipukul.

- Untuk Pukulan Underhand Net


Berikut ini merupakan cara pukulan underhand net.

- Salah satu kaki berada di depan.

- Lutut kaki kanan dibengkokkan, sehingga paha cuilan bawah agak turun.

- Kerendahannya sesuai dengan ketinggian bola yang akan dipukul.

Sedangkan, ketika bola dipukul posisi kaki kiri harus tetap berada di belakang dan hanya bergeser ke depan sedikit.


7. Servis

Servis ialah pukulan pertama untuk mengawali permainan bulutangkis. Servis juga dilakukan sehabis bola mati. Jika terjadi kesalahan dalam servis maka akan menguntungkan lawan di antaranya poin untuk lawan apabila servis menyangkut atau gerakan servis salah.

Teknik jenis ini harus mendapat perhatian utama sebelum memperlihatkan teknik yang lain dalam permainan bulu tangkis. Jenis sevis dalam permainan bulu tangkis dibedakan menjadi 3 macam, yakni servis pendek, servis tinggi, dan flickatau servis setengah tinggi.

Umumnya servis digabungkan ke dalam jenis atau bentuk yakni servis forehand dan backhand. Masing-masing jenis servis bervariasi pelaksanaanya sesuai dengan situasi permainan di lapangan.

Servis Forehand Pendek

Tujuan servis pendek ialah guna memaksa lawan supaya tidak sanggup melaksanakan serangan, sehingga lawan dipaksa berada dalam posisi bertahan. Berikut ini merupakan cara melaksanakan servis forehand.

Kok harus dipukul dengan ayunan raket yang relatif pendek.

Saat perkenaan kepala (daun) raket dan kok, posisi siku dalam keadaan bengkok guna menghindari penggunaan tenaga pergelangan tangan, dan perhatikan peralihan titik berat tubuh Anda.

Servis Forehand Tinggi

Servis forehand tinggi umumnya digunakan dalam permainan tunggal. Berikut ini merupakan cara yang digunakan untuk melakukanservis forehand tinggi.

Kok harus dipukul dengan menggunakan tenaga penuh. Penggunaan tenaga penuh ini berfungsi supaya kok melayang tinggi dan jatuh tegak lurus di cuilan belakang garis lapangan lawan.

Pada ketika memukul kok, kedua kaki dibuka selebar pundak dan kedua kaki senantiasa kontak dengan lantai.

Perhatikan gerakan ayunan raket. Lakukan dengan tepat serta diikuti oleh gerak peralihan titik berat tubuh dari kaki belakang ke kaki depan yang harus berlangsung kontinu dan harmonis.

Sebelum memukul kok kita sebaiknya berkonsentrasi.

Servis Backhand

Servis backhand umumnya digunakan dalam permainan ganda. Berikut ini merupakan cara melaksanakan servis backhand.

Salah satu kaki di depan, ujung kaki kanan mengarah ke target yang diinginkan.

Kedua kaki terbuka selebar pinggul, lutut dibengkokkan, sedangkan perilaku tubuh tetap rileks dan konsentrasi.

Ayunan raket relatif pendek, sehingga kok hanya didorong dengan dukungan peralihan berat tubuh dari belakang ke kaki depan, dengan irama gerak kontinu dan harmonis.

Arahkan bola dengan tepat.


Servis Underhand

Guna bisa melaksanakan teknik pukulan dari bawah atau underhand ialah kita harus terampil berlari dengan langkah lebar, kaki kanan berada di depan kaki kiri guna menjangkau jatuhnya kok. Dalam perilaku menjangkau ini, siku dalam keadaan bengkok dan pertahankan perilaku tubuh tetap tegak, sehingga lutut kanan dalam keadaan tertekuk. Berikut ini merupakan fungsi teknik pukulan dari bawah.

Guna mengembalikan pukulan pendek atau permainan net lawan.

Sebagai cara bertahan jawaban pukulan serang lawan. Jika kita berada salam situasi tertekan dalam permainan bulu tangkis, kita harus melaksanakan pukulan evakuasi dengan cara mengangkat kok tinggi ke kawasan belakang lapangan lawan.

Pukulan dasar ini bisa dilakukan dengan teknik pukulan forehand dan backhand.


Berikut ini merupaka cara yang digunkan dalam melaksanakan pukulan underhand.

Pegangan raket forehand untuk underhand forehand, sedangkan pegangan backhand untuk underhand backhand.

Pergelangan tangan agak bengkok ke belakang, siku juga agak bengkok.

Sambil melangkahkan kaki kanan ke depan, ayunkan raket ke belakang kemudian pukul bola dan pada ketika perkenaan bola, posisi tangan lurus.

Bola dipukul kira-kira erat kaki kanan cuilan luar.

Posisi simpulan raket sesuai arah bola.


8. Overhead clear atau Lob

Pukulan lob ialah pukulan jauh dengan hasil pukulan melambung. Pukulan overhead clear (pukulan lob) harus benar-benar dikuasai, alasannya ialah pukulan jenis ini sama dengan beberapa pukulan lainnya. Pukulan lob dibedakan menjadi macam, yaitu sebagai berikut.

Deep lob/clear ialah pukulan yang bolanya tinggi ke belakang;

Attacking lob/clear ialah pukulan yang bolanya tidak terlalu tinggi.

Berikut ini merupakan cara melaksanakan pukulan lob.

Gunakan pegangan forehand, pegang raket di samping bahu.

Badan menyamping ke arah net.

Posisi kaki kanan berada di belakang kaki kiri dan pada ketika memukul bola, harus terjadi perpindahan beban tubuh dari kaki kanan ke kaki kiri.

Posisi tubuh harus selalu berada di belakang bola ketika memukul.

Bola dipukul menyerupai gerakan melempar.

Pada ketika perkenaan bola, tangan harus lurus.

Posisi simpulan raket mengikuti arah bola, kemudian dilepas, sedang raket jatuh di depan badan.

Lecutkan pergelangan (raket) ketika perkenaan dengan bola.


9. Smash

Smash ialah jenis pukulan yang keras dan tajam. Pukulan smash bertujuan untuk memetikan lawan secepat-cepatnya.

Pukulan smash sanggup dilakukan pada perilaku membisu atau bangun maupun sambil loncat atau king smash. Pemainharus menguasai teknik smash ini dengan sempurna. Salah satu manfaat pukulan smash ialah meningkatkan kualitas permainan. Manfaat ini sangat besar. Berikut ini merupakan teknik pukulan smash.

Perhatikan pegangan raket.

Sikap tubuh harus tetap lentur, kedua lutut dibengkokkan dan tetap berkonsentrasi pada kok.

Perkenaan raket dan kok di atas kepala dengan cara meluruskan lengan untuk menjangkau kok itu setinggi mungkin dan pergunakan tenaga pergelangan tangan pada ketika memukul kok.

Lakukan gerak lanjutan dengan mengayun raket yang tepat ke depan badan.


10. Dropshot

Pukulan dropshot ialah jenis pukulan yang meluncurkan kok ke kawasan lawan sedekat mungkin dengan net. Karakteristik pukulan dropshot ialah kok atau shuttlecock senantiasa jatuh di erat jaring didaerah lapangan lawan. Apabilaabola jatuh erat dengan net dan tidak melewati garis ganda, maka dropshot tersebut aadalah dropshot yang baik.

Pukulan dropskot harus menggunakan perasaan biar jatuhnya kok sedekat dan setipis mungkin dengan garis serang lapangan lawan. Faktor yang memengaruhi pukulan dropshot ialah pegangan raket, gerak kaki yang cepat, posisi badan, dan proses perpindahan berat tubuh yang serasi pada ketika memukul.

Berikut ini ialah cara-cara yang dilakukan dalam pukulan dropshot.

Gunakan pegangan forehand.

Posisi dan pegang raket di samping bahu.

Posisi tubuh menyamping (vertikal) dengan arah net, posisi kaki kanan berada di belakang kaki kiri. Pada ketika memukul bola, harus terjadi perpindahan beban tubuh dari kaki kanan ke kaki kiri.

Posisi tubuh harus selalu berada di belakang bola.

Pada ketika perkenaan bola, tangan harus lurus menjangkau bola dan dorong dengan sentuhan halus.

Posisi simpulan raket mengikuti arah bola.

Perhatikan gerak langkah dan keseimbangan tubuh pada ketika dan sehabis memukul kok.


11. Netting

Netting ialah pukulan pendek yang dilakukan di depan net dan diarahkan ke depan net di kawasan lapang lawan.

Netting mempunyai karakteristik, diantaranya ialah kok senantiasa jatuh bergulir sedekat mungkin dengan jaring atau net di kawasan lapangan lawan. Faktor yang memengaruhi pukulan netting ialah koordinasi gerak kaki, lengan, keseimbangan tubuh, posisi raket, dan kok ketika perkenaan, dan daya.

Berikut ini merupakan cara yang digunakan untuk melaksanakan pukulan netting.

Pegangan raket forehand untuk forehandnet, sedangkan backhand untuk backhand samping net atau jaring.

Posisi siku agak bengkok dan pergelangan ditekuk sedikit ke belakang.

Pada ketika memukul, kaki kanan berada di depan dan bola dipukul pada posisi setinggi mungkin.

Sesaat sebelum perkenaan bola, buat tarikan kecil dan pergelangan tangan. Pukullah bola pada cuilan lengkung kanan dan kiri hingga pada cuilan bawah bola. Akhir kepala raket menghadap atau sejajar dengan langit-langit.


12. Drive

Pukulan drive ialah jenis pukulan yang cepat dan mendatar. Umumnya pukulan drive digunakan dalam permainan ganda. Pukulan drive bertujuan guna menghindari lawan menyerang atau sebaliknya memaksa lawan mengangkat bola dan berada pada posisi bertahan. Pukulan drive memerlukan kekuatan otot pundak dan juga gunakan lecutan pergelangan pada ketika bola dipukul.


Ukuran Lapangan Bulu Tangkis

Lapangan bulu tangkis berbentuk persegi panjang. Bentuk persegi panjang tersebut kemudian dibagi menjadi 2 bidang, yakni bidang permainan yang saling berhadapan dan terpisah dengan net yang membentang di tengah.

Pada permaian bulu tangkis, ada beberapa garis pada masing-masing bidang tersebut. Garis tersebut mencakup garis servis depan, garis servis tengah, garis servis samping (untuk permainan tunggal) sisi kiri dan kanan, dan garis servis belakang (untuk permainan ganda).

Garis-garis tersebut mempunyai ketebalan sekitar 40 mm. Warna garis pada lapangan bulu tangkis harus berwarna kontra dengan warna lapangan, menyerupai warna kuning atau putih.

Bahan yang digunakan dalam permukaan lapangan bulu tangkis ialah materi sintetis yang lunak dan kayu serta dan tidak dibolehkan untuk menggunakan permukaan lapangan yang bahannya terbuat dari materi sintetis yang keras dan beton lantaran sanggup menimbulkan para pemain cidera.

Berikut ini merupakan ukuran internasional lapangan bulu tangkis yang ditetapkan standar internasional.

Panjang lapangan bulu tangkis ialah 13,40 m.

Lebar lapangan bulu tangkis 6,10 m.

Jarak garis servis depan dari garis net 1,98 m.

Jarak garis servis tengah dari garis samping lapangan 3,05 m.

Jarak garis servis belakang (untuk permainan ganda) dari garis belakang lapangan 0,76 m.

Jarak garis samping permainan tunggal dari garis pinggir lapangan 0,46 m.

Tinggi tiang net 1,55 m.

Tinggi net 1,52 m.


Selain ukuran internasional, ada juga ukuran lapanagn kecil atau mini yang biasanya digunakan untuk bawah umur berusia dibawah 9 tahun. Panjang lapangan kecil atau mini tersebut ialah sekitar 10.05 meter, sedangkan lebarnya ialah 4,40 meter.

Setiap ukuran lapangan bulu tangkis berbeda-beda, tergantung pada julah pemain.

Lapangan Bulu Tangkis Untuk Partai Tunggal


Dalam permainan partai tunggal, lebar area atau bidang permainan lebar area permainan menggunakan garis lapangan samping cuilan dalam dan dalam panjangnya menggunakan garis belakang cuilan luar. Sedangkan area permainan partai ganda untuk lebar permainan menggunakan garis luar cuilan samping dan panjangnya menggunakan garis belakang cuilan luar.


Dibawah ini merupakan ukuran lapangan bulu tangkis untuk partai tunggal.

Panjang bidang permainan ialah 13,40 m.

Lebar bidang permainan ialah 5,18 m.

Panjang bidang akseptor servis ialah 4,72 m.

Lebar bidang akseptor servis ialah 2,59 m.


Lapangan Bulu Tangkis Untuk Partai Ganda

Dalam permainan partai ganda, lebar area permainannya menggunakan garis lapangan samping sisi dalam sedangkan dalam panjangnya menggunakan garis belakang sisi luar. Lebar area permainan partai ganda menggunakan garis luar sisi samping dan dalam panjangnya memenggunakan garis belakang cuilan luar.

Dibawah ini ialah ukuran lapangan bulu tangkis dalam permainan partai ganda.

Panjang bidang permainan ialah 13,40 m.

Lebar bidang permainan ialah 6,10 m.

Panjang bidang akseptor servis ialah 3,96 m.

Lebar bidang akseptor servis ialah 3,05 m.


Perlengkapan Permainan Bulu Tangkis

Berikut ini merupakan beberapa perlengkapan yang digunakan dalam permainan bulu tangkis.

1. Raket

Raket secara tradisional terbuat dari materi kayu. Sekarang ini pembuatan raket juga menggunakan materi pilihan menyerupai alumunium atau logam ringan. Hampir seluruh raket pemain bulu tangkis profesional terbuat dari komposit serat karbon (plastik bertulang grafit).

Serat karbon mempunyai kekuatan andal dalam perbandingan berat, kaku, serta memberi perpindahan energi kinetik yang hebat. Akan tetapi, beberapa model rendahan masih menggunakan baja atau aluminium untuk sebagian atau keseluruhan materi raket.

2. Senar

Senar ialah salah satu alat atau perlengkapan yang sangat diperhatikan dalam permainan bulu tangkis. Jenis senar mempunya beberapa ciri-ciri yang berbeda satu sama lainnya. Kuat dan koko atau keawetan senar tergantung pada kinrjanya. Umunya senar mempunyai ketebalan 21 ukuran dan diuntai dengan ketegangan 18 hingga 30+ lb.

3. Kok (shuttlecock)

Bola yang digunakan dalam permainan bulu tangkis dinamakan dengan kok. Kok terbuat dari rangkaian bulu bebek yang disusun membentuk kerucut terbuka, dengan pangkal berbentuk setengah bola yang terbuat dari gabus. Sekarang ini ada juga kok yang terbuat dari materi plastik.


4. Sepatu

Perlengkapan yang diharapkan dalam permainan bulu tangkis selanjutnya ialah sepatu. Sepatu digunakan untuk melaksanakan percepatan sepanjang lapangan. Sepatu bulu tangkis memerlukan sol karet yang berfungsi untuk cengkraman yang baik. Selain itu, terdapat pula dinsing sisi yang bertulang pada sepatu yang berfungsi biar tahan usang selama tarik menarik yang dilakukan.

Selain memberi dampak positif, sepatu juga mempunyai dampak negatif berupa mengakibatkan agak banyak stres atau ketegangan pada lutut dan juga pergelangan kaki.

Itulah pengertian bulu tangkis yang sanggup mimin sampaikan. Terimakasih yaa sahabat sudah mau berkunjung ke blog kami. Semoga artikel kali ini bermanfaat dan sanggup menambah wawasan sobat.

Mengenal Sejarah Bulu Tangkis di Dunia dan Indonesia


Sejarah Bulu Tangkis – Anda punya hobi bulu tangkis? Ya, bulu tangkis menjadi salah satu jenis olahraga yang sangat dinikmati dan diminati oleh banyak orang. Selain menyenangkan, memainkan bulu tangkis juga sanggup menyehatkan dan juga melatih otot tangan. permainan bulu tangkis ini akan sangat asyik dimainkan kalau dimainkan dengan lawan.

Pada umumnya permainan ini dilakukan di lapangan bulu tangkis. Namun, banyak bawah umur Indonesia yang memainkan permainan bulu tangkis ini di tanah yang lapang. Saat ekspresi dominan permainan bulu tangkis, jalanan akan dipenuhi dengan bawah umur yang bermain olahraga tersebut ini.

Gedung olahraga juga akan dipenuhi para pemain yang sibuk berlatih permainan bulu tangkis ini.

Hal ini menunjukkan bahwa bulu tangkis di Indonesia sangat diminati oleh banyak sekali macam kalangan baik muda maupun kalangan tua.

Di Negara Indonesia sendiri, bulu tangkis menjadi salah satu cabang olahraga yang paling banyak diminati oleh masyarakat. Hal ini juga yang sanggup menciptakan olahraga ini menjadi salah satu olahraga andalan di kancah dunia.

Tidak sedikit pula atlet bulu tangkis Indonesia yang berhasil mendapat medali dan juga sebuah kemenangan. Ini karena, Indonesia mempunyai sejarah bulu tangkis yang panjang. Misalnya saja ibarat halnya Rudi Hartono yang berhasil membawa pulang kejuaraan All England hingga delapan kali.

Bahkan kejayaan atlet Indonesia yang aslinya berjulukan Nio Hap Liang ini belum sanggup ditaklukkan oleh atlet bulu tangkis dari negara manapun. Beliau sukses membanggakan Indonesia semenjak tahun 1960-an hingga tahun 1980-an.

Tidak hanya itu, beberapa atlet bulu tangkis indonesia lainnya yang populer ibarat Susi Susanti, Taufik Hidayat, Alan Budi kusuma, dan yang baru-baru ini ikut mengharumkan nama Indonesia dalam kancah Asian Games 2018 ialah Jonathan Christine.

Lantas, sebetulnya semenjak kapan cabang olahraga bulu yang mulai ada di Indonesia? Selain itu, bagaimana perkembangan dari olahraga ini secara umum. Untuk Anda yang ingin mengetahui lebih detail nya.

yuk pribadi saja simak klarifikasi selengkapnya di bawah ini.


Awal Mula Munculnya Permainan Bulu Tangkis

Dalam sejarah bulu tangkis terdapat dua pendapat yang telah mengemukakan asal ajakan dari permainan ini. pendapat pertama berasal dari Mesir Kuno yang mana kabarnya permainan ini sudah ada di negara tersebut semenjak kurang dari 2000 tahun silam.

Sedangkan pendapat yang kedua menyampaikan bahwa jenis olahraga ini berasal dari Negara Tiongkok. Adapun nama olahraga ini ialah Jianzi di negara tersebut. Namun, di masa kemudian olahraga Jianzi ini hanya memakai kok tanpa adanya sebuah raket.

Sedangkan untuk peraturan permainannya sendiri sama ibarat hukum permainan bulu tangkis pada umumnya. Dimana para pemain harus sanggup menjaga kok semoga tidak jatuh di daerah yang tidak semestinya.


Sejarah Bulu Tangkis Di Dunia

Pada zaman pertengahan tepatnya di Inggris sudah mempunyai sebuah permainan tradisional yang sering dimainkan oleh bawah umur yang ada di sana. Nama dari permainan ini yaitu “Battledore and Shuttlecock”. Adapun cara memainkan permainan ini yaitu dengan cara memakai tongkat dan kok.

Para pemain harus sanggup menjaga kok semoga tetap berada di udara supaya tidak jatuh ke tanah maupun lantai. Adapun cara memainkannya yaitu dengan cara dipukul selama mungkin. Adapun permainan bulu tangkis sendiri mulai benar-benar dimainkan oleh sebagian masyarakat di dunia semenjak masa ke 17.

Dalam bahasa inggris nama permainan ini ialah bulu tangkis yang berasal dari nama salah satu istana di Inggris yakni bulu tangkis House. Pada awalnya, keluarga dari Duke of Beafourt yang merupakan pemilik dari istana Badminton House ini mengadakan sebuah perlombaan bulu tangkis di istananya tersebut.

Hal ini bermula dari sebuah permainan “Battledore and Shuttlecock” yang dilaksanakan di Inggris oleh anak-anak. Hanya saja, dalam permainan ini pihak istana sanggup melaksanakan improvisasi dalam permainan ini dimana ia meletakkan tali di tengah-tengah area permainan.

Nah, penambahan tali inilah yang menjadi cikal bakal permainan bulu tangkis mulai populer hingga sekarang. Hingga di simpulan tahun 1850-an, permainan “Battledore and Shuttlecock” ini mengalami perkembangan yang begitu pesat. Pada tahun 1960 melalui pamflet buatan Issax Spraat nama permainan ini diubah menjadi bulu tangkis Battledore a New game.  Dari sinilah awal mula permainan bulu tangkis berasal.


Sejarah Bulu Tangkis di Indonesia

Di Indonesia sejarah bulu tangkis diawali pada tahun kurang lebih 1930-an. Pada masa itu, cabang olahraga bulu tangkis ini berada di bawah perkumpulan Ikatan Sport Indonesia (ISI). Namun, bulu yaitu di Indonesia semat dilupakan alasannya pada ketika ini sedang berada pada masa perang. Namun, semenjak Indonesia merdeka, bulu tangkis mulai hidup kembali tepatnya di tahun 1947 silam.

Perkembangan dari permainan bulu tangkis ini begitu terlihat di tahun 1948 alasannya adanya kampanye yang telah dilakukan oleh Presiden Soekarno. pada ketika itu jenis kampanye yang diserukan yaitu “National Building” atau gerakan dalam membangun bangsa yang benar-benar digalakkan.

Pada masa itulah, permainan bulu tangkis diperkenalkan sebagai salah satu cang olahraga pada ketika itu. Bahkan Presiden Soekarno juga berjanji bahwa cabang olahraga ini akan sukses berprestasi pada kancah internasional. Melalui Keppres No. 263/1953, Presiden Soekarno merencanakan Indonesia akan berada di posisi 10 besar di dunia.

Hal ini ternyata tidak main-main, keinginan dari Presiden Soekarno ini ternyata sanggup diwujudkan di tahun 1958. Pada ketika itu, Indonesia berhasil dan juga sukses menjuarai Thomas Cup yang dilaksanakan di Singapura.

Hal ini tentunya menjawab tantangan-tantangan dari negara lain yang menganggap bahwa Negara Indonesia hanyalah tim yang lemah. prestasi ini akibatnya sanggup membanggakan dan juga diikuti oleh penerus-penerusnya hingga hingga ketika ini.


Induk Organisasi Bulu Tangkis

Bulu tangkis merupakan salah satu cabang olahraga bergengsi yang ada di dunia. Tidak heran kalau banyak negara yang mempunyai organisasi untuk sanggup menyebarkan bulu tangkis. Berikut ini merupakan beberapa induk bulu tangkis yang ada di dunia maupun Indonesia.

1. Organisasi Bulu Tangkis Dunia

Sejarah berkembangnya bulu tangkis modern tentunya tidak lepas dari salah satu organisasi bulu tangkis internasional yaitu IBF. IBF sendiri ialah abreviasi dari International bulu tangkis Federation yang sudah berdiri semenjak tahun 1934.

Pada ketika itu, ada 9 negara yang bergabung dan juga menjadi pencetus dari organisasi ini. adapun negara-negara tersebut ialah Inggris, Skotlandia, irlandia, Wales, Belanda, Denmark, kanada, Perancis dan Selandia Baru.

Organisasi ini terus mengalami sebuah perkembangan yang sangat begitu pesat bahkan dalam kejuaraan yang bergengsi. Tidak hingga di situ saja, anggota dari organisasi ini juga terus bertambah seiring berjalannya waktu hingga berjumlah kurang lebih 186 negara.

Adapun IBF sendiri mempunyai  5 tingkatan kepengurusan yang diawali dengan Executive Board, BWF Council, BWG Commiteesm BWF Commissions dan juga Management Team.

2. Organisasi Bulu Tangkis di Indonesia

Sedangkan organisasi bulu tangkis di Indonesia yang pertama kali berdiri yaitu PORI (persatuan Olahraga Republik Indonesia) yang didirikan pada tanggal 20 Januari 1947 silam. Di tahun 1951 organisasi ini berubah namanya menjadi PBSI (Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia).

PBSI merupakan salah satu kepengurusan organisasi bulu tangkis yang berada di tingkat pusat. Kemudian di bawah nya lagi ada dua buah kepengurusan yaitu Pengda (pengurus Daerah) yang menjadi kepengurusan tingkat provinsi.

Sedangkan kepengurusan kedua yaitu Pengcap (pengurus cabang) yang berada di wilayah kabupaten maupun kota. PBSI sudah menjadi anggota dari IBF yang merupakan organisasi bulu tangkis tingkat dunia.


Peraturan Bulu Tangkis dan Perhitungan Poin Pertandingan

Sama ibarat sejarah bulu tangkis, peraturan dalam olahraga ini juga terus mengalami sebuah perkembangan. Perkembangan yang paling mencolok yaitu terletak pada bab perhitungan poin. Dalam cabang olahraga ini pernah mengalami beberapa perubahan peraturan perhitungan poin lho.

Apa saja perubahan tersebut? Langsung saja simak selengkapnya di bawah berikut ini.

1. Peraturan Sistem Klasik

Peraturan perhitungan ini berlaku semenjak awal didirikannya hingga tahun 2002, namun peraturan ini diubah dengan sistem 5×7 poin. Untuk partai putra tunggal dan juga  seluruh ganda baik itu putra, putri maupun campuran, setia set akan terdiri atas 15 poin. Sedangkan untuk tunggal putri satu set hanya mencapai 11 poin saja.


2. Peraturan Sistem 5×7 Poin

Peraturan yang satu ini hanya mempunyai waktu yang singkat yaitu hingga bulan Agustus 2002 saja. sistem yang dipakai dalam peraturan ini yaitu  pindah contoh untuk mendapat poin. Makara para pemain harus sanggup melaksanakan servis untuk mendapat poin.

Sedangkan pada sistem klasik, poin yang didapat tanpa harus bergantung pada siapa yang telah melaksanakan servis. Pada sistem inilah satu set hanya terdiri atas 7 poin saja. namun, para permainan harus sanggup memenangkan setidaknya 3 set sebelum dikatakan sebagai pemenang.

Jika para pemain bisa mendapat poin set yang sama, maka permainan ini akan dilaksanakan hingga 5 set.


3. Peraturan Sistem Klasik yang Dimodifikasi

Peraturan ini mulai berlaku semenjak bulan Agustus 2002 dimana peraturannya diubah dengan kembali ke peraturan klasik namun sudah dimodifikasi dengan baik. Dalam peraturan ini satu set akan terdiri atas 15 poin yang mana untuk putra tunggal dan juga seluruh ganda.

Sedangkan untuk putri tunggal hanya membutuhkan 11 poin saja untuk memenangkan 1 set tersebut. Dalam permainan ini, salam satu set terdiri akan 21 poin. Sedangkan untuk pemain yang telah dikatakan menang harus memenangkan dua set. Jika para pemain sama-sama memenuhi set hingga kedudukannya 1-1, maka permainan akan dilanjutkan pada 3 set.

Nah, pada ketika ini peraturan poin yang telah dipakai dalam permainan bulu tangkis memakai peraturan yang ketiga yaitu peraturan sistem klasik yang sudah dimodifikasi. Dengan adanya peraturan tersebut ternyata Indonesia sanggup mengambarkan kemampuan bulu tangkisnya di kancah Nasional bahkan kancah internasional.

Sehingga, pada ketika ini bulu tangkis Indonesia sudah tidak dipandang sebelah mata lagi. ibarat itulah kiranya sejarah bulu tangkis yang bisa dibagikan kepada Anda semua. Semoga dengan adanya isu ini menciptakan Anda semakin besar hati akan cabang olahraga bulu tangkis tersebut.

Itulah sekilas sejarah bulu tangkis Indonesia dan juga sejarah bulu tangkis Dunia. Tidak  hanya permainannya yang asik untuk dimainkan dan jufa dilihat, sejarahnya pun menciptakan kita terpesona. Bulu tangkis pun menjadi salah satu olahraga yang bergengsi. Sejak kemerdekaan Indonesia, olahraga ini selalu mendapat perhatian dari banyak dari beberapa pihak. Sekian dan terimakasih.

Mengenal Aturan Badminton Secara Lengkap


Peraturan bulu tangkis – Bulutangkis (badminton) yaitu salah satu cabang olahraga yang paling terkenal di Negara Indonesia. Berbagai kejuaraan bergengsi duniapun telah sanggup diraih oleh para atlet kita yang telah membanggakan tanah air Negara Indonesia ini.

Beberapa kejuaraan diantaranya yaitu Olimpiade, Kejuaraan dunia, All England, Asian Games serta Sea Games untuk pertandingan regional. Ada banyak juga kejuaraan super series yang telah diselenggarakan oleh aneka macam negara di dunia.

Banyak sekali penggemar bulu tangkis di Indonesia mulai dari belum dewasa sampai bau tanah dan muda. Akan lebih baik lagi selain memainkan bulu tangkis dengan teknik dasar bulu tangkis tersebut. Kita juga harus mengetahui apa saja peraturan permainan dalam olahraga bulu tangkis tersebut.

Peraturan bulu tangkis yang telah ditetapkan oleh induk organisasi bulu tangkis internasional atau BWF. Berikut ini merupakan beberapa peraturan dalam permainan bulu tangkis yang perlu anda ketahui.

Peraturan Penilaian Bulu Tangkis

Ada beberapa macam evaluasi yang telah dipakai dalam peraturan bulu tangkis, antara lain :

  • Dalam permainan bulu tangkis baik itu nomor ganda maupun tunggal, terdiri dari 21 poin, menyerupai yang telah dipakai pada sebelumnya. Misalnya kedua tim yang bertanding mendapatkan nilai sama 20 – 20, maka selisih poin harus 2 point. Misalkan anda meraih poin 21 sedangkan lawan menerima poin 20, maka anda belum keluar sebagai pemenang pertandingan tersebut. Anda akan keluar sebagai pemenang jikalau angka anda dengan musuh selisih 2 angka, menjadi 22 – 20. Angka maksimal setiap permainan yaitu 30, untuk itu jikalau terjadi poin 29 – 29. Maka pemenangnya yaitu pemain yang lebih dulu menerima poin 30.

  • Dalam pertandingan bulu tangkis baik nomor tunggal atau ganda terdiri dari 2 set. Jika tim anda memenangkan 2 set sekaligus, maka tidak perlu ada suplemen set ketiga. Namun apabila tim anda memenangkan set pertama, tapi kalah pada set kedua. Maka akan ada suplemen satu set yang biasa disebut dengan rubber game. Set ketiga ini merupakan set penentuan di mana pemenang pada set tersebut, berarti keluar sebagai pemenangnya.

Peraturan Bulu Tangkis Pertandingan Ganda

  • Peraturan bulu tangkis dalam pertandingan nomor ganda cabang olahraga bulu tangkis mempunyai beberapa peraturan bulu tangkis sebagai berikut :

  • Pukulan service yang pertama dilakukan selalu dari bidang sebelah kanan.

  • Sebelum pertandingan dimulai telah ditetapkan pihak tim mana yang akan melaksanakan service pertama. Pemain yang di bidang sebelah kanan akan memulai pukulan service ke arah lawan yang bangun secara diagonal di depannya.

  • Pemain yang boleh mendapatkan bola atau shuttlecoock, hanya pemain yang bangun secara diagonal dihadapan pemain yang melaksanakan service. Apabila shuttlecock hasil service terkena atau dipukul pemain yang tidak berhadapan dengan pemain yang melaksanakan service. Maka pihak yang melaksanakan service yang mendapatkan poin.

Peraturan Bulu Tangkis Pertandingan Tunggal

Untuk pertandingan tunggal bulu tangkis mempunyai peraturan bulu tangkis suplemen sebagai berikut :

  • Pemain akan melaksanakan atau mendapatkan service di bidang lapangan sebelah kanan hanya bila nilai pelaku service itu 0. Atau angka genap dalam pertandingan menyerupai poin 2, 4, 6 dan seterusnya.

  • Sebaliknya, jikalau nilai pelaku service tersebut yaitu angka ganjil menyerupai 1, 3, 5, dan seterusnya. Maka service dilakukan dan diterima dari bidang lapangan sebelah kiri.

  • Kedua pemain yang bertanding akan mengubah bidang lapangan kawasan service jikalau mendapatkan poin.
Kesalahan Pemain

Kesalahan berikut ini sering terjadi pada pertandingan bulu tangkis, itu sebabnya kita harus mengerti peraturan bulu tangkis.

Beberapa kesalahan pemain yaitu sebagai berikut :
  • Shuttlecock yang sedang dalam permainan sudah dipukul sebelum menyeberang ke lapangan pihak yang melaksanakan pukulan. Biasanya hal tersebut terjadi ketika langgar netting, dengan bola yang tanggung dan cukup bersahabat dengan net. Jika shuttlecock tersebut belum masuk ke sisi lapangan sendiri, maka bola tersebut dilarang dipukul. Apabila bola masih berada di area permainan lawan namun sudah dipukul, maka akan terjadi fouls dan poin akan diberikan kepada lawan.

  • Ketika shuttlecock dalam permainan, ada seorang pemain menyentuh jaring atau tiang penyangga dengan raket,bagian tubuh, atau bajunya. Hal tersebut juga termasuk pelanggaran dan menghasilkan poin untuk tim lawan.

  • Kejadian shuttlecock dipukul dua kali berurutan, atau juga bencana shuttlecock menyentuh di raket ketika pukulan dilakukan. Hal tersebut terjadi pada pertandingan nomor ganda. Jika shuttlecock sudah menyentuh raket pemain yang ada di depan maka pemain belakang dilarang memukul shuttlecock lagi. Jika hal tersebut terjadi dalam pertandingan, maka akan terjadi pelanggaran dan poin akan diberikan kepada tim lawan. Begitu juga jikalau shuttlecock menyentuh kepingan tubuh salah satu pemain. Maka pemain lain dalam tim dilarang lagi memukul shuttlecock yang telah menyentuh tubuh temannya tersebut.

  • Pemain yang melaksanakan service diharuskan melaksanakan service jikalau pemain lawan telah dalam posisi siap. Penerima service dianggap siap jikalau ia melaksanakan gerakan untuk mendapatkan service yang telah dibayangkan. Penerima service sanggup mengangkat tangan sebagai tanda bahwa ia belum siap mendapatkan service dari lawan.

  • Pemain pelaku dan akseptor service harus bangun di dalam batas area servicenya masing-masing dan kepingan dari kedua kaki pemain tersebut harus tetap bersentuhan dengan lantai, dalam posisi diam, sampai shuttlecock tersentuh raket. Pemain yang melaksanakan serta mendapatkan service atau pemain lain dalam nomor ganda. Tidak boleh melaksanakan gerakan yang berlebihan sehingga memecah konsentrasi pemain lawan.

Kesalahan Saat Melakukan Service

Terdapat beberapa kesalahan yang biasa atau sering dilakukan oleh pemain bulu tangkis ketika melaksanakan service. Jika yang melaksanakan kesalahan yaitu pemain yang berada pada posisi service, maka akan menggagalkan service yang dilakukannya dan menambah angka untuk tim lawan

Apabila kesalahan dilakukan oleh pemain yang ada di posisi mendapatkan service. Maka poin tersebut akan didapatkan oleh tim yang melaksanakan service. Peraturan bulu tangkis yang harus diketahui ketika melaksanakan service.

Berikut ini yaitu kesalahan-kesalahan dalam service yang biasa dilakukan oleh pemain :


  • Saat pemain melaksanakan service, posisi shuttlecook ketika di sentuh raket berada di atas ketinggian pinggang dari pemain yang melaksanakan service. Atau salah satu kepingan kepala raket berada pada posisi lebih tinggi dari salah satu kepingan tangan pemain yang melaksanakan service. Jika hal tersebut terjadi maka service judge akan meneriakkan fouls. Sehingga pemain lawan yang akan menerima angka atau poin.

  • Ketika pemain melaksanakan service dan shuttlecock jatuh pada bidang service yang salah. Artinya shuttlecock jatuh tidak pada bidang diagonal dengan pelaku service. Atau jatuh di depan garis service pendek, atau jatuh di belakang garis service panjang. Ataupun jatuh di luar garis batas samping lapangan, maka pemain sanggup membiarkannya. Shuttlecock tersebut dinyatakan keluar, maka poin akan didapat oleh pemain yang mendapatkan service.

  • Selanjutnya yaitu kesalahan pada kaki pelaku service yang tidak berada dalam bidang servicenya. Atau kaki akseptor service tidak berada dalam bidang servicenya yang berseberangan diagonal.

  • Ketika atau sebelum melaksanakan service, salah satu pemain melaksanakan gerak tipu atau akal-akalan dan secara sengaja mengejutkan lawannya. Sehingga memecahkan konsentrasi dari pemain lain maka hal tersebut juga termasuk pelanggaran.

  • Pada ketika service atau sedang reli, shuttlecock mengenai tubuh pemain jatuh ke luar lapangan. Maka hal ini termasuk kesalahan dan poin akan diberikan kepada tim lawan.

Demikian artikel mengenai peraturan bulu tangkis yang perlu anda ketahui. Semoga artikel ini bermanfaat bagi Anda semua . sekian dan terimakasih.
~Bulu Tangkis~peraturan-bulu-tangkis~-